Minggu, 18 Desember 2011

RINGKASAN MATERI

A. Koherensi atau Keterpaduan
Yang dimaksud dengan koherensi adalah kekompakan hubungan antara sebuah kalimat yang lain yang membentuk alinea / paragraf, wajar dan mudah dipahami tanpa kesulitan yang menghalangi, dan tidak pula terasa pikiran melompat – lompat sehingga membingungkan, dan membicarakan satu topik.

Contoh keterpaduan dalam paragraf.
Tiap generasi mempunyai panggilan masing – masing sesuai dengan zamannya. Segenap pencetus dan generasi pelaksana telah menunaikan tugasnya dengan baik. Yang pertama berhasil membangkitkan semangat keinginan bernegara; yang kedua berhasil menciptakan negara merdeka. Generasi pembina masih dalam ujian. Belum diketahui sampai di mana kemampuannya untuk membina dan mengembangkan warisan situasi yang diterima dari angkatan pelaksana. Apakah mereka itu mampu membina dengan mengembangkan warisan situasi yang telah diterima; apakah mereka itu membina dan mengambangkan nilai – nilai nasional sesuai dengan martabat bangsa mereka, masih harus dibuktikan.
Gorris Keraf, 1989:75

Semua kalimat dalam paragraf mengacu pada topik yaitu tiap generasi mempunyai panggilan, kalimat lancar dan padu.

Contoh Soal :
1. Pada tahun 1952, Clifford Geert mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa. Menurut Parsudi Suparlan, pengkategorian tersebut dibuat bukan sebagai sesuatu yang saling bertentangan, tetapi justru untuk memperlihatkan adanya saling ketergantungan di antara ketiganya. Sastro ingin anak cucunya mengerti bahwa hidup sebagai priyayi adalah mengabdi dan setia kepada raja dan negara. Ketergantungan ketiga kategori tersebut, terwujud dalam kehidupan birokrasi kota. Meskipun demikian, sampai saat ini polemik belum juga selesai dalam masyarakat Jawa.

Kalimat yang tidak koheren dalam paragraf di atas, terdapat pada kalimat urutan…
A. Pertama C. Ketiga E. Kelima
B. Kedua D. Keempat

B. Membuat dan Menjawab Pertanyaan
Membuat dan menjawab pertanyaan yang dimaksudkan adalah yang berhubungan dengan teks bacaan. Hal ini diperlukan untuk mengetahui pemahaman seseorang terhadap isi bacaan yang dibacanya. Adapun kata yang biasa digunakan adalah : apa (menanyakan benda), siapa (menanyakan orang), mengapa (menanyakan sebab), di mana (menanyakan tempat), kapan (menanyakan waktu), bagaimana (menanyakan cara, hal, keadaan), dan sebagainya.
Menjawab pertanyaan haruslah sempurna : dengan kalimat sempurna, singkat, jelas dan berhubungan dengan isi atau ha yang ditanyakan atau dengan isi bacaan yang tersaji.
Contoh pertanyaan :
Siapakah yang mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa?
Jawaban :
Yang mempopulerkan tipologi santri, abangan, dan priyayi sebagai kategori sosial yang ada dalam masyarakat Jawa adalah Clifford Geert.

Contoh Soal :
1. Bacalah teks berikut dengan cermat!
Masyarakat Jembrana sejak pecan lalu mulai kesulitan memperoleh solar. Selain pengiriman dari Denpasar terlambat, kesulitan tersebut diakibatkan peningkatan kebutuhan masyarakat setempat. Saat ini, di sekitar pantai Jembrana sedang musim tangkapan ikan serta penanaman udang. Oleh karena itu, perahu – perahu serta mesinkincir tombak membutuhkan solar dalam jumlah besar.

Pertanyaan yang sesuai dengan isi bacaan tersebut adalah…
A. Mengapa masyarakat Jembrana sejak pecan lalu mulai kesulitan memperoleh solar?
B. Siapa yang mengatakan solar tidak diperjualbelikan di Jembrana?
C. Selain dari Denpasar, di mana lagi masyarakat Jembrana memperoleh solar?
D. Mengapa masyarakat Jembrana saat ini sedang musim tangkap ikan serta penanaman udang?
E. Bahan baker apakah yang dapat dipergunakan sebagai pengganti solar untuk penggerak masin kincir?
C. Fakta dan Opini
Fakta ialah hal yang merupakan kenyataan; sesuatu yang benar – benar ada, terjadi dan ada buktinya.Misalnya : ada benda, orang, waktu, tempat, peristiwanya, jumlahnya; atau dapat menjawab pertanyaan dengan kata Tanya apa, siapa, kapan, di mana, atau berapa.
Contoh fakta :
“Tirakatan Budaya” adalah acara yang diadakan oleh para seniman dan budayawan menjelang detik pergantian abad ke – 20, di kompleks Taman Budaya Jawa Tengah, Solo, 12 Desember 2000.
Kalimat tersebut dapat digunakan menjawab pertanyaan, siapa, kapan, dan di mana.
Sedangkan opini ialah pendapat, pikiran atau pendirian seseorang tentang sesuatu atau dapat menjawab pertanyaan bagaimana.

Contoh Opini
Bagus sekali puisi yang disampaikan W.S.Rendra pada acara “Tirakatan Budaya” itu.
Kalimat tersebut dapat menjawab pertanyaan bagaimana.

Contoh Soal :
1. Kalimat yang berupa fakta terdapat pada…
a. Sikap perihatinan mewarnai berbagai ekspresi para seniman muda maupun seniman tua.
b. Penghayatan para seniman yang tampil membawakan karyanya sangat memukau saya.
c. Mereka mengatakan bahwa mereka merupakan monster bagi diri sendiri pada saat reformasi
d. Pada acara “Tirakatan Budaya”, Rendra memaparkan kepedihan hatinya tentang kemanusiaan.
e. Acara itu dinilai sangat sukses dan dapat menghibur para pengunjung yang memadati ruangan itu.

D. Konsep dalam bacaan
Konsep ialah ide atau pengertian yang diabstrakkan dari peristiwa konkret. Konsep dapat ditentukan dari pernyataan atau penjelasan yang dikemukakan dalam bacaan.
Contoh konsep :
Seseorang memberikan pendapat terhadap karya orang. Pendapat yang diberikan hal – hal yang bersifat positif dan negatif terhadap karya tersebut. Tidak hanya terbatas penilaian saja, tetapi juga memberikan penjelasan saran yang bersifat membangun sehingga pada masa yang akan datang kegitan ini dapat di sebut kritik.

Konsep yang dikemukakan dalam paragraf tersebut tentang kritik :
Kritik ialah pemberian pertimbangan baik buruk terhadap karya orang lain yang disertai saran – saran yang bersifat membangun terhadap karya tersebut.

Contoh Soal :
1. Seseorang yang ingin melakukan riset atau survei tentang sesuatu, terlebih dahulu ia mempersiapkan serangkaian pertanyaansecara tertulis. Pertanyaan berisi hal yang berhubungan dengan objek yang ingin disurvei. Jawaban pertanyaan diharapkan berupa tanggapan dari kelompok yang telah ditentukan. (dipilih). Jawaban dapat diperoleh secara lisan melalui wawancara atau melalui pos dengan jawaban tertulis. Alat survei tersebut disebut kuesioner.
Konsep kuesioner ialah…
A. Seseorang yang ingin melakukan riset atau survei terhadap sekelompok orang.
B. Jawaban pertanyaan terhadap hal yang disurvei seseorang terhadap orang lain.
C. Alat riset atau survei yang berupa daftar pertanyaan secara tertulis untuk kelompok tertentu.
D. Persiapan catatan untuk diajukan dan dibawa sewaktu survei atau riset tertentu.
E. Pertanyaan dan jawaban yang diajukan sewaktu riset atau survei kepada kelompok tertentu.

E. Gagasan Utama
Gagasan utama bacaan adalah hal yang dibahas atau diungkapkan dalam bacaan. Gagasan diungkapkan dengan kata atau frase. Letak gagasan utama di awal paragraf (deduktif), di akhir paragraf (induktif), atau di awal dan di akhir (deduktif – induktif). Dalam paragraf berjenis narasi dan deskripsi gagasan utama dapat tersebar di seluruh kalimat.

Contoh deduktif :
Bacaan yang baik untuk anak berisi contoh yang baik – baik pula. Cara yang dapat dilakukan dengan menampilkan tokoh kartun, boneka, badut yang lucu, tetapi mengandung unsur pendidikan. Tokoh binatang yang cerdik pun dapat pula mewakili pesan moral. Misalnya, kancil menipu buaya atau sejenisnya. Tokoh orang bertubuh raksasa, tetapi sangat baik terhadap sesama.


Contoh induktif :
Sudah ada ide, tetapi sukar untuk dituangkan. Selalu dihadapkan dengan persoalan apa yang hendak ditulis? Seberapa panjang tulisan yang akan ditulis. Keringnya pengetahuan terhadap topik yang hendak dikembangkan. Demikian pengalaman seseorang pada awal belajar menulis.

Contoh soal :
1. Kartu katalog memuat keterangan tentang buku yang terdapat dalam perpustakaan. Kartu itu besarnya kira – kira 7,5 X 12,5 cm. Kartu itu disusun berdasarkan urutan nama – nama pengarang secara alfabetis. Dalam kartu dicantumkan judul buku dan pokok uraian.

Gagasan utama paragraf tersebut adalah…
A. Tentang buku
B. Ukuran catalog
C. Keterangan buku
D. Nama pengarang
E. Kartu katalog

F. Judul Bacaan
Pemberian judul bacaan yaitu penanaman terhadap bacaan. Pemberian judul harus mempertimbangkan isi bacaan. Di sampin itu, judul haruslah menarik, mudah diingat, singkat, menggambarkan isi, berupa kata atau frase.
Yang harus dipertimbangkan lagi adalah penulisan judul yang benar, yaitu mengacu pada EYD, yaitu menggunakan huruf kapital sebagai huruf pertama semua kata, termasuk semua unsur kata ulang sempurna, kecuali kata seperti di, ke, dari, dan, yang, untuk, yang tidak terletak pada posisi awal. Judul tidak boleh diakhiri titik.

Contoh judul bacaan :
Anak dan Cita – Citanya
Dari Desa ke Kota, dan lain – lain.

Contoh Soal :
1. Banyak pembahasan siswa SMU harus menguasai kemampuan membaca kemampuan pemahaman. Pembahasan itu antara lain membantu mereka meningkatkan prestasi belajar. Mereka dapat pula mempercepat waktu penyelesaian membaca suatu bacaan. Pembahasan lain, dengan membaca pemahaman, membiasakan siswa berpikir kritis.

Judul yang sesuai untuk bacaan di atas adalah…
A. Manfaat Membaca Pemahaman bagi Siswa SMU
B. Manfaat membaca pemahaman bagi siswa
C. Pembahasan Membaca Pemahaman Bagi Siswa SMU
D. Yang Memanfaatkan Membaca Pemahaman
E. Beberapa Manfaat Membaca Pemahaman

G. Tanggapan Isi Bacaan
Setelah membaca sebuah bacaan, kita sering memberi komentar positif atau negatif terhadap isi bacaan tersebut. Pemberian komentar itu disebut dengan tanggapan terhadap isi bacaan. Tetapi sebuah tanggapan haruslah logis.

Contoh tanggapan :
Membaca pemahaman sangat penting dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Misalnya, kemampuan mendengar. Mendengarkan sesuatu sangat terbatas jangkauannya seperti waktu, tempat, dan sebagainya. Tetapi dengan membaca pemahaman dapat dilakukan di mana dan kapan pun, serta dapat dilakukan sewaktu – waktu, serta dengan cepat dapat menangkap isi bacaan.

Tanggapan yang sesuai dan logis dengan isi bacaan tersebut adaah :
a. Memang diperlukan kemampuan membaca pemahaman untuk memahami dengan cepat isi bacaan atau
b. Memang benar membaca pemahaman efektif dilakukan untuk memperoleh informasi dengan cepat.

Contoh soal :
1. Dalam kenyataan masih banyak siswa yang belum memiliki kemampuan membaca pemahaman secara memadai. Hasil penelitian seseorang tahun 1992 membuktikan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa STM di Yogyakarta baru 30%. Hal ini pulalah yang dijadikan sebagai bukti kegagalan pengajaran kemampuan membaca pemahaman kepada siswa tersebut atau belum memadai.

Kalimat tanggapan yang tepat sesuai isi bacaan tersebut adalah…
A. Pantaslah siswa STM itu berkemampuan membaca pemahaman seperti itu, mereka lebih mengutamakan praktisi.
B. Rendah sekali kemampuan membaca pemahaman siswa STM tersebut dan perlu dicarikan solusinya.
C. Janganlah memvonis siswa tersebut dengan mengecilkan hati mereka dengan kesimpulan seperti itu.
D. Sangatlah tidak masuk akal, bila hasil itu dijadikan suatu kesimpulan terhadap siswa tersebut.
E. Tidak benar hasil penelitian orang itu, kapan dia melakukan penelitian tersebut terhadap mereka?

H. Istilah
Istilah, bentuknya dapat berupa kata atau gabungan kata, tetapi mengungkapkan makna konsep sesuatu (proses, keadaan, atau khas bidang tertentu). Ada dua kelompok istilah, yaitu umum (digunakan secara umum) dan istilah khusus (digunakan dalam bidang tertentu, misalnya : ekonomi, seni, olahraga, agama, dll.) makna istilah tidak terpengaruh oleh konsteks dan bermakna pasti.

Contoh istilah :
a. Distribusi bahan bakar minyak di Bali mengalami hambatan
Makna distribusi adalah pengiriman atau penyaluran ke beberapa orang atau beberapa tempat (istilah umum).
b. Karya sastra menunjukkan fenomena masyarakat tempat karya itu dilahirkan.
Makna fenomena adalah hal – hal yang dapat disaksikan dengan pancaindra dan dapat diterangkan serta dinilai secara ilmiah; fakta; kenyataan.
c. Dia berobat kepada okulis. (istilah khusus)
Makna okulis ialah dokter mata, ahli penyakit mata.
d. Dan lain – lain.

Contoh soal :
1. Dia hanya pemain bola amatir
Makna amatir adalah…
A. Belum berpengalaman bermain
B. Dilakukan atas dasar kesenangan
C. Dilakukan untuk mencari nafkah
D. Bermain tidak sungguh – sungguh
E. Bukan pemain inti, tetapi cadangan

2. Perhatikan penggunaan istilah dalam paragraf berikut!
Bertanam pagi di sawah tanpa olah tanam hampir sama dengan penanaman padi konvensional. Bedanya hanya terdapat pada penyiapan lahan. Kalau di sawah, tanah dipersiapkan dengan dibajak terlebih dahulu. Memang lebih praktis sawah tanpa olah tanah dan menghemat tenaga kerja. Menyingkirkan gulma pun dapat dilakukan dengan racun serangga.
Penggunaan istilah yang tidak tepat dalam paragraf tersebut adalah…
A. Konvensional
B. Lahan
C. Dibajak
D. Praktisi
E. Gulma


SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI PERTAMA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Untuk menangani proyek pembangunan di DIY yang akan jadi bidang garapan rekanan anggota Gapensi, dengan nilai Rp. 3 milyar ke bawah, para Pimpro hendaknya mengutamakan rekanan dari DIY. Hal ini dalam rangka mengamankan kesepakatan yang dibuat oleh pengurus Gapensi Provinsi se-Jawa. Sehingga kalau ada rekanan dari luar DIY yang nekat mendaftar dan ikut tender untuk proyek di DIY, Pimpro hendaknya bisa memprioritaskan pemenangnya pada rekanan DIY.

Berdasarkan penggalan berita di atas, pesan yang terkandung di dalamnya adalah…
A. Proyek pembangunan di DIY akan menjadi bidang garapan rekanan anggota Gapensi.
B. Para Pimpro hendaknya mengutamakan rekanan dari DIY dalam menangani proyek pembangunan di DIY.
C. Gapensi mengamankan kesepakatan yang dibuat oleh pengurus Gapensi se-Jawa.
D. Gapensi menggarap bidang garapan rekanan anggota Gapensi.
E. Proyek pembangunan di DIY sedang digalakkan.

2. (1) Saya minta masalah rekomendasi Komisi Penyelidikan Pemeriksaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Tanjung Priok (KP3T) segera dibahas oleh gabungan Komisi I dan II DPR RI. (2) Dalam pembahasan nanti, perlu juga melibatkan para keluarga korban, “uja Akbar usai menerima keluarga korban Tanjung Priok di Jakarta. (3) Akbar menghendaki kedua Komisi ini bekerja secepatnya.” (4) Masalah ini jangan ditunda terlalu lama. Tegas Akbar. (5) Akbar pada saat itu didampingi Ketua Komisi II Ferry Mursyid dan Sekretaris Komisi I Astrid.
(Republika)
Kalimat yang merupakan fakta dalam paragraf di atas terdapat pada kalimat…
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

3. Salah satu ciri khas bangsa Amerika adalah kesukaannya membuat peringkat. Apa pun diperingkat. Tidak terkecuali dunia bisnis. Majalah terkenal seperti Fortune atau US News seringa menampilkan peringkat perusahaan berdasarkan penjualan, besarnya aset yang dimiliki, atau berdasarkan besarnya tingkat keuntungan. Kedua, iklim kompetisi yang semakin ketat. Jelaslah bahwa membuat peringkat bagi masyarakat Amerika merupakan hal yang biasa.

Gagasan utama paragraf di atas adalah…
A. Apa pun bisa diperingkat
B. Kebiasaan bisnis bangsa Amerika
C. Bangsa Amerika suka membuat peringkat.
D. Kegiatan bisnis majalah Fortune dan US News
E. Pembuatan peringkat dipengaruhi oleh dua faktor

4. Perjalanan panjang Bak Bukopin hampir tiga dasawarsa yang didirikan oleh delapan induk koperasi (Inkopad, Inkopau, Inkopal, Inkoppol, Inkoveri, IKPN, dan GKBI) telah membuktikan kinerjanya yang sangat meyakinkan. Bank yang punya misi “Memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah, berperan dalam pengembangan koperasi dan usaha kecil, serta meningkatkan nilai tambah investasi pemegang saham dan kesejahteraan karyawan” telah menjadi bank umum devisa sejak tahun 1997.

Petikan di atas tergolong jenis wacana…
A. Argumentasi
B. Deskripsi
C. Eksposisi
D. Persuasi
E. Narasi

5. Akhir – akhir ini media massa sering memuat foto seksi artis, tetapi para artis tersebut membantah bahwa itu hanya teknik canggih yang dikuasai fotografer.

Kalimat opini yang tepat sesuai ilustrasi di atas adalah…
A. Saya membaca berita yang serupa itu kemarin di surat kabar “Jawa Pos” tanggal 23 Juli 1999.
B. Berani sekali para artis itu berfoto seperti itu, padahal foto seperti itu akan membuat nama mereka tercemar.
C. Sudah lebih sepuluh orang artis berfoto seksi dimuat di surat kabar Ibu kota.
D. Artis – artis yang berfoto seksi tersebut tidak semuanya mengaku bahwa itu tubuh asli mereka.
E. Salah seorang artis berfoto seksi itu telah dipanggil ke kepolisian karena dianggap melanggar kesusilaan.

6. PBB Susun Draf
Pemerintah Timtim
Canberra, Sabtu

Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) saat ini tengah menyusun draf rencana pembentukan pemerintahan sementara empat tahun di Timtim, seandainya bekas jajahan Portugal, yang dikuasai Indonesia sejak 1975 ini memilih merdeka dalam penentuan pendapat 30 Agustus.
Demikian diungkapkan surat kabar Australia, The Age Sabtu (3 1/7), mengutip sebuah sumber pejabat senior PBB di New York. Namun The Age juga mengungkapkan, seandainya saja Timtim memilih meredeka, maka pemerintah Jakarta (Indonesia) masih memerintahj wilayah tersebut sampai Indonesia meratifikasi pilihan rakyat Timtim di parlemen.

Kesimpulan yang terdapat dalam wacana di atas adalah…
A. PBB menyusun draf rencana pembentukan pemerintahan sementara empat tahun di Timtim.
B. Portugal yang dikuasai Indonesia sejak tahunh 1975 memilih merdeka dalam penentuan pendapat.
C. Surat kabar Australia mengutip sumber pejabat senior PBB di New York.
D. Seandainya Timtim memilih merdeka.
E. Indonesia meratifikasi pilihan rakyat Timtim di parlemen.

7. Selama dua tahun terakhir, negara – negara ASEAN disibukkan urusan krisis ekonomi dan finansial. Sejumlah negara mengalami guncangan berat. Bahkan Indonesia dan Malaysia mengalami Filipina saling berebut Kepulauan Spratly, sedangkan ketegangan terjadi di “segitiga emas” antara Kamboja, Thailand, dan Vietnam yang masing – masing mengklaim kawasan itu sebagai wilayahnya.

Penggalan isi tajuk rencana di atas mengandung tujuan agar…
A. ASEAN lebih meningkatkan semangat solidaritas.
B. Menghargai dan memahami kepentingan negara lain.
C. Memupuk semangat bekerja sama antar negara.
D. ASEAN tetap diperhitungkan sebagai kekuatan politik.
E. ASEAN tidak mudah digoyang kekuatan lain.

8. Penggalan cerpen Robohnya Surau Kami

“Salahkah menurut pendapatmu, kalau menyembah Tuhan di dunia?” Tanya Haji Shaleh.
“Tidak. Kesalahan engkau karena engkau terlalu mementingkan dirimu sendiri. Kau takut masuk neraka, karena itu kau taat bersembayang. Tapi engkau melupakan kehidupan kaummu sendiri, hingga mereka kucar – kacir selamanya. Itulah kesalahanmu yang terbesar, terlalu egois, padahal engkau di dunia berkaum, bersaudara, semuanya, tapi engkau tak memperdulikan mereka sedikit pun.

Kalimat tema yang sesuai dengan kutipan dialog di atas adalah…
A. Orang kaya yang egois, hanya mementingkan diri sendiri, tidak peduli dengan kemelaratan masyarakat sekitar.
B. Orang yang taat bersembayang karena takut masuk neraka.
C. Orang yang suka beribadah saja, karena beribadah tidak mengeluarkan petuah.
D. Kita semua harus beramal di samping beribadah.
E. Kita hidup di dunia harus selalu menyembah Tuhan.

9. Terjadinya berbagai gejolak di masyarakat dewasa ini pada dasarnya merupakan ekspresi dari rasa ketidakpuasan terhadap situasi. Munculnya gelombang protes, demonstrasi, unjuk rasa, itu merupakan perwujudan nyata. Masyarakat lebih mengedepankan emosi daripada akal yang sehat dan keselarasan penalaran. Jadi, kita harus dapat mencari jalan keluar yang terbaik.

Tanggapan yang sesuai dan cocok dengan maksud utama paragraf di atas adalah..
A. Biarkan saja lama kelamaan situasi akan normal lagi.
B. Mengapa kita harus dipusingkan, yang penting kita dapat makan.
C. Sebaiknya, secepatnya kita harus mencari jalan keluar untuk mengatasi situasi di masyarakat.
D. Alangkah baiknya kalau setiap anggota masyarakat dapat mengendalikan emosinya.
E. Masyarakat hendaknya saling menyantuni dan saling mengingatkan.

10. OSIS SMU 3 Semarang sedang mengadakan rapat tentang rencana kegiatan karya wisata ke Bali pada hari libur semester 4. Beberapa orang peserta rapat mengemukakan pendapatnya terhadap rencana karya wisata tersebut.

Pengungkapan pendapat yang saling tepat adalah…
A. Saudara Ketua, saya sangat setuju karya wisata ke Bali, asal sebagian besar biayanya ditanggung oleh sekolah.
B. Saudara Ketua, saya tidak setuju karya wisata ke Bali, karena sudah banyak siswa sekolah kita yang pernah berkunjung ke Bali.
C. Saudara Ketua, saya tidak setuju karya wisata ke Bali karena pertama, memerlukan biaya yang besar; kedua, memerlukan waktu yang lama; ketiga, belum tentu yang berminat.
D. Saudara Ketua, saya tidak setuju karya wisata ke Bali, karena daerah wisata di wilayah kita juga masih banyak yang lebih indah dan menarik daripada Bali.
E. Saudara Ketua, saya sangat setuju karya wisata ke Bali, karena saya belum pernah ke Bali dan kebetulan saya sudah punya tabungan untuk biayanya.

11. Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman dalam jangka waktu lama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehingga perlu pengolahan dengan biaya yang lebih tinggi.

Pokok persoalan dalam paragraf di atas adalah…
A. Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman.
B. Penggunaan pestisida tidak lagi menyuburkan tanaman.
C. Pestisida digunakan untuk menyuburkan tanah.
D. Pestisida dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras.
E. Perlu pengolahan tanah dengan biaya yang tinggi.

12. Sistem transportasi massal seperti kereta api sangat dibutuhkan keberadaan di kota besar seperti Jakarta. Pembangunan sistem ini sebenarnya sudah direncanakan dengan akan dibangunnya sistem jaringan kereta api bawah tanah. Tingkat yang berada di atasnya dapat dimanfaatkan untuk jalan, pertokoan, atau fasilitas lainnya.

Tema paragraf di atas adalah…
A. Kereta api merupakan sarana transportasi massal.
B. Kereta api bawah tanah menghemat pemanfaatan lahan.
C. Kereta api bawah tanah menunjang kota – kota besar.
D. Kereta api bawah tanah menunjang teknologi modern.
E. Kereta api bawah tanah merupakan sistem transportasi yang paling cocok di Indonesia.

13. Bendungan di Desa Jatirogo ini tidak ada duanya di Indonesia. Tubuh bendungan tersebut dari bantalan karet berisi air. Karena terbuat dari karet, tinggi permukaannya bisa diatur secara fleksibel. Bila terjadi banjir, bantalan karet itu dikempiskan. Dan air bah lancar mengalir ke laut. Sebaliknya bila volume air sungai mengecil, tubuh bendungan diisi penuh, sehingga tingginya mencapai 3 meter. Sungai terbendung dan airnya dimanfaatkan sebagai air minum dan irigasi. Pada saat yang sama, air pasang dari laut akan terhambat dan tak mencemari sungai yang menjadi sumber utama air tawar masyarakat di sekitar sungai.

Makna kata fleksibel dalam paragraf di atas adalah…
A. Mudah
B. Leluasa
C. Longgar
D. Sepat
E. Luwes

14. Tanggapan peserta seminar

“Saya kurang setuju kalau dikatakan bahwa penyebab utama banyknya transmigran yang kembali ke daerah asal disebabkan oleh faktor mental para transmigran. Apakah yang Saudara maksudkan dengan faktor mental tersebut?”

kalimat jawaban berikut yang tidak tepat adalah…
A. Transmigran tidak bisa bekerja keras.
B. Transmigran kurang tahan hidup menderita.
C. Transmigran lebih senang hidup dekat dengan keluarga.
D. Transmigran kurang diperhatikan oleh pemerintah.
E. Transmigran ingin cepat memperoleh hasil.

15. Bahasa sebagai Dasar Ketahanan Negara

Negara Indonesia letaknya di jalan raya semua bangsa dan selalu merupakan daerah perebutan pengaruh. Oleh karena itu, sukar sekali dapat dijaga keamanannya dan dapat kemasukan orang asing dengan mudah. Dengan masuknya orang asing terjadilah pertukaran unsur – unsur adat kebiasaan. Dalam rangka pertukaran kebudayaan ini, bahasa mempunyai fungsi sentral yang penting. Demikian pula dalam perdagangan, organisasi sosial, dan segi lain dari kebudayaan, bahasa mempunyai fungsi untuk komunikasi, diskusi, dan sebagainya.

Kalimat pertanyaan yang tepat berhubungan dengan isi makalah tersebut adalah…
A. Mengapa negara Indonesia merupakan daerah perebutan pengaruh?
B. Apakah negara Indonesia mudah dimasuki orang asing?
C. Mengapa negara Indonesia sukar sekali dijaga keamanannya?
D. Sebagai dasar ketahanan negara apakah fungsi bahasa di bidang perdagangan, organisasi sosial dan pertukaran kebudayaan?
E. Dengan masuknya orang asing pertukaran apakah yang terjadi?

16. Dala suatu seminar seorang peserta menanggapi seorang pembicara. “Jika memperhatikan status OSIS dan Kopsis saya berkesimpulan tampaknya Kopsis mempunyai dasar hokum yang lebih kuat daripada OSIS. Bagaimana menurut Anda?

Kalimat jawaban yang tepat untuk tanggapan peserta di atas adalah…
A. Pertanyaan Saudara tidak perlu saya jawab sebab semuanya sudah jelas.
B. Rupanya Saudarakurang bisa memahami penjelasan saya.
C. Pertanyaan Saudara saya tampung dulu, bila ada waktu akan saya jawab.
D. Maaf, Saudara kurang memperhatikan penjelasan saya.
E. Analisis Saudara tentang status OSIS dan Kopsis tampaknya memang benar. Ternyata pandangan Saudara sejalan dengan saya.

17. Untuk menghasilkan …….baru, diperlukan waktu satu setengah dasawarsa jika kita menggunakan teknik penyilangan tradisional.

Istilah biologi yang tepat untuk menyempurnakan kalimat di atas adalah…
A. Varietas
B. Varises
C. Vaskuler
D. Variabel
E. Vaksinasi

18. Sebuah rumah tinggal di Jalan Kemenangan III RT 10/20, Kelurahan Glodok, Jakarta Barat terbakar, Selasa (11/8) sore. Api diperkirakan berasal dari pekerja las yang sedang memasang awning (krei) di dinding kompleks sekolah Ricci yang menempel di dinding rumah tersebut. Dengan delapan unit mobil pemadam, api sudah bisa dipadamkan satu setengah dam kemudian, pukul 10.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.

Kalimat Tanya yang tepat untuk menanyakan fakta pada paragraf di atas adalah…
A. Dari manakah penyebab kebakaran itu?
B. Apakah pemilik rumah pada saat kebakaran tidak mengetahuinya?
C. Bagaimana perasaan pemilik rumah ketika mengetahui rumahnya terbakar?
D. Siapakah nama pemilik rumah yang terbakar itu?
E. Apakah ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut?

19. Suatu hari di sekolah diadakan diskusi bertema “Pengaruh rokok terhadap kesehatan”. Setelah moderator mempersilakan pemrasaran berpendapat, “Rokok merupakan teman akrab yang merugikan bagi penghisap atau pecandu rokok. Sebab dengan merokok kesehatan kita didorong pelan – pelan sehingga nantinya dapat mengurangi usia kita. Di samping itu menambah pengeluaran yang mestinya ditabung untuk hari esok. Oleh karena itu, kurangi atau berhentilah merokok!”

Kalimat yang menyatakan persetujuan sesuai dengan pendapat pemrasaran diskusi di atas adalah…
A. Secara teori pendapat pemrasaran benar, namun kenyataannya Pak Hasan pecandu rokok tetap segar dan usianya pun sudah 70 tahun.
B. Memang merokok itu suatu kebiasaan yang tidak perlu dilanjutkan karena sudah jelas mengurangi daya tahan tibuh dan menguras kantong.
C. Bila kita berhenti merokok banyak orang yang senang memuji Anda.
D. Tanpa rokok pikiran kita menjadi jernih, tidak buntu dan cepat menangkap sesuatu.
E. Memang merokok merusak kesehatan kita, namun tanpa rokok hidup akan jauh dari pergaulan.

20. Semangat kerja keras dan disiplin yang tinggi harus dipupuk terus menerus. Untuk itu diperlukan kemampuan organisasi untuk memungkinkan suatu mekanisme pemantauan atau pengawasan terhadap perilaku bawahan sehari – hari. Pada batas tertentu, sebagai tindak lanjut pengawasan preventif secara dini dapat diterapkan secara konsisten peraturan – peraturan disiplin pegawai.

Berdasarkan letak gagasan utama paragraf di atas termasuk paragraf…
A. Deduktif
B. Induktif
C. Deduktif – induktif
D. Induktif – deduktif
E. Campuran

21. Dokotor Mumu Sutisno dari Bandung telah menemukan hormon yang bisa mengembangkan produksi pada sampai 200%. Mumu Sutisno menamakan hormon temuan ini Bioregulator (Bioreg). Dengan menyemprotkan hormon itu pada tanaman padi muda, menurut Mumu, rumpun – rumpun padi akan cepat beranak – pinak. Rumpun padi normal pada umumnya berisi 35 anakan. Bioreg, kata Mumu pula, membuat jumlah anakan padi itu meningkat menjadi 60 – 70 batang per rumpun. Sawah makin rimbun, produksi berlipat. “Penambahan gabah panen mencapai 55 – 220%,” ujar Mumu.

Konsep yang tepat sesuai dengan wacana di atas adalah…
A. Bioregulator adalah hormon temuan Doktor Mumu.
B. Bioregulator merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi padi sampai dua kali lipat.
C. Bioregulator dapat meningkatkan rumpun padi sampai 60 – 70%.
D. Bioregulator dapat menjadikan sawah makin rimbun.
E. Doktor Mumu Sutisno adalah penemu hormon Bioregulator yang dapat meningkatkan produksi padi.

22. Pihak pengacara terdakwa akhirnya mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung.

Istilah kasasi berarti…
A. Terdakwa menyetujui vonis yang dijatuhkan hakim.
B. Keberatan jaksa atas pembelaan pengacara.
C. Permohonan terdakwa agar hakim berlaku adil.
D. Pembatalan atau pernyataan tidak sah.
E. Persetujuan pihak pengacara atas vonis hakim.

23. A.A. Navis, nama lengkapnya Ali Akbar Navis. Lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, tanggal 17 November 1924. ia tamat perguruan INS di Kayutanam tahun 1943.
Pada masa Jepang Navis bekerja pada pabrik porselen di Padang Panjang, kemudian jadi guru, tahun 1952 jadi Kepala Urusan Kesenian perwakilan Jawatan Kebudayaan Sumatera Tengah.
Pada tahun 1950 ia mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif, mengarang cerita pendek dan sandiwara radio. Vcerita – ceritanya dalam Mimbar Indonesia, Siasat, Kisah, Sastra, dan lain – lain. Ia sebagai pemenang hadiah majalah Kisah pada tahun 1955.
Karya – karyanya ialah : Robohnya Surau Kami (1956), Bianglala (1963), Hujan Panas (1963), Kemarau (1967), semua diterbitkan oleh N.V.Nusantara.

Kalimat Tanya yang sesuai dengan isi bacaan biografi di atas adalah…
A. Kapan A.A.Navis mulai mengikuti perkembangan kesusastraan secara aktif?
B. Bagaimana pandangan A.A.Navis terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia?
C. Mengapa A.A.Navis mendapatkan hadiah majalah Kisah pada tahun 1955?
D. Mengapa A.A. Navis tidak pernah menciptakan karya sastra berbentuk puisi?
E. Bagaimana cara A.A.Navis dalam menciptakan karya sastra berbentuk cerpen?

24. (1) Peserta Perubahan Inti Rakyat (PIR) kelapa sawit, di desa Suka Makmur bukan hanya memerlukan rumah yang layak huni. (2) Mereka tahu betul arti rumah yang sehat dan indah. (3) Untuk bisa memiliki rumah, mereka sebaiknya melakukan arisan di antara kelompok tani. (4) Sekarang di desa yang ditempati tahun 1986 itu telah berdiri 200 rumah permanen dengan ukuran rata – rata 12 X 14 meter. (5) Dua puluh anggota kelompok tani Bunga kantil memiliki rumah baru dan permanen.

Kalimat yang berisi fakta terdapat pada nomor…
A. 1 dan 2 C. 3 dan 4 E. 4 dan 5
B. 1 dan 3 D. 3 dan 5

25. Sudah semestinyalah pemimpin Amerika tersebut mengambil langkah tegas seperti itu. Kalau tidak, bukan saja kepentingan rakyat Amerika yang akan dirugikan tetapi lebih besar lagi kepentingan ekonomi Amerika dalam kaitannya dengan kepercayaan asing yang akan dirugikan.
Dengan langkah baru seperti yang diumumkan oleh Presiden Bush, kelak tindak korupsi akan disiarkan ke publik dan hokum. Akuntansi perusahaan juga akan ditarik keluar sistem yang kurang terbuka (out of the shadows). Dengan langkah itu pula, kepentingan investor kecil dan pemegang pensiun akan dilindungi.

Pandangan redaksi ada tajuk rencana terdapat dalam kalimat…
A. Kepentingan ekonomi AS dirugikan cukup besar gara – gara skandal akuntansi yang dilakukan presiden.
B. Perusahaan akuntansi akan ditarik dari sistem yang kurang terbuka (out of the shadows).
C. Dengan keterbukaan, kepentingan investor kecil dan pemegang pensiun akan dilindungi.
D. Sudah semestinyalah pemimpin AS mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang korupsi.
E. Kelak, tindak korupsi akan disiarkan ke publik dan hokum sebagai langkah awal dari presiden.

26. Tantangan dunia koperasi adalah membangun koperasi menjadi andal dan mandiri. Tantangan yang paling utama adalah membangun kelembagaan dan sumber daya manusia koperasi. Sebagai badan usaha, koperasi harus mampu membangun kemampuan wirausaha. Pendidikan dan pelatihan, di samping pemberian perlindungan dan kesempatan berusaha, merupakan unsur pembinaan koperasi yang amat pokok.

Gagasan utama paragraf di atas adalah…
A. Tantangan utama dunia koperasi
B. Pembangunan sumber daya manusia
C. Perlunya pendidikan dan koperasi
D. Pembangunan kemampuan wirausaha
E. Pembinaan perlindungan dan kesempatan kerja

27. Maraknya pengedaran narkotika kini sudah melanda daerah pedesaan. Hal yang paling memprihatinkan justru remaja yang masih lugu yang menajdi sasarannya. Hal yang terpenting yang bisa dijadikan tameng adalah iman dan takwa.

Kalimat pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf di atas adalah…
A. Mengapa pengedaran narkoba menjadi marak?
B. Siapa yang harus bertanggung jawab terhadap masalah narkoba?
C. Bagaimana cara mengatasi masalah kecanduan narkoba?
D. Apa peran agama dalam penggulangan narkoba?
E. Siapa yang menjadi sasaran mengedaran narkoba?

28. (1) Menciptakan kawasan Malioboro tampak indah, rapi, dan nyaman bagi siapa saja memang tidak mudah. (2) Namun, ada satu hal yang sebenarnya bisa diupayakan, soal Malioboro perlu ada visi bersama. (3) Visi bersama akan dapat direalisasikan setelah mendengar dari berbagai pihak. (4) Sebenarnya di tempat ini banyak orang yang berkepentingan. (5) Setelah ada visi bersama, semua yang berkepentingan tidak diberi toleransi atas pelanggaran – pelanggaran.

Kalimat yang berupa fakta adalah kalimat nomor…
A. (1) B. (2) C. (3) D. (4) E. (5)



MATERI KEDUA

RINGKASAN MATERI

A. Isi Grafik
Menentukan isi grafik berarti membahasakan angka atau data yang terdapat dalam grafik. Data tersebut dijelaskan maksudnya sedemikian rupa sehingga mudah dipahami.

Pertumbuhan Ekonomi
50%

40% •

30% • •

20% •

10% •

0%
1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998

Laju pertumbuhan ekonomi yang mengalami kemajuan lebih besar, menurut data grafik tersebut, terjadi pada tahun 1994 – 1995, yaitu 20%. Dibandingkan dengan tahun – tahun yang lain, yang hanya 5% sampai dengan 10% bahkan ada terjadi penurunan pada tahun – tahun tertentu.

Contoh Soal :
1. Pernyataan yang terjadi sesuai dengan data grafik pada di atas adalah……
a. Persentase kenaikan ekonomi tahun 1992 – 1993 tidak sama dengan tahun 1996 – 1997.
b. Besar kenaikan ekonomi tahun 1992 – 1993 sama dengan besar kenaikan ekonomi tahun 1994 – 1995.
c. Pertumbuhan ekonomi 1992 – 1993 naik 20% dan tahun 1993 – 1994 turun 10%.
d. Besar penurunan ekonomi 1993 – 1994 tidak sama dengan besar penurunan pertumbuhan 1995 – 1996.
e. Persentase pertumbuhan ekonomi 1995 – 1996 turun 10% dan 1996 – 1997 naik 5%.

B. Kalimat Pengumuman
Pengumuman ialah pemberitahuan atau pemakluman tentang sesuatu yang ditujukan kepada seseorang kelompok tertentu, atau masyarakat umum. Hal penting yang harus diperhatikan sehubungan dengan pengumuman adalah siapa yang mengumumkan dan kepada siapa ditujukan, hal (isi) pengumuman, bahasa pengumuman (singkat, lugas, dan mengenai sasaran), serta media yang digunakan (elektronika atau media cetak, atau secara lisan / langsung).
Contoh pengumuman :

……………… Pelayanan Pajak, Jalan A.M. Sangaji 22, Jakarta Pusat melalui Kantor Lelang Negara Jakarta akan mengadakan pelelangan barang sitaan milik PT Kokorotomo, berupa peralatan Kantor.
Pelelangan akan dilaksanakan :
Hari / tanggal : Senin, 29 Desember 2004
Waktu : Pukul 10.00 (jam kerja)
Tempat : Jalan Salemba Raya 13
Barang siapa berminat, dipersilakan dating pada waktu yang ditentukan tersebut.

Dalam pengumuman di atas sengaja digunakan kata / kelompok kata yang tidak rancu karena akan dijadikan bahan pertanyaan dalam soal dan akan dibahas dalam penyelesaian.
Isi pengumuman tersebut adalah pelelangan alat kantor.

Contoh Soal :
1. Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi penting pengumuman yang terdapat pada contoh pengumuman di atas adalah……
a. Yang mengumumkan, yaitu pelayanan pajak.
b. Sasaran pengumuman, yaitu yang membutuhkan peralatan kantor.
c. Hal yang diumumkan, yaitu pelelangan peralatan kantor hasil sitaan.
d. Pelaksanaan pelelangan yang terdiri atas hari / tanggal, waktu, dan tempat.
e. Batas waktu pelelangan yang disediakan sampai pukul sepuluh.


SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KEDUA

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Kalimat iklan yang paling tepat adalah……
A. Jangan lupa membawa “Aqua”.
B. Cepat beli “Aqua”.
C. Cepat! Minum pelepas dahaga.
D. Aqua! Minuman yang terbaik.
E. Kemana pun minumlah “Aqua”.

2. Untuk meningkatkan rasa cinta kebersihan di kalangan siswa SMU Kartika mengadakan lomba kebersihan antarkelas.

Kalimat poster yang baik berdasarkan ilustrasi di atas adalah……
A. Ikutlah lomba kebersihan antarkelas.
B. Bersihkan kelas Anda!
C. Raihlah hadiah besar!
D. Lomba kebersihan diikuti oleh setiap kelas!
E. Jangan lupa mengikuti lomba kebersihan!

3. PENGUMUMAN
Diumumkan kepada seluruh anggota Perhimpunan Bela Diri Tapak Sejati bahwa padatanggal 3 Juni 2002 akan mengadakan acara latihan bersama di Pantai Parangtritis. Untuk itu, seluruh anggota dimohon berkumpul di kantor Sekretariat pada pukul 06.00 pada hari tersebut untuk selanjutnya pergi ke Parangtritis bersama – sama. Harap maklum.

Yogyakarta, 28 Mei 2002
Ketua,
Seno Anggoro, S.H.

Bahasa pengumuman di atas akan menjadi benar apabila……
A. Diumumkan diubah menjadi Mengumumkan
B. Pada tanggal 3 Juni diubah menjadi di tanggal 3 Juni
C. Akan mengadakan diubah menjadi akan diadakan
D. Untuk itu diganti sehubungan dengan itu
E. Ditambahkan kepada di depan seluruh anggota

4. jadwal kereta api Surabaya
NAMA KA Relasi Berangkat Datang
Brk Dtg Brk Dtg
Argo Bromo Anggrek Jkt 09.00 18.02 09.30 18.29
Argo Bromo Anggrek Jkt 21.00 06.00 21.30 06.30
Argo Bromo Jkt 19.40 04.40 20.05 05.05
JS – 950 Pagi *) Jkt 07.20 16.20 07.05 16.50
Sembrani Jkt 18.30 04.35 17.30 03.23

keterangan :
*) Jalan Setiap hari Minggu

Shinta menunggu kedatangan ibunya di stasiun Surabaya. Ibunya berangkat dari Jakarta pukul delapan lewat lima menit (malam), dan sampai di stasiun Surabaya pukul lima lewat lima menit (pagi).
Berarti Ibu Shinta berangkat naik kereta, urutan….
A. Pertama kolom dating
B. Kedua kolom berangkat
C. Ketiga kolom dating
D. Keempat kolom berangkat
E. Kelima kolom dating

5. Kalimat yang merupakan iklan adalah……
A. Biro perjalanan wisata banyak dojumpai di Jakarta dan sekitarnya.
B. Umroh hemat, hubungi wisata Rahmah Semesta, telepon (021) 5358668.
C. Calon mahasiswa para lulusan SMU, SMK, dan yang setingkat.
D. Kerja pun didapat dengan mudah, pengalaman Internasional.
E. Tiga bulan teori di Jakarta dan dua bulan praktikum di Kuta Bali.

6. Di lingkungan perumahan Permata Indah sedang digalakkan untuk membersihkan lingkungan di sekitar perumahan tersebut. Penduduk diminta supaya peduli dengan kebersihan lingkungan dengan cara turut bekerja bakti membersihkan sampah dan got – got yang tersumbat…
A. Kami mengharapkan semua mau bergotong royong.
B. Lingkungan perumahan kita harus terlihat bersih dan nyaman.
C. Anda tidak boleh berpangku tangan melihat lingkungan kita yang kotor.
D. Kenyamanan akan terwujud dengan lingkungan yang bersih.
E. Semua warga merasa berkewajiban menjaga kebersihan lingkungan.

7. Pasal 5
Hapusnya hak guna usaha/hak guna bangunan disebabkan faktor – faktor berikut :
a. Berakhirnya jangka waktu
b. Syaratnya tidak terpenuhi
c. Dilepaskan oleh pemegangnya sebelum waktu berakhir
d. Dihentikan demi kepentingan umum
e. Ditelantarkan
f. Tanahnya musnah
g. Kehilangan kewarganegaraan Indonesia
Berdasarkan faktor f (Tanahnya musnah) peraturan pertanahan di atas dapat terjadi hal – hal berikut, kecuali…
A. Banjir
B. Longsor
C. Kebakaran
D. Gunung meletus
E. Gempa dasyat

8. Osis SMU Taruna Jaya akan mengadakan LDKS di sekolah pada tanggal 1 s.d. 30 Agustus 2001. Agar informasi ini dapat diketahui oleh semua siswa, maka panitia memasang pengumuman di papan pengumuman.

Kalimat pengumuman yang tepat adalah…
A. Berhubung akan diadakan LDKS pada tgl. 1 s.d. 30 Agustus 2001 di sekolah , maka rekan – rekan yang berminat silakan mendaftar ke OSIS.
B. Berhubung dengan pelaksanaan LDKS 2001 sudah dekat, silakan mendaftar ke sekretariat LDKS di ruang OSIS pada jam istirahat.
C. OSIS SMU Taruna Jaya akan mengadakan LDKS di sekolah daftar ke sekretariat diruang OSIS pada jam istirahat.
D. Bagi rekan – rekan yang berniat mengikuti LDKS, silakan menghubungi sekretariat di ruang OSIS.
E. OSIS SMU Taruna Jaya akan mengadakan LDKS, bagi siapa saja yang berminat segera hubungi sekretariat LDKS di ruang OSIS.

9. Pasal 7
Penjual menjamin kepada pembeli bahwa rumah tinggal tersebut tidak diberati dengan hipotek atau dengan hal – hal lainnya yang bersifat hak benda, dan oleh karena itu penjual akan melepaskan pembeli dari seghala tuntutan yang bersangkutan dengan hal itu jika ada.
Berikut adalah isi pasal tersebut, kecuali……
A. Rumah yang dibeli tidak menjadi barang agunan pinjaman.
B. Penjual dan pembeli akan menyelesaikan hipotek jika ada.
C. Pembeli dibebaskan dari segala hal yang memberati keadaam ru,ah.
D. Rumah yang dibeli tidak tersangkut denganhal – hal yang memberatkan.
E. Penjual menjamin bahwa rumah itu dalam keadaan baik, tidak bermasalah.

10. Perhatikan tabel kepadatan penduduk di Indonesia berikut!

No Wilayah luas Kepadatan Penduduk/km2
Km2 % 1980 1985 1990
1
2
3
4
5
6 Sumatra
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku/Irja 473.481
132.186
88.488
539.460
189.216
496.486 24.67
6.89
4.61
28.10
9.86
25.87 59
690
96
12
55
5 69
755
106
14
61
6 77
21
115
17
66
6
INDONESIA 1.919.317 100 77 85 93

Pernyataan yang sesuai dengan tabel di atas adalah…
A. Sebagian besar penduduk bertempat tinggal di Pulau Jawa
B. Perkembangan kepadatan penduduk terendah ada di Kalimantan
C. Penduduk Indonesia pada saat tabel dibuat ada 191.931.700 jiwa
D. Luas wilayah Sulawesi tidak sebesar luas wilayah Nusa Tenggara
E. Interval perkembangan kepadatan penduduk beberapa wilayah teratur

11. PENGUMUMAN
Berhubung adanya berbagai kegiatan yang mendadak di sekolah kita, penyelenggaraan pertandingan sepak bola babak final untuk memperebutkan juara pertama ditunda pada :
Hari : Senin
Tanggal : 20 Agustus 2002
Tempat : Lapangan Menteng
…………………

Penggalan pengumuman di atas agar isinya komunikatif, harus dilengkapi dengan…
A. Tahap pertandingan D. Lama pertandingan
B. Susunan acara E. Wasit pertandingan
C. Waktu penyelenggaraan

12. Kalimat di bawah ini yang termasuk kalimat iklan adalah…
A. Mobil yang akan Anda jual bisa diiklankan di surat kabar.
B. Sehubungan dengan surat edaran Kepala Kantor, kami sampaikan hal – hal berikut.
C. Dijual sebidang tanah di Bekasi, luas 4 hektar, letak strategis. Hubungi telepon 8473211.
D. Barang – barang yang langka banyak dicari orang dan harganya mahal.
E. Jual beli tanah merupakan pekerjaan pokoknya yang ditekuni sejak berusia 17 tahun.

13. Grafik Jumlah Mahasiswa yang Diterima di UMPTN Tahun 1991 s.d. 1995.


300
250 250
250
200 200
200 175
150 150
150
100 100
100 75

50

0
1991 1992 1993 1994 1995

Pernyataan yang sesuai dengan data grafik di atas adalah…
A. Jumlah siswa pria yang diterima di UMPTN tahun 1993 sama dengan jumlah siswa wanita.
B. Jumlah siswa wanita yang diterima di UMPTN tahun 1995 lebih sedikit daripada jumlah wanita tahun 1992.
C. Siswa pria yang diterima di UMPTN tahun 1991 dan tahun 1994 sebanyak 400 orang.
D. Siswa wanita yang paling banyak diterima di UMPTN yaitu pada tahun1991.
E. Jumlah siswa pria yang diterima di UMPTN selama 5 tahun yaitu 950 orang.

14. Sekitar 60% sumber pencemaran udara di kota – kota besar berasal dari sektor transportasi. Pemerintah menyadari bahwa sumber pencemaran udara itu harus diatasi, antara lain dengan diversifikasi energi, sarana transportasi, misalnya dengan menggunakan BBG (Bahan Bakar Gas).
Kompas, Desember 2001

Maksud yang tersirat dalam penggalan berita di atas adalah…
A. Sebagian besar pencemaran udara disebabkan oleh transportasi.
B. Pencemaran udara di kota – kota besar adalah akibat sektor transportasi.
C. Pemerintah berusaha mengatasi pencemaran udara di kota – kota besar.
D. Cara mengatasi pencemaran udara dengan diversifikasi energi.
E. Salah satu usaha mengatasi pencemaran udara yaitu menggunakan BBG.

15. GAMBAR GRAFIK

1000 •999.251
900
Dalam 1.000 an
800
700
600
500
400 •
300 184.933 •
200 • • •
100
IPKI
PNI Front Marhaenis
0
PKP
Partai Republik
Partai Indonesia Baru
MKGR








Keterangan :
Garis vertikal : jumlah suara
Garis horizontal : partai
Perolehan suara partai PKP : 99251 suara. 1,00%
Perolehan suara partai Republik : 184.933 suara. 0,18%
Perolehan suara partai Indonesia Baru : 177.300 suara. 0,18%
Perolehan suara partai IPKI : 312.647 suara. 0,31%
Perolehan suara partai PNI Front Marhaenis : 348.574 suara. 0,35%
Perolehan suara partai MKGR : 193.266 suara. 0,19%

Berdasarkan grafik diatas yang berhak mendapatkan kursi anggota DPR RI adalah partai yang perolehan suaranya…
A. Sekitar 0,30%
B. Di atas 0,30%
C. Lebih dari 1%
D. Kurang dari 1%
E. 0,30 – 1%


16. Perhatikan grafik berikut.
Presentase Hasil Penjualan

100

80

60

40

20


0 jan feb mrt aprl mei juni juli agst sept

Tahun 2003

Kalimat yang tidak sesuai dengan isi grafik tersebut adalah…
A. Hasil penjualan bunga anggrek pada bulan Februari 2003 mencapai 50%.
B. Hasil penjualan bunga mawar pada bulan Maret s.d. Mei 2003 mengalami penurunan.
C. Hasil penjualan bunga krisan pada bulan Januari s.d. Juli 2003 terus mengalami peningkatan.
D. Hasil penjualan bunga anggek pada bulan April s.d. September 2003 terus mengalami penurunan.
E. Hasil penjualan bunga mawar pada bulan Mei s.d. Juli 2003 tetap.

Pengumuman
Diberitahukan kepada seluruh siswa – siswi kelas 1 bahwa seluruh siswa – siswi kelas 1 belum boleh mencalonkan diri sebagai ketua OSIS.

Bandung, 20 Agustus 2003
Ketua MPK

17.







Kalimat yang tepat untuk memperbaiki kalimat pengumuman yang rancu di atas adalah…
A. Bahwa siswa kelas 1 belum boleh mencalonkan diri sebagai anggota dan ketua OSIS.
B. Diberitahukan bahwa semua siswa – siswi kelas 1 belum dapat mencalonkan diri.
C. Seluruh siswa – siswi kelas 1 belum bisa mencalonkan diri sebagai ketua OSIS.
D. Siswa kelas 1 tidak dapat mencalonkan diri sebagai ketua OSIS.
E. Bahwa tidak semua siswa kelas 1 tidak boleh mencalonkan diri.

18. Perkembangan Harga Gula (Rp/kg)

5.000



4.000



3.000


Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul

Pernyataan yang sesuai dengan grafik adalah…
A. Harga gula pada bulan Februari lebih mahal daripada bulan Juni.
B. Harga gula pada bulan April lebih murah daripada bulan Januari.
C. Harga gula pada bulan Mei lebih murah daripada bulan April.
D. Harga gula pada bulan Februari lebih mahal daripada bulan Maret.
E. Harga gula pada bulan Juni lebih mahal daripada bulan Juli.

MATERI KETIGA

RINGKASAN MATERI
A. Jenis Karangan

Ada lima jenis karangan

1. Eksposisi
Yaitu karangan yang berisi penjelasan – penjelasan atau paparan yang dapat memperluas pengetahuan pembaca.
Contoh :
Membaca intensif merupakan kegiatan membaca secara teliti atau membaca secara seksama bacaan berupa teks. Tujuan membaca dengan cara ini untuk mendapatkan pemahaman isi bacaan secara tepat dan rinci. Misalnya, mengetahui hal – hal yang di perlukan.

2. Argumentasi
Yaitu karangan yang berisi pendapat yang di sertai pembahasan logis dan di perkuat dengan fakta – fakta sehingga pendapat itu diterima kebenarannya.
Contoh :
Air yang tergenang seperti di kaleng – kaleng bekas dan di selokan harus di bersihkan. Air yang tergenang itu tidak boleh dibiarkan karena akan menjadi sarang nyamuk. Nyamuk akan bertelur dan berkembang biak di genangan air tersebut.

3. Persuasi
Yaitu karangan yang berisi imbuhan atau ajakan kepada orang – orang tertentu, kelompok atau masyarakat tentang sesuatu. Agar hal yang di sampaikan itu dapat mempengaruhi orang lain, harus pula disertai penjelasan dan fakta – fakta.
Contoh :
Penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk tanaman dalam jangka waktu lama tidak lagi menyuburkan tanaman dan memberantas hama. Pestisida justru dapat mencemari lingkungan dan menjadikan tanah lebih keras sehingga perlu pengolahan dengan biaya yang tinggi. Oleh karena itu, hindarilah penggunaan pestisida secara berlebihan.

4. Narasi
Yaitu karangan yang berisi cerita, ada pelaku, peristiwa konflik, dan penyelesainnya.
Contoh :
Hafiz terkejut mendengar suara kemenakannya itu. Dengan segera ditariknya tali timba pengangkat tanah, tempat Abdullah bergantung. Ketika itu tampaklah oleh Hafiz mata air berbusa – busa naik ke atas dengan cepat, besar dan jernih.

5. deskripsi
Yaitu karangan yang berisi pengalaman suatu yang di lihat, di rasa, di dengar, di alami, dan sebagainya. Apa yang di gambarkan tersebut (memfungsikan pancaindra si pembaca).
Contoh :
Malam itu indah sekali. Bintang – bintang di langit berkelap – kelip memancarkan cahaya. Udara dingin menusuk kulit. Sesekali terdengar suara jangkrik mengusik sepinya malam.
Pendeskripsian tersebut mengaktifkan indra penglihatan / mata, perasa / peraba, dan pendengar / telinga.
Contoh soal :
1. pelanggaran lalu lintas sering di lakukan. Pelanggaran itu contohnya menyeberang tidak di tempat yang sudah di sediakan.Bus menghentikan mobil sekehendak hati sopir.Pengendara kendaraan bermotor ngebut,Pengendara juga banyak yang tidak memiliki SIM.
Jenis paragraf tersebut…
A. Narasi D. Argumentasi
B. Eksposisi E. Deskripsi
C. Persuasi
B. Silogisme

Menarik suatu kesimpulan dengan cara silogisme, mula – mula diketengahkan suatu pernyataan yang bersifat umum, yang disebut premis umum (PU). Kemudian disusul dengan sebuah pernyataan yang bersifat khusus, yang disebut premis khusus (PK). Lalu diakhiri dengan sebuah pernyataan yang berupa kesimpulan (K). Silogisme ini bagian dari penalaran deduksi. Jika di rumuskan sebagai berikut :
PU : A = B
PK : C = A
K : C = B
Contoh silogisme :
PU : Pelajar harus mematuhi peraturan sekolah.
A B
PK : Saya pelajar
C A
K : Saya harus mematuhi peraturan sekolah.
C B

Contoh soal :
1. PU : ………
PK : Kekasih saya seorang yang jujur.
K : Kekasih saya selalu menepati janji.
Pernyataan yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah…
A. Seseorang yang jujur selalu menepati janji.
B. Seseorang yang jujur akan menepati.
C. Kekasih saya tidak pernah berbohong.
D. Kekasih saya tergolong orang yang jujur.
E. Seseorang akan menepati janji jika ia jujur.

C. Pola Pengembangan Paragraf

1. Penalaran generalisasi juga merupakan bagian penalaran induksi. Penarikan berdasarkan data yang sesuai dengan fakta atau data. Fakta atau data dapat diperoleh melalui penilaian, pengamatan atau hasil survei. Jumlah data atau fakta khusus yang dikemukakan harus cukup dan dapat mewakili.
Contoh penalaran generalisasi :
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan kepada siswa SMA 2000. Saat mereka melaksanakan upacara, semua siswa memakai sepatu hitam dan kaos kaki putih. Pakaian mereka putih – putih dan kemeja dimasukkan. Ke dalam celana dan ke dalam rok, memakai ikat pinggang warna hitam. Pakaian mereka dilengkapi lagi dengan dasi dan topi abu – abu. Jadi, dapat dikatakan siswa SMA 2000 pakaiannya seragam dan tertib sewaktu mengikuti upacara.

2. Penalaran analogi, bagian dari induktif. Penalaran dengan membandingkan dua hal yang berbeda, tetapi memiliki berbagai persamaan. Berdasarkan banyak kesamaan tersebut, ditariklah suatu kesimpulan.
Contoh Penalaran analogi :
Seseorang yang menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung. Sewaktu mendaki, ada saja rintangan seperti jalan yang licin yang membuat seseorang jatuh. Ada pula semak belukar yang sukar dilalui. Dapatkah seseorang melaluinya? Begitu pula bila menuntut ilmu, seseorang akan mengalami rintangan seperti kesulitan ekonomi, kesulitan memahami pelajaran, dan sebagainya. Apakah Dia sanggup melaluinya? Jadi, menuntut ilmu sama halnya dengan mendaki gunung untuk mencapai puncaknya.
3. Penalaran sebab akibat juga merupakan bagian induksi. Penalaran dimulai dengan mengemukakan fakta berupa sebab lalu disusul dengan kesimpulan yang berupa akibat.
Contoh Penalaran Sebab Akibat :
Hujan berturut – turut mengguyur desa kami. Air sungai berangsur – angsur naik. Jalan dan halaman rumah pun mulai digenangi air. Akibatnya, banjir pun melanda desa kami.
Contoh soal :
1. Setelah diadakan survei ke pemukiman liar di sepanjang rel kereta api itu, penduduk menempati rumah – rumah terbuat dari bahan yang berupa seng, papan, dan kardus bekas. Rumah itu tidak memiliki MCK, pendek, pengap, lantainya berupa tanah dan lembab. Jadi, dapat di katakan bahwa tempat tinggal mereka tidak layak huni dan tidak layak sehat.
Penalaran yang di gunakan dalam paragraph tersebut adalah…
A. Sebab – akibat D. Analogi
B. Silogisme E. Akibat – sebab
C. Generalisasi

D. Kata Baku / Tidak Baku dan Kata Serapan

Kata baku, ialah kata – kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang berlaku. Acuan yang dapat di gunakan adalah KBBI, EYD, Pedoman Pembentukan Istilah, dan Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia, sedangkan yang tidak mengikuti kaidah, disebut bahasa yang tidak baku. Pembakuan kata – kata juga berlaku untuk istilah dan kata serapan atau berasal dari bahasa asing, bunyi dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia.
Perhatikan kata – kata dalam tabel berikut :

No. Kata Baku Kata Tidak Baku Keterangan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10. Menyontek
Misi
Nasihat
Mengubah
Sistim
Tradisional
Terampil
Hierarki
Ekstrem
Telinga Mencontek
Missi
Nasehat
Merubah
Sistem
Tradisinil
Trampil
Hirarki
Ekstrim
Kuping -
Serapan
-
-
Serapan
Serapan
-
Serapan
Serapan
-

Contoh soal :
1. Kata baku terdapat dalam kalimat…
A. Bajunya terbuat dari kain sutra.
B. Tempellah perangko di sudut kanan atas.
C. Dia harus berfikir jernih menyelesaikan soal itu.
D. Mereka sedang mentelaah puisi W.S. Rendra.
E. Saya berani menanggung risiko apa saja.

2. Penulisan kata serapan yang baku terdapat pada kalimat…
A. Ia mengikuti erobik setiap minggu.
B. Karirnya mulai bagus tahun ini.
C. Managemen perusahaan itu baik.
D. Dia mengisi kuesioner itu sendiri.
E. Mereka menemukan tehnik baru.

E. Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas
Kalimat utama, ialah kalimat yang berisi masalah / kesimpulan sebuah paragraf. Letaknya dapat di awal paragraf(deduksi). Di akhir (induksi), atau di awal dan di akhir (deduksi – induksi ).
Kalimat penjelas, ialah kalimat yang berisi penjelasan terhadap hal yang dinyatakan dalam kalimat utama atau berisi hal– hal khusus.
Contoh kalimat utama dan kalimat penjelas :
Banyak orang membaca sebuah bacaan dengan tujuan ingin mendapatkan informasi dan bacaan tersebut. Informasi yang ingin di peroleh mungkin sudah pernah di dengar, tetapi ingin lebih meyakinkan lagi dengan membaca langsung. Membaca bacaan berisi informasi yang pernah dibaca sebelumnya dan ingin mengingat lagi informasi itu lebih baik. Apalagi membaca suatu bacaan yang berisi informasi baru,tentu akan dicermati dengan baik atau mungkin akan mencatat informasi tersebut.
Kalimat yang tercetak miring dalam bacaan tersebut berupa kalimat utama dan kalimat – kalimat berikutnya merupakan kalimat penjelas.
Contoh soal :
1. (1) Tanaman perlu perawatan. (2) Merawat tanaman dapat dilakukan dengan cara memberi pupuk, menyirami setiap hari, dan menyiangi rumput yang mengganggu pertumbuhannya. (3) Rumput ada yang dapat dijadikan obat. (4) Apalagi perawatan tanaman dilakukan dengan sungguh – sungguh. (5) Tanaman akan tumbuh dengan baik dan berkualitas tinggi sehingga dapat dinikmati dengan puas.
Kalimat penjelas yang tidak mengacu kepada kalimat utama (tidak padu) terdapat pada kalimat…
A. nomor 1 D. nomor 4
B. nomor 2 E. nomor 5
C. nomor 3
F. Kata Ulang (Reduplikasi)
Kata ulang atau reduplikasi ialah pengulangan satuan gramatik, baik seluruhnya maupun sebagian, baik dengan variasi fonem maupun tidak.
Macam – macam kata ulang
a. Kata ulang seluruh ialah pengulangan seluruh bentuk dasar
Misalnya : buku – buku, perumahan – perumahan, sekali – sekali.
b. Kata ulang sebagian ialah pengulangan sebagian dari bentuk dasar
Misalnya : lelaki : bentuk dasarnya laki
Pertama – tama : bentuk dasarnya pertama
Membaca – baca : bentuk dasarnya membaca
c. Kata yang berkombinasi dengan pembubuhan afiks (kata ulang berimbuhan) ialah bentuk dasar diulang seluruhnya dan berkombinasi dengan proses pembubuhan afiks.
Misalnya : Kereta – keretaan : bentuk dasarnya kereta
Rumah – rumahan : bentuk dasarnya rumah
d. Kata ulang dengan perubahan fonem(kata ulang berubah bunyi)
Misalnya : gerak – gerik : bentuk dasarnya gerak
Bolak – balik : bentuk dasarnya balik
Makna Kata Ulang
a. Menyatakan banyak tak tentu
Misalnya : Buku – buku itu telah kusimpan di dalam lemari.
b. Menyatakn banyak dan bermacam – macam
Misalnya : Buah – buahan di pinggir jalan harganya lebih murah.
c. Menyatakan menyerupai
Misalnya : Bang Husin memasang orang – orangan di tengah sawah.
d. Menyatakan agak
Misalnya : Walaupun sudah besar, anak itu masih kekanak – kanakan.
e. Menyatakan intensitas
Misalnya : Pukullah dia kuat – kuat. (intensitas kualitatif)
Dari tadi ia bolak – balik saja. (intensitas frekuentatif)
f. Menyatakan saling (resiprok)
Misalnya : Kedua remaja itu sedang bercubit – cubitan.
g. Menyatakan kolektif
Misalnya : Mereka masuk dua – dua dengan tertib.


Contoh soal :
1. Dari siang para demonstran bolak – balik menuju gedung putih.
Kata ulang yang sejenis dengan kata ulang dalam kalimat di atas adalah…
A. Mereka itu tentu ada yang cerdas dan ada juga yang pas – pasan.
B. Dia selalu membalik – balikkan berita itu, padahal sebenarnya tidak begitu.
C. Wajahnya kemerah – merahan ketika ketahuan mencontek.
D. Dia membawa orang – orang dekat untuk menduduki jabatan.
E. Dulu orang Indonesia terkenal dengan sifat ramah – tamahnya.



2. Harga buah – buahan di pasar swalayan lebih murah dari pada di pasar tradisional.
Kata ulang yang maknanya sama dengan kata ulang dalam kalimat di atas adalah…
A. Perhatikan baik – baik gambar di samping ini.
B. Warna tembok rumahnya kekuning – kuningan.
C. Secara diam – diam mereka bercinta – cintaan.
D. Sayur – mayur yang segar banyak vitaminnya.
E. Buanglah kertas – kertas yang tidak terpakai itu!

G. Kata Penghubung (Konjungsi)
Kata penghubung di sebut juga kata sambung atau konjungsi. Kata penghubung adalah kata tugas yang menghubungkan antar klausa, antar kalimat, dan antar paragraph. Kata penghubung antar klausa biasanya terletak di tengah – tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antar kalimat di awal kalimat (setelah tanda titk, tanda seru dan tanda Tanya), dan kata penghubung antar paragraph letaknya di awal paragraph.

Macam- macam kata penghubung dan fungsinya :
1. menyatakan gabungan : dan, lagi, lagi pula, serta.
2. menyatakan pertentangan : tetapi, akan tetapi, melainkan, namun, sedangkan, padahal.
3. menyatakan waktu : apabila, ketika, bilamana, sebelum sejak, setelah.
4. menyatakan tujuan : supaya, agar, untuk.
5. menyatakan sebab : sebab, karena, sebab itu, karena itu.
6. menyatakan akibat : sehingga, sampai.
7. menyatakan syarat : jika apabila, kalau, asalkan, bilamana.
8. menyatakan tak bersyarat : walaupun, meskipun, biarpun.
9. menyatakan pilihan : atau.
10. menyatakan perbandingan : seperti, bagai, seakan – akan, ibarat, umpama, daripada
11. menyatakan korelatif : semakin… semakin… , kian… kian… , tdak hanya… tetapi juga…, sedemikian rupa… sehingga… , baik… maupun…
12. menyatakan menguatkan : bahkan, apalgi.
13. menyatakan rincian : yakni, adalah, yaitu, ialah.
14. menyatakan penjelas (penegas) : bahwa.
15. menyatakan urutan : mula – mula, lalu,kemudian.
16. menyatakan pembatasan : kecuali, selain, asal.
17. menyatakan penanda contoh : misalnya, umpama, contoh.
18. menyatakan penanda pengutamaan yang penting, yang pokok, paling penting, terutama.

H. Kalimat Majemuk
Kalimat majemuk adalah kalimat yang mengandung dua pola kalimat atau lebih.
Kalimat majemuk dapat di bedakan atas :
1. Kalimat Majemuk Setara (Koordinatif)
Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang pola – pola kalimatnya memiliki kedudukan yang sederajat. Kalimat majemuk semacam ini biasanya ditandai dengan kata penghubung : dan, lagi, atau, tetapi, melainkan, sedangkan.
Misalnya :
Saya berangkat ke sekolah, sedangkan ibu pergi ke pasar.
Kalimat di atas berpola S – P – K, S – P – K.
Kalimat majemuk setara yang hanya memiliki satu subjek atau satu predikat disebut kalimat majemuk rapatan.
Misalnya :
a) Adik memetik dan mengupas mangga itu.
b) Joko dan Aditya sedang bermain catur.

2. Kalimat Majemuk Bertingkat (Subordinatif)
Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang mengandung dua poloa kalimat atau lebih yang tidak sederajat. Salah satu pola menduduki fungsi utama kalimat, yang lazimnya di sebut induk kalimat (klausa atasan), sedangkan pola yang lain, yang lebih rendah kedudukannya, disebut anak kalimat (klausa bawahan). Fungsi itu sekaligus menunjukkan relasi antara induk kalimat dan anak kalimat.
Anak kalimat (klausa bawahan) dapat di bagi menjadi :
a) Anak kalimat yang menduduki fungsi utama kalimat, yaitu anak kalimat subjek dan anak kalimat predikat,
1) Yang harus menyelesaikan pekerjaan itu telah meninggalkan tempat ini. (anak kalimat subjek)
2) Ayah saya yang telah menyelesaikan pembangunan itu. (anak kalimat predikat)
b) Anak kalimat yang menduduki salah satu fungsi pelengkap, yaitu anak kalimat objek, misalnya :
Wali kelas telah mengumumkan bahwa kita semua harus hadir besok pagi. (anak kalimat objek)
c) Anak kalimat yang menduduki salah satu fungsi tambahan yang renggang, yaitu anak kalimat keterangan subjek, anak kalimat keterangan predikat, anak kalimat keterangan objek, anak kalimat keterangan waktu, anak kalimat keterangan sebab, anak kalimat keterangan akibat, dan lain – lain, misalnya :
1) Siswa yang baru menempuh ujian berkumpul di halaman. (anak kalimat keterangan subjek)
2) Wanita itu guru yang mengajar di SMU 78. (anak kalimat keterangan predikat)
3) Ia telah memukul anak yang mencuri mangga. (anak kalimat keterangan objek)
4) Sebelum matahari terbit saya berangkat ke sekolah. (anak kalimat keterangan waktu)
5) Direktur perusahaan itu telah memecat seorang karyawannya karena menggelapkan uang perusahaannya. (anak kalimat keterangan sebab)
6) Kakinya tersandung batu sehingga tidak dapat berjalan. (anak kalimat keterangan akibat)

Contoh soal :
1. Kegiatan Bulan Bahasa sangat penting.
Kalimat yang polanya sama dengan kalimat di atas adalah…
A. Ayah dan ibu selalu makan bersama
B. Kecantikan gadis itu menarik semua orang
C. Setiap hari saya selalu belajar dengan rajin
D. Dengan hati yang riang dia melangkahkan kakinya
E. Bak mandi itu sudah penuh

2. Anak itu siswa SMU yang mendapat juara lomba mengarang
Klausa bawahan dalam kalimat di atas adalah…
A. anak itu
B. siswa SMU
C. mendapat juara
D. yang mendapat juara lomba mengarang
E. juara lomba mengarang

SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KETIGA

1. Makna imbuhan men – kan pada kalimat “Ayah membelikan saya sepatu baru” sama dengan makna imbuhan men–kan yang terdapat pada kalimat…
A. Dia mengambilkan ayah kaca mata
B. Tono memasukkan sepeda motornya ke garasi
C. Saya menyerahkan surat – surat kepada kepala sekolah
D. Nita meletakkan tasnya di meja
E. Dia menjahitkan baju ke Bu Rini

2. Berdasarkan perkiraan kami, pengunjung konser itu pasti melimpah.
Imbuhan per – an dalam kata perkiraan mempunyai makna…
A. tempat / lokasi
B. hal perbuatan
C. hasil perbuatan
D. alat perbuatan
E. cara melakukan
3. Kata berimbuhan pen – an yang bermakna proses dan hal (ambigu) terdapat pada kalimat…
A. Penanaman nilai – nilai moral memerlukan waktu agak lama
B. Pelabuhan kapal Gilimanuk – Ketapang sangat bersih dan indah
C. Pendakian itu sangat licin dan terjal
D. Pekerjaan tangan itu membutuhkan ketrampilan dan kesabaran
E. Pengadilan adalah tempat untuk memperoleh rasa keadilan

4. Kalimat yang memakai imbuhan serapan tepat adalah…
A. Ilmiawan itu telah menemukan vaksin pencegah folio
B. Dalam hal prinsipil, kita harus tegas dan jujur
C. Sejarahwan harus jujur dalam melihat peristiwa bangsa
D. Kita harus memiliki pemikiran konseptuil yang baru
E. Pada awal abad ke – 14 islamisasi di kepulauan nusantara sudah dimulai

5. Penulisan gabungan kata yang tepat terdapat dalam kalimat…
A. Pil anti malaria sangat di butuhkan di daerah Irian Jaya
B. Ayahnya bekerja nonstop untuk membiayai kehidupan keluarganya
C. Jangan sembarangan minum anti biotika
D. Pemerintah daerah baru saja rapat soal penenganan pasca gempa
E. Pasukan Anti Amerika bersiaga penuh di daerah perbatasan

6. ………(1) Akan tetapi dia tidak patah semangat. (2) Dia terus – menerus mengirimkan karya – karyanya dengan posisi tetap seperti itu. (3) Sayang keadaan tidak juga berubah. (4) Karya – karyanya yang selalu dia kirim dengan di seratai perangko, terus – terusan dikembalikan. (5) Kenyataan ini akhirnya sangat melukainya.

Kalimat yang menggunakan ragam bahasa tidak baku adalah nomor…
A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

7. Kalimat yang di dalamnya terdapat kata tidak baku adalah…
A. Atlet – altet Indonesia memenangkan berbagai pertandingan internasional
B. Pagi itu Bapak Presiden meresmikan kilang minyak di lepas pantai
C. Seorang dokter selain bertugas di rumah sakit ia pun bisa mengadakan praktek di rumah
D. Dalam segi pengadaan dana, sebenarnya TVRI mempunyai beberapa fasilitas yang menguntungkan
E. Peledakan jumlah penduduk di kota – kota besar pada umumnya oleh urbanisasi

8. Hujan turun dengan deras. Aku segera berlindung di balik jaket parasitku yang warnanya sudah tidak cerah lagi.

Makna imbuhan ber- dalam wacana di atas adalah…
A. Mempunyai atau memiliki
B. Mempergunakan atau memakai
C. Mengerjakan sesuatu atau mengadakan sesuatu
D. Perbuatan mengenai diri sendiri atau refleksif
E. Memperoleh atau menghasilkan sesuatu


9. Penggunaan kata ulang yang benar terdapat dalam kalimat…
A. Perpustakaan desa penunjang gerakan JBM itu memiliki banyak buku – buku bacaan dari berbagai bidang
B. Sehingga tidak mengherankan bila beberapa anak dari desa tersebut terkenal sangat pandai – pandai di kelasnya
C. Di kalangan mereka telah tumbuh kebiasaan membaca, dan kebiasaan tukar – menukar buku bacaan, baik buku pinjaman maupun buku pribadi
D. Karena petugas telah mengetahui pengaturan tugasnya, maka tidak pernah terjadi saling tuding – menuding di antara mereka bila ada kesalahan
E. Kini sekitar sepuluh ribu buku – buku secara bergiliran mengisi rak – rak di perpustakaan desa tersebut membuat anak – anak merasa betah tinggal di sana

10. Antara bekerja dan kesehatan saling berhubungan bahkan saling mempengaruhi. Hal ini terbukti misalnya dari kenyataan bahwa seseorang menjadi lebih sehat bila dia bekerja daripada tidak bekerja. Atau kenyataan yang lain sebaliknya, yaitu seseorang yang bekerja malah menjadi sakit karena kkondisi pekerjaannya tidak sesuai dengan karakteristik orang itu.

Kata berimbuhan yang menyatakan makna hal / tentang dalam paragraph di atas adalah…
A. Kesehatan, berhubungan, mempengaruhi
B. Bekerja, terbukti, kenyataan
C. Mempengaruhi, misalnya, menjadi
D. Kesehatan, kenyataan, pekerjaan
E. Sebaliknya, kenyataan, menjadi

11. Berhari – hari lamanya dia berjalan mondar – mandir keluar – masuk kantor. Dilihatnya banyak orang berdiri di depan loket. Ada yang sedang bercakap – cakap, tetapi tidak seorang pun yang tertawa –tawa, Tanya – menanya, atau pandang – memandang.

Kata ulang yang menyatakan berbalasan dalam Paragraf di atas adalah…
A. Berhari – hari, mondar – mandir, bercakap – cakap
B. Bercakap – cakap, tanya – menanya,pandang – memandang
C. Berhari – hari, bercakap – cakap, tertawa – tawa
D. Tertawa – tawa, tanya – menanya,lihat – melihat
E. Tanya – menanya,lihat – melihat,berhari – hari

12. Kalimat yang menggunakan kata ulang yang tepat adalah…
A. Semua siswa – siswi kelas tiga SMA harus mengikuti ujian nasional
B. Banyak anak – anak zaman sekarang kurang menghargai orang yang lebih tua
C. Guru – guru merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa
D. Banyak soal – soal bahasa Indonesia yang tidak di jawab siswa
E. Para buruh – buruh pabrik melakukan demonstrasi menuntut kenaikan gaji

13. Kalimat yang menggunakan kata penghubung korelatif adalah…
A. Rumah itu tidak begitu besar meskipun begitu nyaman digunakan untuk tempat beristirahat
B. Tanaman juga seperti manusia yang memerlukan makan dan minum untuk kelangsungan hidupnya
C. Tanaman itu bukan hanya sebagai hiasan, melainkan juga sebagai obat berbagai penyakit
D. Tidak boleh menyesali hidupmu sedemikian rupa, apalagi sampai menyesali orang tuamu sendiri
E. Sekali, dua kali bahkan sudah sering saya menasehatinya, namun dia tidak menunjukkan perubahan

14. Kata penghubung antar klausa terdapat dalam kalimat…
A. Di Indonesia banyak lahan pertanian yang subur
B. Karena hujan terus – menerus, daerah itu banjir lagi
C. Jika kamu belajar, kamu akan sukses
D. Kepercayaan dari seorang jangan kamu sia – siakan
E. Kita harus berhati – hati agar kita selamat di sana

15. Kata penghubung syarat hasil terdapat pada kalimat…
A. Bekerja keras akan mendatangkan hasil maksimal
B. Jika orang bekerja keras, orang tersebut akan mendapatkan hasil maksimal
C. Petinju itu berlatih setiap hari sehingga dia menjadi juara
D. Orang itu berusaha keras maka ia berhasil
E. Polisi menegakkan hukum supaya keadilan tercapai

16. Film dari kaset video memiliki beberapa persamaan di bandingkan dengan film layar lebar. Bedanya, biaya yang harus dikeluarkan untuk film dari kaset video lebih murah. Jika ada beberapa orang yang ingin menonton film kaset video, mereka dapat berpatungan untuk menyewa film yang mereka inginkan. Ini tentu lebih murah di bandingkan dengan menonton film di gedung bioskop.

Pengembangan paragraph di atas menggunakan pola…
A. Perbandingan
B. Pertentangan
C. Sebab – akibat
D. Paralelisme
E. Campuran

17. Para pemuda setempat hingga sekarang masih tetap memiliki minat yang tinggi terhadap kesenian tradisional.Namun, pada masa mendatang tetap perlu mendapat pembinaan secara maksimal oleh pemuda setempat agar kesenian tradisional ini tidak punah.

Fungsi kata penghubung dalam paragraph di atas menyatakan…
A. Gabungan, bandingan
B. Pertentangan, akibat
C. Bandingan, tujuan
D. Pertentangan, bandingan
E. Pertentangan, tujuan

18. Kalimat berikut yang berobyek adalah…
A. Hari ini teman dekat saya sakit keras
B. Kami semua berangkat ke sekolah
C. Pengurus Dharma Wanita mengunjungi Panti Asuhan
D. Peringatan ulang tahun sekolah kami diadakan di Gedung Pemuda
E. Engkau harus menjadi orang pintar

19. Granat Meledak, pelajar SLTP Tewas
Granat yang sudah di buka tutupnya itu oleh Candra kemudian di apit dua telapak kakinya. Dengan posisi membungkuk pemicunya itu lantas ditarik dan meledak seketika. Bisa di bayangkan memang, betapa parahnya luka yang di alami oleh Candra.
Kedua telapak tangannya terlepas, wajahnya hancur, begitu juga kemaluannya. Lebih – lebih kakinya. Namun Candra termasuk bocah yang kuat, Buktinya ia tidak tewas seketika, namun 10 menit setelah di rawat di IRD Rumah Sakit Dr.Syaiful Anwar Malang korban pun tewas.

Perbaikan kalimat di bawah ini yamh tidak sesuai dengan kesalahan kalimat dalam paragraph di atas adalah…
A. Granat yang sudah di buka tutupnya oleh Candra itu kemudian diapit kedua telapak kakinya.(paragraf 1 kalimat pertama)
B. Dengan posisi membungkuk pemicunya itu kemudian di tarik, akibatnya granat tersebut meledak setetika.(paragraf 1 kalimat 2)
C. Memang bisa di bayangkan, betapa parahnya luka yang dialami oleh Candra (paragraf 1 kalimat 3)
D. Kedua telapak tangannya terlepas, wajahnya hancur, dan begitu juga kemaluannya. (paragraf 2 kalimat 1)
E. Namun, Candra termasuk bocah yang kuat, buktinya ia tidak tewas seketika. Tetapi 10 menit setelah di rawat di IRD Rumah Sakit Dr.Syaiful Anwar Malang, ia menghembuskan nafasnya yang terakhir. (paragraf 2 kalimat 3)

20. Perusahaan pakaian milik perancang busana wanita terkenal, tempat mamaku bekerja, berbaik hati mau melunasi semua tunggakan sekolahku.

Frase perancang busana wanita dapat menimbulkan pengertian ganda. Bila yang di maksud adalah perancang yang menciptakan model busana untuk wanita, penulisan yang tepat adalah…
A. Perancang busana – wanita
B. Perancang – busana wanita
C. Wanita perancang busana
D. Wanita perancanag – busana
E. Wanita – perancang busana



MATERI KEEMPAT

RINGKASAN MATERI

A. Isi Surat Berita Keluarga

Surat keluarga, ialah surat yang dikirim oleh seseorang kepada anggota keluarga. Isi surat dapat berupa berita duka, gembira, bertanya, meminta sesuatu, dan sebagainya. Sapaan yang lazim digunakan antara lain ananda, ibunda, ayahanda, adinda, atau kakanda yang diawali dengan huruf capital. Bahasa surat dapat menggunakan bahasa baku atau bahasa tidak baku (bahasa sehari – hari), tetapi komunikatif.
Unsur – unsur surat antara lain : tanggal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, dan penutup).
Contoh surat :

Jakarta, 11 September 2003
Ibunda Rosni
Di Padang

Dengan hormat,
Semoga Ibunda beserta adik – adik berada dalam keadaan sehat walafiat, Amin.
Ibunda, sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Melalui surat ini ananda mohon maaf kepada Ibunda atas kesalahan ananda. Semoga Allah memberi keredaan dan kekuatan kepada kita sewaktu menjalankan ibadah puasa, amin.
Ananda insyaallah akan pulang ke kampong menjelang lebaran. Karena ananda mendapat libur selama dua minggu.
Terakhir ananda ucapkan selamat menyambut Ramadhan, bulan yang penuh rahmat dan penuh berkah.
Wasalam ananda,


Rossita

Contoh Soal :
1. Pernyataan yang sesuai dengan isi surat yang terdapat dalam uraian materi tersebut adalah…
A. Surat berisi permohonan maaf oleh seorang anak kepada ibunya sehubungan menyambut bulan Ramadhan.
B. Pernyataan seorang anak yang tidak dapat pulang kampong untuk menemui ibu dan adik – adiknya pada bulan Ramadhan.
C. Pernyataan saling memaafkan antara anak dan ibu yang akan menyambut bulan suci Ramadhan yang akan tiba tidak lama lagi.
D. Surat mengabarkan keadaan seorang anak dan memohon maafkepada ibunya karena akan memasuki bulan Ramadhan.
E. Si anak mengabarkan kepada ibunya bahwa tidak lama lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan dan dia akan pulang.

B. Surat Undangan Resmi dan Surat Lamaran Kerja

Surat undangan resmi haruslah mengikuti aturan surat menyurat bersifat resmi, mulai dari strukutur surat ejaan yang digunakan, sampai kepada bahasa surat. Struktur surat undangan meliputi : kepala surat, tempat dan tanggal surat, nomor, lampiran dan hal, alamat, salam pembuka, tubuh surat (pembuka, isi, penutup), salam penutup, dan tanda tangan yang disertai nama jelas, dalam surat lamaran tidak memakai kepala surat karena pengirimnya bersifat pribadi.

Contoh :
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI 25 JAKARTA
Jalan A.M. Sangaji 22 – 24 Jakarta Pusat
Jakarta 10130. Telepon (021) 6331921, (021) 6340139

20 September 2003
Nomor : 150/GX/PS/2003
Lampiran : -
Perihal : Undangan pentas seni

Kepada Yth. Bapak / Ibu Guru Kesenian
SMU Amanda
Jalan A.M. Sangaji 35
Jakarta Pusat

Dengan hormat,

Bersama surat ini, kami mengundang bapak / ibu Guru Kesenian SMU Amanda untuk menghadiri Pentas Seni SMU 25 Jakarta, yang akan diadakan :
Hari / Tanggal : Kamis, 25 September 2003
Tempat : SMU Negeri 25 Jakarta
Waktu : pukul 10.00 s.d. 14.00 WIB
Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Ketua Panitia




Erniwati,M.Pd.

Catatan :
Dalam contoh surat undangan tersebut ada dengan sengaja disalahkan penggunaan bahasa, tulisan atau ejaannya karena akan ditanyakan dalam soal dan akan dibahas dalam penyelesaiannya.


Penulisan pemerian pada surat undangan, yaitu hari, tempat, dan waktu harus diawali dengan huruf kecil karena hal tersebut berupa kelanjutan kalimat paragraf sebelumnya. Begitu pula pemerian pada identitas pelamar surat dalam surat lamaran.

Contoh :
……
Dengan surat ini saya :
Nama : Dewanti
Tempat / tanggal lahir : Medan, 11 September 1985
Alamat : Jalan Tirto No.20, Medan
Pendidikan terakhir : SMA
……

Contoh soal :

1. Hal yang bukan merupakan perbaikan mengenai penulisan dan bahasa surat undangan yang terdapat pada uraian materi di atas adalah…
A. Tanggal surat seharusnya diikuti dengan nama tempat / kota karena tanggal surat selalu diikuti dengan nama tempat / kota. Yang betul adalah Jakarta, 20 September 2003.
B. Alamat surat tidak diperlukan kata kepada sebelum Yth. Karena kepada berfungsi penghubung antarbagian kalimat. Seharusnya Yth. Bapak / Ibu Guru Kesenian.
C. Penggunaan kata bersama ini di awal surat tidak tepat karena itu cocok digunakan jika ada sesuatu yang dilampirkan dalam surat. Seharusnya dengan surat ini.
D. Penulisan sapaan bapak / ibu yang betul menurut EYD diawali dengan huruf capital, yaitu Bapak / Ibu.
E. Penggunaan – nya, pada atas perhatiannya pada kalimat penutup surat tidak tepat karena – nya untuk kata ganti ketiga sedangkan surat tersebut untuk orang kedua. Seharusnya atas perhatian Bapak / Ibu.

2. Penulisan pemerian dalam surat undangan tersebut tidak tepat karena…
A. Hari / tanggal, tempat, dan waktu ditulis dengan diawali oleh huruf kapital.
B. Nama hari dan bulan (Kamis dan September) diawali dengan huruf kapital.
C. Penulisan WIB tidak memakai tanda baca titik di antara huruf singkatan.
D. Penulisan kata pukul diawali dengan huruf kecil.
E. Penulisan singkatan s.d. dengan dua huruf dan diberi tanda titik setiap huruf.


C. Surat Memo

Memo atau memorandum adalah jenis surat dinas yang berisi catatan singkat tentang pokok persoalan. Memo ditulis oleh atasan untuk pejabat yang setingkat atau untuk bawahan, dan dapat juga ditulis oleh bawahan untuk atasan. Memo bersifat informal dan tingkat keresmiannya rendah. Memo bersifat intern (selingkung).
Isi memo dapat berupa intruksi, saran, tugas, atau petunjuk tertentu yang berisi hal – hal pokok saja; singkat tapi jelas; dan tidak perlu ada paragraf pembuka, tetapi langsung pada isinya.

Contoh Memo :

SEKOLAH MENENGAH UMUM (SMU) NEGERI 78
Jalan Bhakti IV/1, Kemanggisan
Jakarta Barat Telepon (021) 5482914

MEMO

10 Nopember 2003
Kepada : Wakasek Bidang Sarana / Prasarana
Dari : Kepala Sekolah
Hal : Persiapan Rapat

Kami minta agar Saudara mempersiapkan ruang aula beserta perlengkapannya untuk rapat kelulusan kelas III yang akan diadakan pada tanggal 28 April 2003.
Terima kasih atas bantuan Saudara.

Sujono Kuslan


Contoh soal :
1. SMU Bina Lingkungan akan mengadakan Bulan Bahasa yang akan diadakan pada tanggal 20 s.d. 25 Oktober 2004. Untuk itu, Ketua Osis memerintahkan kepada sekretarisnyaagar membuat proposal untuk kepala sekolah.
Isi memo yang tepat berdasarkan ilustrasi di atas adalah…
A. Kami sangat mengharapkan agar Saudara membuat proposal Bulan Bahasa tahun 2004 untuk kepala sekolah secara rinci.
B. Kami minta agar Saudara membuat proposal Bulan Bahasa yang akan diadakan tanggal 20 – 25 Oktober 2004 untuk kepala sekolah.
C. Berdasarkan hasil rapat Osis, kami minta agar secepatnya menulis proposal Bulan Bahasa 2004 yang ditujukan kepada kepala sekolah.
D. Karena SMU Bina Lingkungan akan mengadakan Bulan Bahasa, kami minta agar Saudara membuat proposal Bulan Bahasa tersebut.
E. Berdasarkan program Osis, SMU Bina Lingkungan akan mengadakan Bulan Bahasa yang diadakan tanggal 20 – 25 Oktober 2004.


SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KEEMPAT

1. Bersama surat ini, kami mengucapkan selamat dan turut bergembira atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan tahun ini?

Perbaikan yang tepat terhadap kalimat surat di atas adalah…
A. Melalui surat ini, kami sampaikan selamat dan turut bergembira atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan tahun ini.
B. Bersama surat ini, kami sampaikan ucapan terima dan turut berbahagia atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan.
C. Dengan surat ini, kami mengucapkan selamat dan turut bergembira atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan tahun ini.
D. Dengan melalui surat ini, kami sampaikan selamat dan turut bergembira atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan tahun ini.
E. Dalam surat yang kami kirimkan ini, kami menyampaikan ucapan selamat dan turut bergembira atas terpilihnya Dik Mardi sebagai transmigran teladan tahun ini.

2. Icha, sayang.
Sungguh saya merasa senang begitu tahu bahwa liburan kali ini kita bisa main bersama – sama di rumah nenek. Benar lho, Mala pun akan berangkat ke sana pada hari yang sama, 15 Juni. Mudah – mudahan kita bertemu di terminal Malangbong, sehingga kita bisa menuju Sanding bersama – sama….

Kalimat tersebut dikutip dari surat balasan yang ditulis Kemala untuk Annisa. Sebelumnya Annisa mengabari Kemala tentang…
A. Rencana keberangkatan Annisa ke rumah nenek mereka pada saat liburan nanti.
B. Rencana keberangkatan Annisa untuk berlibur di rumah Kemala.
C. Undangan Annisa agar Kemala berlibur di rumah Annisa.
D. Ajakan Annisa agar Kemala mengajar nenek pada waktu libur nanti.
E. Pemberitahuan Annisa bahwa dia akan berlibur di rumah Kemala bersama nenek.

3. Dicari tenaga kerja untuk :
1. Bagian keuangan, minimal d – 3.
2. Bagian administrasi, baru lulus SMU / SMEA.
Lamaran ke Jalan Tanah Abang II/70 Jakarta 10160
Dilengkapi dengan nomor telepon.
Kompas, 9 September 2002

Kalimat pembuka lamaran pekerjaan yang tepat sesuai dengan iklan di atas adalah…
A. Berdasarkan pengumuman di harian Kompas, 9 September 2000 saya ingin melamar di perusahaan ini.
B. Pada tanggal 9 September 2000 perusahaanbapak memerlukan tenaga Administrasi yang say abaca di harian Kompas.
C. Dalam harian Kompas, 9 September 2000 saya membaca bahwa perusahaan yang Bapak pimpin memerlukan tenaga bagian keuangan.
D. Saya memenuhi syarat yang Bapak inginkan, oleh karena itu saya akan melamar pekerjaan sebagai tenaga administrasi.
E. Saya membaca di iklan bahwa perusahaan Bapak memerlukan tenaga bagian administrasi, saya memiliki syarat maka.

4. Dengan hormat,
Berdasarkan surat lamaran Bapak tertanggal 5 Mei 1998, maka dengan menyesal kami tidak dapat memenuhi permohonan Bapak. Berhubung tempat yang Bapak inginkan baru – baru ini sudah ada yang menempati.

Kalimat yang dicetak miring dalam penggalan surat balasan lamaran pekerjaan di atas kurang tepat.
Kalimat yang tepat adalah…
A. Berhubung Bapak agak terlambat untuk melamar pekerjaan.
B. Sebab tempat yang Bapak harapkan sudah ada yang mengisi.
C. Berhubung tempat yang Bapak harapkan sudah tidak ada lagi.
D. Hal ini disebabkan lowongan kerja yang Bapak harapkan sudah terisi.
E. Sebab lowongan kerja yang Bapak inginkan sudah diisi orang lain.

5. Yth. Pengurus OSIS SMU Jaya
Jalan Kartini 20
Surabaya

Dengan hormat,
Kami mengharapkan kehadiran rekan – rekan pada :
Hari / tanggal : Sabtu, 20 Juli 2002
Waktu : pukul 08.00 s.d. 12.00
Tempat : Ruang rapat
Acara : Pemantapan program kerja

Ketua OSIS SMU Jaya

ttd

Egy Herdindanu

Kalimat penutup yang tepat dalam surat undangan di atas adalah…
A. Mengingat pentingnya acara tersebut, kami mengharapkan kehadiran Anda tepat waktu.
B. Demikian surat ini harap dipahami sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih.
C. Mengingat acara ini sangat penting, harap Saudara mengutamakannya.
D. Diharapkan Anda mengutamakan acara kita ini.
Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
E. Kami harapkan kehadiran anda sesuai dengan waktu dan tempat yang sudah disiapkan.

6. Bacalah iklan lowongan kerja dengan cepat!

DIBUTUHKAN SEGERA
Sekolah yang sedang berkembang membutuhkan :

Guru SLTP

Min D3 / S1, pengalaman min 2 th
Bidang studi : Ekonomi, Tata Buku, Biologi, Geografi, BP & Kesenian.

Peminat : Hubungi langsung
Sekolah Permai
Muara Karang Blok 6 Barat No.1
Telp. 6682937 – 38


(Kompas, Sabtu, 15 Juli 2003, 15)

Berdasarkan iklan lowongan kerja tersebut, kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang tepat adalah…
A. Berdasarkan iklan Kompas, Sabtu 13 Juli 2002, yang memuat pengumuman tentang dibutuhkannya guru SLTP bidang studi Biologi, saya yang bertanda tangan di bawah ini.
B. Berdasarkan iklan Kompas, Sabtu, 13 Juli 2002, yang memuat pengumuman tentang dibutuhkannya guru SLTP bidang studi Biologi, maka mengajukan lamaran pekerjaan dan semoga diterima.
C. Berdasarkan iklan Kompas, Sabtu, 13 Juli 2002, yang memuat pengumuman tentang dibutuhkannya guru SLTP bidang studi Biologi, maka mengajukan lamaran.
D. Berdasarkan iklan Kompas, Sabtu, 13 Juli 2002, yang memuat pengumuman tentang dibutuhkannya guru SLTP bidang studi Biologi, dengan ini kami menyerahkan lamaran kerja.
E. Berdasarkan iklan Kompas, Sabtu, 13 Juli 2002, yang memuat pengumuman tentang dibutuhkannya guru SLTP, kami mengajukan permohonan untuk diterima menjadi staf Bapak.

7. Dengan hormat,

Bersama ini saya, Masih Ankarya, 23 tahun, lulusan D2 Akuntansi tahun 1994, mengajukan lamaran sebagai………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
Pembuka surat lamaran pekerjaan di atas kurang tepat, perbaikannya adalah…
A. Kata bersama ditambahkan dengan surat.
B. Kata bersama diganti dengan melalui.
C. Kata bersama diganti dengan yang bertanda tangan.
D. Kata bersama diubah menjadi dengan.
E. Kata bersama diganti tersebut.

8. Penulisan alamat surat yang benar adalah…
A. Kepada Personalia PT Telkom.
Jl. Jenderal Gatot Subroto no.5. Jakarta Pusat.
B. Yth. Personalia PT Indosat.
Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 3.
Jakarta selatan.
C. Yth. Bapak Personalia CV Nirwana.
Jl. M.T. Haryono 15
Jakarta Selatan.
D. Kepada Yth. Biro Personalia PT Indo Sukses
Jalan Dewi Sartika 22
Jakarta Timur
E. Kepada Yth. HRD P.T. Bulan Semesta.
Jl. Bekasi Raya 5
Jakarta Timur.

9. Seorang Kepala Sekolah SMU 200 menugasi Pembina OSIS SMU 200 untuk mempersiapkan acara penyambutan walikota ke sekolah tersebut pada tanggal 2 Mei 2004.

Kalimat isi memo yang sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah…
A. Sudi kiranya Bapak mempersiapkan acara penyambutan walikota tanggal 2 Mei 2004.
B. Atur acara penyambutan walikota, jangan sampai memalukan sekolah kita tanggal 2 Mei 2004.
C. Segera persiapkanlah acara penyambutan walikota di sekolah ini, tanggal 2 Mei 2004.
D. Bapak persiapkanlah acara penyambutan walikota yang tidak lama lagi, yaitu tanggal 2 Mei 2004
E. Saya mohon sungguh – sungguh agar Bapak persiapkan acara penyambutan walikota tanggal 2 Mei 2004.

10. Penulisan nama yang diikuti gelar akademis yang tepat terdapat dalam kalimat…
A. Kami akan berkonsultasi dengan Prof. Armand.PHD.
B. Drs. Sumijan,M.M selaku walikota, mengadakan kunjungan mendadak.
C. Menurut Prof.Dr.Nurpramana.M.SC., penelitian tanpa izin itu tidak dibenarkan.
D. Keberadaan dr. Dekarwati.M.Kes di puskesmas ini tidak asing lagi bagi masyarakat.
E. Drs.Rahmat,M.Ed. akan mengadakan penelitian evaluasi pendidikan di kota ini.

11. ……
Untuk memudahkan pengaturan, kami harap nama dan jumlah peserta setiap regu sudah dikirim kepada kami paling lambat tanggal 11 September 2004.
Atas perhatian dan kerjasamanya dengan kami, diucapkan terima kasih.

Kalimat yang tepat sebagai pengganti penutup surat undangan di atas adalah…
A. Demikianlah surat undangan ini, dan terima kasih.
B. Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.
C. Demikian penyampaian kami, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
D. Demikian agar dimaklumi dan dilaksanakan sebaik – baiknya.
E. Kami menunggu pemberitahuan Saudara, dan kami ucapkan terima kasih.

12. PT ARTOMORO
Jl. Tebusan Indah 19 Surabaya
MEMO

………
Dengan hormat,
Untuk Rapat Tahunan bulan depan, harap disiapkan laporan pemasaran yang lengkap dan terperinci mengenai jumlah dan jenis produk :
1. Jumlah dan jenis produk yang masuk
2. Hasil pemasaran tahun lalu
3. Jumlah yang telah dan belum dilunasi
4. Pesanan yang belum direalisasikan
5. Perkiraan penyelesaian tunggakan
6. Perkiraan pengiriman sampai akhir tahun
Data – data tersebut sudah diserahkan selambat – lambatnya tanggal 15 November.
Surabaya, 1 November 2002.



Direktur

Unsur yang terkandung dalam penggalan memorandum di atas adalah…
A. Alamat kantor, pesan yang disampaikan, tanda tangan, nama terang.
B. Alamat kantor, kepada, dari, tanggal.
C. Alamat kantor, dari, untuk, tanda tangan.
D. Alamat kantor, hal, kepada, nama terang.
E. Alamat kantor, dari, pesan yang disampaikan, tanggal.

13. Saya tertarik kepada pekerjaan yang Bapak tawarkan melalui iklan Harian Jawa Pos, 12 Agustus 2004. karena itu, meski belum banyak pengalaman, saya mengajukan lamaran ini dengan melengkapi persyaratan sesuai dengan ketentuan.

Penulisan kata yang tidak tepat pada penggalan surat lamaran di atas adalah…
A. Bapak C. Jawa E. Saya
B. Harian D. Pos

14. Berkenaan dengan iklan yang dimuat dalam harian Suara Merdeka, 18 Juli 2004 tentang dibutuhkannya tenaga administrasi, dengan ini
Nama :
Umur :
Pendidikan :
Bermaksud mengajukan lamaran pekerjaan untuk mengisi lowongan tersebut.
Sebagai perlengkapan lamaran saya, bersama ini saya lampirkan fotokopi ijasah S-1 dan surat – surat penting lain.
Atas perhatian Bapak, saya ucapkan terima kasih.

Kesalahan penulisan yang terdapat pada bagian surat lamaran di atas terletak pada…
A. Penulisan Bapak yang ditulis dengan awal kapital.
B. Penulisan saya yang ditulis dengan huruf awal huruf kecil.
C. Nama harian tidak dicetak miring.
D. Nama harian yang diawali dengan huruf kapital.
E. }Penulisan bulan yang diawali dengan huruf kapital.


15.

PT Elang Rajawali
Jl. Matraman Raya 119 (1)
Jakarta Timur

MEMORANDUM

Dari : Direktur (2)
Untuk : Kepala Bagian Pemasaran (3)

Dengan hormat, (4)
Untuk rapat tahunan bulan depan, harap disiapkan laporan pemasaran
yang lengkap dan terperinci mengenai jumlah dan jenis produk :
a. Jumlah dan jenis pesanan yang masuk
b. Hasil pemasaran tahun yang lalu
c. Jumlah setoran hasil penyewa
Data tersebut supaya diserahkan selambat – lambatnya tanggal 15 Mei 1999
Terima kasih.


Drs.Lukman























Unsur nomor 2 memorandum di atas adalah…
A. Kepala memo D. Salam pembuka
B. Pengirim E. Isi memo
C. Penerima

16.
PT ENERGENSIA
Jl. Teluk 11 / 08 Condongcatur Depok
Sleman Yogyakarta
016/VI/ENE/99

Yth. Direktur PT “WE”
Jalan Kemibui Raya 15
YOGYAKARTA

Perihal : Perkenalan alat Listrik

Dengan ini kami memperkenalkan kepada bapak bahwa perusahaan kami merupakan penyalur resmi barang – barang elektronika dengan merk PRIMALEX buatan Indonesia.

Keistimewaan PRIMALEX adalah…


Bagian tersebut yang tidak terdapat pada penggalan surat niaga di atas adalah…
A. Kepala surat D. Alamat surat
B. Nomor surat E. Salam pembuka
C. Tanggal surat

17. Dengan hormat,
Sehubungan penetapan lokasi perkemahan yang telah disepakati pada rapat Minggu lalu, dengan ini kami beritahukan adanya perubahan, karena ternyata lokasi yang telah ditetapkan tidak sesuai untuk lokasi perkemahan. Untuk itu, informasi selanjutnya akan secepatnya kami beritahukan.
……
Isi berita yang terkandung dalam surat di atas adalah…
A. Lokasi perkemahan telah disepakati bersama.
B. Informasi tentang lokasi perkemahan.
C. Penetapan lokasi perkemahan.
D. Perubahan lokasi perkemahan.
E. Lokasi perkemahan tidak memenuhi syarat.

18.
Lowongan

Dicari tenaga pemasaran yang selalu ingin menambah pengalaman serta penghasilan tambahan. Kirimkan Lamaran Anda ke PO BOX 6020 Pontianak.
Akcaya,9-12-2003


Alinea pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan isi iklan tersebut adalah…
A. Menurut informasi yang saya peroleh dari iklan, tentang penerimaan tenaga pemasaran, maka dengan ini saya…
B. Berdasarkan iklan yang dimuat dalam harian Akcaya tentang tenaga pemasaran, saya bermaksud mengisi lowongan tersebut.
C. Sesuai dengan isi iklan yang dimuat dalam harian Akcaya pada tanggal 9 Desember 2002, tentang tenaga pemasaran, maka dengan ini saya mengajukan lamaran kepada Bapak.
D. Saya memperoleh informasi dari Koran Akcaya bahwa perusahaan yang Bapak pimpin memerlukan tenaga pemasaran. Maka dengan ini saya mengajukan lamaran kepada Bapak.
E. Berkenaan dengan iklan yang dimuat dalam harian Akcaya pada tanggal 9 Desember 2002, tentang tenaga pemasaran, dengan ini saya…

19. Dengan hormat,
Berkenaan dengan surat lamaran anda telah kami terima kami ucapkan terima kasih. Hanya sayangnya pada saat ini perusahaan kami tidak memerlukan tenaga baru. Perusahaan kami sedang dilanda kesulitan keuangan. Banyak karyawan – karyawati kami berhentikan. Semoga Anda dapat memperoleh sukses di perusahaan kami.
Sekali lagi terima kasih kami haturkan.

Yang tidak termasuk kesalahan dalam penggalan surat di atas adalah…
A. Banyak karyawan – karyawati
B. Sekali lagi terima kasih kami haturkan
C. Berkenaan dengan surat lamaran anda telah kami terima
D. Pada saat ini perusahaan kami tidak memerlukan tenaga baru
E. Perusahaan kami sedang dilanda kesulitan keuangan

20. Perhatikan struktur surat lamaran kerja berikut :
1. Perihal :……
2. Lampiran :……
3. Bandung 17 November 2003
4. Kepada
Yth. Direktur PT Bina Karya
Jln. Merdeka 120 Bandung
5. Dengan hormat,
6. Dengan ini,……………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………….
7. Hormat saya


…………


Struktur surat lamaran kerja di atas yang salah terdapat pada nomor….
A. 1 dan 4 C. 1 dan 7 E. 4 dan 7
B. 1 dan 6 D. 4 dan 5






MATERI KELIMA

RINGKASAN MATERI

A. Resensi Buku Fiksi / Nonfiksi

Resensi adalah ulasan atau penilaian terhadap sebuah buku atau film. Tujuannya adalah membrikan atau menyampaikan informasi kepada para pembaca mengenai keunggulan dan kelemahan buku atau film tersebut, serta kelayakannya untuk dinikmati pembaca.

Buku atau film yang diresensi tentunya yang baru diterbitkan atau baru dipasarkan. Secara tidak langsung resensi berfungsi juga sebagai media promosi yang efektif. Oleh karena itu, alangkah baiknya apabila resensi itu diakhiri dengan ajakan (persuasif)

Unsur – unsur resensi adalah judul resensi, identitas buku (judul buku, pengarang, dan data publikasi), jenis buku, kepengarangan (latar belakang pengarang dan latar belakang buku yang diresensi), ikhtisar cerita / isi, persoalan yang terdapat dalam buku, penilaian baik keunggulan maupun kelemahannya, dan ajakan.
Contoh Resensi :

KISAH KEHIDUPAN MANUSIA
Judul : Belenggu
Pengarang : Amijn Pane
Penerbit : Dian Rakyat
Tahun : 1938, Cetakan XVII 1995

Novel karya Armijn Pane dengan tebal 150 halaman ini mempunyai sejarah yang menggemparkan. Cerita ini pernah ditolak oleh Balai Pustaka, ramai dipuji dan dicela, tetapi akhirnya tak urung menjadi salah satu novel klasik modern Indonesia yang harus dibaca oleh orang terpelajar Indonesia.

Armijn Pane ialah seorang romantikus yang suka mengembara dalam jiwanya. Ia identik dengan zaman baru. Hal ini mempengaruhi isi cerita ini sehingga pada waktu diterbitkan, Belenggu dianggap sesuatu yang baru. Belenggu memberi arah baru dalam kesusastraan Indonesia, baru dalam ceritanya, gaya bahasanya, dan gaya / cara mengarangnya.

Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur campuran, namun dominant menggunakan alur maju. Walaupun demikian, dapat membawa para pembacanya menelusuri cerita demi cerita.

Cara pengarang menggambarkan tokoh – tokoh dalam cerita ini berlainan dengan cara yang biasa dipakai pengarang lain. Tokoh utama pria, Sukartono, adalah seorang yang mau berkorban demi orang lain dan ia pun seorang suami yang sabar. Tokoh Sumartini digambarkan sebagai seorang wanita modern yang mandiri dan memiliki ego yang tinggi. Sedangkan Rohayah digambarkan sebagai sosok wanita yang lemah lembut, penyayang, dan penuh perhatian, tetapi memiliki masa lalu yang suram.

Gaya bahasa yang digunakan dianggap sebagai gaya yang baru dan berbeda. Armijn banyak menggunakan bahasa Melayu dan bahasa Belanda yang membuat para pembaca tidak mengerti dan haus menerka maksudnya. Dalam novel ini Armijn pandai menyelipkan ungkapan – ungkapan yang disusun secara menarik sehingga memberikan suasana yang romantis.

Kisah dalam Belenggu ini diawali dari kehidupan perkawinan Sukartono dan Sukartini yang sudah tidak baik lagi. Sukartono kecewa karena sikap Tini yang berubah setelah menikah. Tini tidak peduli akan kehidupan rumah tangganya. Suatu saat Tono bertemu dengan Nyonya Eni atau Rohayah. Dari wanita inilah Tono mendapatkan perhatian, kasih saying, dan kehangatan yang tidak didapatkan dari istrinya. Walaupun demikian, Tono dihatui perasaan bersalah atas perselingkuhannya dengan Rohayah, karena ia sebenarnya masih mempunyai perasaan cinta terhadap istrinya. Tetapi, hal tidak menjadikan situasi kehidupan rumah tangganya semakin membaik karena dari masing – masing pihak tidak ada yang berusaha untuk memperbaikinya.

Para tokoh yang dilukiskan dalam novel ini hampir menyerupai karikatur karena terlalu berlebihan. Dalam melukiskannya, Armijn melukiskan pikiran dan semangatnya. Gambaran armijn terhadap tokohnya tidak tegas dan konsekuen. Namun, bagaimana pun buku ini telah membawa suatu kemajuan bagi sastra Indonesia karena cara penyampaian ceritanya yang unik. Tidak rugi bila kita mencoba untuk membacanya.



Novel ini banyak mengandung amanat yang sangat bermanfaat bagi pembacanya. Ermijn mengajarkan kita untuk berbagi dan berkorban untuk orang lain.

Hal yang menarik dari cerita ini adalah permainan perasaan pengarangnya yang memberikan suasana yang romantis. Dalam novelnya Armijn pandai penyelipkan pertanyaan yang terus tersirat dari mulai sampai akhir cerita, “Baiklah memandang ke belakang, bergunakah zaman dahulu, tidaklah lebih baik, kalau zaman dahulu itu dibenamkan saja, dilupakan sama sekali?”

Namun, dengan segala keindahan dan kelebihannya, buku ini membuat pembacanya mendapat kesulitan dalam menangkap maksud Armijn Pane, terutama karena banyaknya penggunaan bahasa Melayu dan bahasa Belanda. Pemakaian ungkapan dan kiasan dalam kalimat membuat cerita ini terasa berat. Meski demikian, cerita ini tetap memikat dan penuh dengan muatan pesan yang dapat direnungkan dan diterjemahkan lebih dalam.
Devona Candrawati,dkk.

Contoh Soal :
1. Novel karya Armijn Pane dengan tebal 150 halaman ini mempunyai sejarah yang menggemparkan. Cerita ini pernah ditolak oleh Balai Pustaka, ramai dipuji dan dicela, tetapi akhirnya tak urung menjadi salah satu novel klasik modern Indonesia yang harus dibaca oleh orang terpelajar Indonesia.
Hal yang diresensi pada kutipan resensi di atas adalah…
A. Identitas buku
B. Latar belakang pengarang
C. Latar belakang buku
D. Ikhtisar cerita / isi
E. Keunggulan buku



SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KELIMA

1. Hal yang tidak perlu dituangkan dalam menyusun resensi adalah…
A. Menyebutkan identitas buku yang diresensi secara jelas
B. Mengungkapkan kelebihan dan kekurangan isi buku
C. Mengungkapkan isi buku yang diresensi
D. Memberikan penilaian secara jujur dan objektif terhadap buku
E. Membahas kesesuaian harga buku dengan kebutuhan masyarakat

2. Sulit sekali menemukan kekurangan pada buku ini. Semua unsur yang seharusnya dimiliki sebuah karya fiksi terpenuhi oleh buku ini. Bagi siswa yang tidak senang membaca karya sastra memang buku ini tidak menarik sebab novel ini serius dan tidak cukup menarik.

Unsur yang dominant dalam penggalan resensi di atas adalah…
A. Kelemahan
B. Kelebihan
C. Kelemahan dan kelebihan
D. Novel tersebut tidak menarik bagi remaja
E. Novel tersebut tidak bersifat menghibur

3. Novel Salah Asuhan dikarang oleh abdul Muis, seorang putra Minangkabau yang berkecimpung dalam dunia politik dan juga seorang wartawan. Banyak karya sastra yang ditulisnya, antara lain Pertemuan Jodoh (1953), Surapati (1950), Robert Anak Surapati (1953), dan cerita terjemahan : Tom Sawyer Anak Amerika, Sebatang Kara, dan Don Kisot.

Unsur yang dominant dari penggalan resensi di atas adalah…
A. Identitas buku
B. Synopsis cerita
C. Kebahasaan pengarang
D. Keunggulan dan kelemahan
E. Kepengarangan

4. “Kooongnya” Iwan Simatupang
Kooong adalah sebuah novel yang menceritakan seorang kakek, Pak Sastro yang kehilangan burung perkutut kesayangannya sehingga membuat penduduk sekampung geger bahkan nyaris menimbulkan bencana kampong itu.
Cerita ini dimulai dengan hilangnya perkutut milik Pak Sastro yang sudah sepuluh tahun dipeliharanya. Dan dikisahkan bahwa burung tersebut tetap tak tertemukan. Hal ini membuat Pak Sastro murung. Kemurungan Pak Sastro ternyata berpengaruh pada semua warga desa. Akhirnya, Pak Sastro pergi meninggalkan kampong halaman untuk mencari perkutut yang hilang itu, setelah lebih dulu mempercayakan harta miliknya termasuk sawah ladangnya kepada Pak Lurah.
Amanat yang hendak disampaikan kepada pembaca, yaitu bahwa segala sesuatu itu yang menentukan diri kita sendiri. Senang atau tidak senang, bahagia atau tidak bahagia, baik atau buruk, kitalah yang dapatt mengerti dan kita juga yang menetukan.
Harta kekayaan, cinta dan pamrih, hanya akan membawa kesengsaraan atau bahkan akan membuat kita kehilangan diri”.
Akhirnya dapat dikemukakan sekali lagi di sisni bahwa kooong memang sebuah pesan manusiawi yang berisi renungan falsafi. Sebuah karya sastra literer jelas cukup baik.

Ciri – ciri resensi pada kutipan di atas adalah…
A. Ada teman
B. Ada amanat
C. Ada kelebihan / keunggulan
D. Ada kelemahan / kekurangan
E. Ada penokohan


5. Penulis dalam buku Menciptakan Keseimbangan ini mengatakan bahwa anak – anak dan generasi muda pada zaman modern berhadapan dengan kekacauan nilai dalam masyarakat.
Nilai kerap kali disamakan dengan harga atau keuntungan. Selain itu, nilai social pribadi seseorang sering diukur dengan kemampuan membeli dan mendapatkan keterangan.(halaman 6)

Masalah yang dibahas dalam resensi di atas adalah…
A. Masalah yang dihadapi anak – anak dewasa ini.
B. Sistem nilai yang diukur dengan harga keuntungan.
C. Harga keuntungan menjadi faktor penting dalam menentukan nilai.
D. Nilai social ditentukan oleh kemampuan membeli.
E. Kebobrokan sistem nilai di masyarakat.

6. Monang adalah pemuda Batak yang berpendidikan teknik tinggi. Ia dibesarkan dan hidup di dalam lingkungan budaya modern kota besar di Jawa. Namun fautannya pada daerah dan “orang tua” masih cukup kuat. Pertautannya ini bukan hanya sekedar penghormatan, tetapi juga dipakainya untuk memperhitungkan masa depannya sendiri.

Masalah yang diungkapkan dalam penggalan resensi di atas adalah…
A. Adat dan budaya dengan pendidikan.
B. Kemajuan orang ditentukan oleh pendidikan yang tinggi.
C. Pendidikan yang tinggi dapat mengubah derajat kehidupan.
D. Adapt dan budaya sendiri jangan dilupakan.
E. Dengan pendidikan tinggi kita dapat lebih menghargai budaya sendiri.

7. Penggalan kalimat resensi buku nonfiksi terdapat dalam pernyataan…
A. Secara keseluruhan cerita pendek dalam buku ini pantas dipahami.
B. Kehidupan sebagai guru banyak tercermin dalam cerpen Suara Sudut Sana.
C. Sebagian besar dari lima belas cerpen dalam buku ini berlatar belakang kenyataan hidup sebagai seorang guru.
D. Kemampuan S.M. Ratman membuat yang biasa – biasa saja, tetapi ceritanya lebih menarik.
E. Buku ini sayangnya tidak mengungkapkan lebih jauh tentang praktek pertanian organik di Indonesia.

8. “Insiden” kecil ini mewarnai karya Suwarno, yang kalau tidak salah juga merupakan disertainya. Suwarno adalah orang Yogya. Pendeknya ia hidup di sana dan merasakan demikian membudaya. Suwarno terlalu mengagumi Hamengku Buwono IX. Akibatnya buku itu over repetitive, kurang bermutu dan kurang perbandingan.

Penggalan resensi di atas merupakan unsur resensi yang menunjukkan…
A. Ketangguhan buku
B. Isi pokok buku
C. Deskripsi buku
D. Kelemahan buku
E. Tujuan penulisan buku

9. Kalimat yang mengungkapkan penggalan resensi buku nonfiksi adalah…
A. Kekuatan novel ini tidak hanya terletak pada realitas hidup tokoh Ongga yang sulit diduga.
B. Tidak berlebihan pula jika dikatakan bahwa buku ini sangat baik dibaca oleh orang yang terusik dengan ulah tamunya.
C. Kemunculan buku ini telah memperkaya pengusaha dan konglomerat.
D. Mochtar Lubis memperlihatkan sikap jiwa yang ditemukan pada diri orang – orang di masa revolusi melalui tokoh Hazil dan Guru Isa.
E. Novel ini termasuk novel serius yang tidak cukup menghibur seperti halnya dalam novel pop.

10. Pengarang menceritakan segala perasaan dan pengalamannya semasa kecil. Pengarang berhasil memaparkan peristiwa demi peristiwa secara berkesinambungan dan menuntut pembaca untuk menyelesaikan jalan cerita sampai akhir. Pengarang menceritakan pertemuan tentara Jepang dengan tokoh di kebun belakang rumah. Cerita beranjak dari propaganda Jepang yang mengajak rakyat Indonesia berjuang untuk memenangkan perang Asia Timur Raya.

Unsur resensi yang menonjol dalam penggalan resensi moral di atas adalah…
A. Penokohan C. Alur E. Latar
B. Sudut pandang D. Tema


MATERI KEENAM

RINGKASAN MATERI

A. Karya Tulis
Karya tulis yang ditulis berdasarkan hasil penelitian disebut karya ilmiah. Karya ilmiah yang lengkap biasanya terbagi menjadi tiga bagian besar, yakni (1) bagian pelengkap pendahuluan, (2) bagian isi atau pembahasan, dan (3) bagian pelengkap penutup.
Bagian pelengkap pendahuluan terdiri atas halaman judul, halaman motto, halaman pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, arti lambing dan singkatan dan abstrak.
Bagian isi atau pembahasan terdiri atas bab pendahuluan yang meliputi : (1) latar belakang, (2) perumusan masalah, (3) ruang lingkup masalah, (4) tujuan penulisan, (5) metode penelitian, dan (6) sistematika penulisan; bab pembahasan; dan bab kesimpulan dan saran.
Bagian pelengkap penutup antar lain, daftar pustaka dan lampiran.
Kata pengantar berfungsi sebagai surat pengantar kepada pembaca yang isinya berbagai hal mengenai karya tulis tersebut.
Daftar isi merupakan gambaran isi secara singkat. Judul – judul Bab ditulis dengan huruf capital, judul – judul sub bab ditulis dengan huruf kecil kecuali huruf awal dari kata – kata yang penting.
Abstrak berisi garis besar dari karya tulis. Isinya lebih singkat dari pada kesimpulan.
Bab pendahuluan berfungsi untuk menarik perhatian pembaca dan memberikan arahan terhadap masalah – masalah yang akan diuraikan. Pada bagian ini biasanya diuraikan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian, ruang lingkup, metode penelitian, dan sistematika penulisan.
Bab pembahasan / isi merupakan tubuh karangan yang mempunyai bagian yang sangat ensensial. Dalam bagian ini terdapat semua masalah yang dijabarkan secara sistematis. Artinya dalam penyusunan harus beraturan dan konsisten. Pembagian bab ke sub bab harus sesuai dengan tingkatan – tingkatan yang sederajat.
Kesimpulan dan saran merupakan inti dari uraian yang btelah dijelaskan dalam tubuh. Kesimpulan harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Begitu pula dengan saran, kepada siapa saran ditujukan, dan kemungkinan adanya perbaikan.
Daftar pustaka merupakan daftar buku atau artikel yang menunjang hasil pengamatan penulis. Daftar pustaka biasanya memuat nama pengarang (dibalik), tahun terbit, judul buku (digaris bawahi atau dicetak miring), tempat penerbit, penerbit.
Contoh daftar pustaka :

Keraf, Gorys. 1986. Komposisi. Jakarta:Gramedia
Sumardjo,Jakob dan Saini K.M.(ed).1997.Apresiasi Kesusastraan.Jakarta:Gramedia.
Alwi,Hasan,dkk.2000.Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.Jakarta:Balai Pustaka.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1993.Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta:Balai Pustaka.

Lampiran disusun setelah daftar pustaka. Lampiran dapat berupa sruktur organisasi, peta kelurahan, dll.

Contoh Soal :
1. Dari hasil wawancara di lapangan, penulis menemukan banyak golongan tua (orang tua, kaum pendidik, pejabat kelurahan, dan para pemuka masyarakat) yang berpendapat bahwa sebenarnya pelajar mempunyai peranan yang besar dalam pembangunan masyarakat terutama pembangunan lingkungan. Namun, kemauan para pelajar untuk turut serta dalam pembangunan tersebut makin kecil sehingga saat ini tidak terlihat peranan dan pengaruhnya.

Paragraf di atas merupakan kutipan karya tulis ilmiah, yakni bagian…
A. Kata pengantar
B. Latar belakang
C. Perumusan masalah
D. Pembahasan / isi
E. Saran
2. Judul buku : Cermat Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi
Pengarang : E. Zaenal Arifin, S. Amran Tasai
Penerbit / tempat / tahun : Akademika Pressindo, Jakarta, 2000
Penulisan daftar pustaka berdasarkan sumber di atas adalah…
A. Arifin, E. Zaenal dan Tasai, S. Amran. 2000. Cermat Berbahasa Indonesia
Untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.

B. Zaenal Arifin, Tasai, S. Amran. 2000 . Cermat Berbahasa Indonesia untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.
C. Arifin, E. Zaenal dan S. Amran, 2000. Cermat Berbahasa Indonesia
Untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.
D. Arifin, E. Zaenal dan S. Amran Tasai. 2000. Cermat Berbahasa Indonesia
Untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.
E. Zaenal Arifin, S. Amran Tasai. 2000 . Cermat Berbahasa Indonesia untuk
Perguruan Tinggi. Jakarta: Akademika Pressindo.

B. Proposal
Proposal (usulan) adalah suatu saran atau permintaan kepada seseorang atau suatu badan untuk mengerjakan atau melakukan suatu pekerjaan.
Secara konkret proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan (proyek) yang bersifat formal. Proyek yang dimaksud dapat mengenai pekerjaan fisik, seperti pembangunan gedung, dan dapat pula mengenai pekerjaan non fisik, misalnya proyek pemberantasan buta huruf.
Berdasarkan bentuknya proposal dapat dibedakan yaitu proposal berbentuk formal, semi formal, dan formal.
Proposal berbentuk formal sekurang – kurangnya ada tiga bagian utama, yaitu: (1) bagian pelengkap pendahuluan, yang terdiri atas sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata pengantar), ikhtisar (abstrak), daftar isi, dan penegasan permohonan; (2) isi proposal, terdiri atas pembatasan masalah, latar belakang, tujuan, luas – lingkup, dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (panitia), keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya; (3) bagian pelengkap penutup, yang berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.
Susunan dan perincian tiap bagian di atas tidak mutlak harus mengikuti pola tersebut, kemungkinan ada bagian yang dapat di gabungkan.
Proposal semi formal non formal merupakan variasi dari bentuk formal, karena tidak memenuhi syarat – syarat tertentu atau tidak selengkap seperti proposal bentuk formal.
Isi sebuah proposal ada yang sederhana dan ada pula yang kompleks. Isi proposal yang kompleks, seperti yang terdapat dalam bentuk formal di atas, sedangkan isi proposal yang sederhana hanya meliputi: (1) nama kegiatan (judul); (2) dasar pemikiran; (3) tujuan dan manfaat; (4) ruang lingkup; (5) waktu dan tempat kegiatan; (6) penyelenggara / panitia; (7) anggaran biaya; dan (8) penutup (Finoza 1999:159)
Contoh format proposal kegiatan studi tour dengan bentuk dan variasi yang lainnya.
PROPOSAL
STUDI TOUR SMU BINA SISWA
I. Dasar Pemikiran
A………………
B………………
II. Tujuan
………………..
III. Sasaran
………………..
IV. Metode
………………..
V. Pelaksanaan
A. Waktu :…………………
B. Tempat :…………………
C. Jumlah Peserta :…………………

1. Siswa :…………………
2. Staf Pengajar :…………………
3. Staf Administrasi :…………………
VI. Rencana Anggaran : terlampir
VII. Kepanitiaan
Pelindung :…………………
Pengarah :…………………
Ketua :…………………
Sekretaris :…………………
Bendahara :…………………
Seksi – seksi :…………………
Dst
VIII. Acara : Terlampir
IX. Penutup

Mengetahui Jakarta, 20 Mei 1986
Ketua Sekretaris
ttd ttd

………… …………
Menyetujui
Kepala SMU Bina Siswa
ttd
…………………………



Contoh Soal :
1. Akhir – akhir ini banyak siswa yang suka bertawuran. Hamper setiap hari kita dengar ada tawuran. Tidak sedikit korban jiwa yang terkena tusukan benda tajam. Untuk menanggulangi hal seperti itu, maka kami Musyawarah Kepala Sekolah (MKS) se – DKI akan mengadakan seminar tentang… dan seterusnya.
Paragraf di atas merupakan kutipan dari proposal yang dituangkan pada bagian……
A. Masalah
B. Tujuan
C. Latar belakang
D. Luas – lingkup
E. Pelaksanaan


C. Teks Pidato
Teks pidato biasanya terdiri atas paragraph pembuka, paragraph isi, dan paragraph penutup. Paragraph pembuka biasanya berisi kalimat sapaan kepada pendengar. Isi pidato dituangkan pada paragraph berikutnya. Bagian ini merupakan bagian yang paling penting karena di dalamnya diungkapkan pokok – pokok permasalahan yang akan disampaikan kepada pendengar. Paragraph terakhir berupa penutup dari pidato, biasanya berisi imbauan, ajakan dan kesimpulan serta ucapan terima kasih.

Contoh Soal :
1. Karena itu, sekali lagi saya minta agar tidak ada lagi yang terlambat datang; tidak ada lagi yang berani merokok; dan tidak ada lagi yang meninggalkan jam pelajaran tanpa seizin piket.
Kutipan teks pidato di atas berisi…
A. Sapaan
B. Isi
C. Imbauan
D. Ucapan terima kasih
E. Harapan


SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KEENAM

1. Jumlah wanita yang akan diwawancarai kami terapkan sebanyak 30 orang. Mereka kami pilih yang sedikitnya berpendidikan SLTA agar mampu mengerti pertanyaan – pertanyaan yang akan diajukan. Kenyataan yang kami hadapi hanya 3 orang saja (10%) yang berpendidikan SLTA, sedangkan lainnya berpendidikan akademi atau universitas.
Langkah selanjutnya, pewancara saya tentukan wanita juga dan harus sudah cukup di kenal oleh responden sehingga dari mereka lebih banyak jawaban yang keluar. Untuk itu, Yati dan Ninik mengerahkan teman – temannya untuk melakukan wawancara.
Mencermati isinya, penggalan di atas termasuk laporan hasil…
A. Pengamatan C. Penelitian E. Pemantauan
B. Percobaan D. Kegiatan

2. Bahasa laporan hendaknya memenuhi criteria sebagai berikut, kecuali……
A. Logis C. Jelas E. Menarik / indah
B. Baku D. Mudah dipahami

3. kalimat kesimpulan rapat yang tepat adalah……
A. Rapat menyimpulkan bahwa keputusan akhir terserah pada semua peserta rapat
B. Bagaimana pun keputusan ini baru merupakan langkah awal
C. Berdasarkan kesepakatan dan pertimbangan bersama maka peserta rapat menyimpulkan bahwa semua siswa kelas II dinyatakan naik kelas
D. Tiada gading yang tak retak, jadikanlah keputusan ini sebagai langkah awal program kerja kita
E. Apa pun yang terjadi kita harus tetap mendukung keputusan rapat secara sukarela, ikhlas dan setia

4. Kalimat simpulan diskusi yang baik adalah……
A. Para peserta diskusi hendaknya menyetujui simpulan ini
B. Mengingat suara terbanyak, maka diskusi ini saya simpilkan
C. Sebaiknya para peserta diskusi menyadari bahwa simpulan ini adalah milik bersama
D. Hendaknya Saudara paham bahwa setiap diskusi ada simpulan
E. Sebelum diskusi ini berakhir, akan kami bacakan beberapa simpulan

5. Mengutip dari sumber tertulis yang benar adalah……
A. Pertama, komposisi program studi di kampus tidak sesuai dengan variasi kebutuhan tenaga kerja di lapangan kedua, terjadi degradasi mutu lulusan
B. Oleh karena itu, bekerja tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia, baik secara fisik maupun psikologis
C. Argumentasi itu tidak lain daripada usaha untuk mengajukan bukti – bukti atau menentukan kemungkinan – kemungkinan untuk menyatakan sikap atau pendapat mengenai suatu hal (Gorys Keraf, 1989 : 3)
D. Gorys Keraf (Komposisi : 1989 hal 3) menjelaskan bahwa argumentasi adalah suatu retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain
E. Yaitu alur, penokohan, bahasa, dan symbol – symbol yang dipakai oleh pengarang (Imam Syafe’ie dan A. Syukur Ghozali, 1995 hal. 10)

6. Kalimat di bawah ini yang merupakan kalimat pembatasan masalah ilmiah adalah……
A. Alasan penulis membahas kemasan karton minuman karena kemasan karton lebih rapuh daripada kemasan kaleng atau kemasan botol
B. Mengingat terbatasnya pengetahuan penulis, penulis membatasi penelitian ini pada uji total asam karena banyak produk minuman kemasan karton kelompokm sari buah berasa asam
C. Kemasan karton cukup tipis, murah, tetapi tidak tahan terhadap tekanan, kemungkinan udara masuk dan bakteri aerob dapat hidup
D. Alasan penulis membahas kemasan karton minuman karena produk minuman kemasan karton banyak beredar di pasaran
E. Dalam minuman kemasan karton terdapat zat – zat potongan yakni bakteri penyebab penyakit perut (coliform)

7. Penulisan daftar pustaka yang benar adalah…
A. R. A. Kartini. 1987. Habis Gelap Terbitlah Terang. Jakarta: Balai Pustaka.
B. Keraf, Gorrys. 1985. Argumentasi dan Narasi. Ende Flores: Pustaka Jaya.
C. Gorrys, Keraf. 1985. Argumentasi dan Narasi. Ende Flores: Pustaka Jaya.
D. Kridalaksa, Harimurti dan Kentjono, Joko, Seminar Bahasa Indonesia 1968, Ende Flores: Nusa Indah, 1971.
E. Rosidi, Ayib, 1977. Laut Biru Langit Biru, Pustaka Jaya, Jakarta.

8. Maksud kami mengadakan kegiatan ini adalah untuk : 1. Mempererat hubungan antar siswa di SMU ini. 2. Memacu kreatifitas dalam bidang fotografi. 3. Membentuk kegiatan remaja yang positif.
Bagian proposal di atas termasuk…
A. Latar Belakang C. Tujuan E. Anggaran
B. Dasar Pemikiran D. Kepanitiaan

9. Untuk mengisi liburan caturwulan, teman – teman sekelas akan melaksanakan kegiatan bakti social berupa pasar murah di desa. Proposal kegiatan tersebut telah disusun untuk dibahas bersama sebelum diajukan kepada kepala sekolah dan pihak – pihak lain guna mendapatkan persetujuan dan bantuan. Dalam proposal termuat hal – hal (a) latar belakang dan dasar pemikiran, (b) jenis kegiatan, (c) anggaran / pembiayaan, (d) waktu dan tempat pelaksanaan, dan (e) susunan panitia

Bagian yang belum tercantum dalam proposal tersebut adalah…
A. Nama pabrik yang memproduksi barang yang akan dijual
B. Maksud dan tujuan kegiatan
C. Nama siswa pertama – tama mempunyai ide untuk menyelenggarkan pasar murah
D. Pembagian tugas setiap siswa dalam penyelenggaraan pasar murah
E. Bentuk kegiatan persiapan yang telah dilakukan dalam rangka penyelenggaraan pasar murah

10. Kalimat penutup pidato yang tepat adalah…
A. Berhubung waktunya mepet, pidato ini diakhiri saja ya!
B. Rasanya, pidato saya tidak perlu berpanjang – panjang nanti rasanya tidak etis
C. Sekian dulu pidato saya, saya harap saudara – saudara mencerna pidato saya dengan baik
D. Sebelum pidato ini saya akhiri, mohon dimaafkan kalau ada kata – kata yang kurang berkenan
E. Rasanya, materi pidatonya sudah habis, makanya akan segera saya akhiri biar anda – anda tidak bosan

11. Kalimat penutup pidato yang tepat adalah…
A. Terima kasih atas perhatian anda, jangan sampai lupa pada jasa – jasa para pahlawan
B. Akhirnya, saya tutup dengan harapan pidato saya ini bermanfaat
C. Saya mengajak Saudara untuk mengikuti jejak para pahlawan
D. Demikian pidato saya, semoga kita dapat meneladani dan meneruskan perjuanganpara pahlawan
E. Akhirnya, saya menghimbau saudara agar terus mengenang jasa – jasa para pahlawan

12. Memiliki kemampuan berbicara tidaklah semudah yang dibayangkan orang. Banyak ahli terampil menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan namun sering mereka kurang terampil menyajikannya secara lisan (langsung). Oleh karena itulah perlu kiranya diadakan lomba diskusi panel untuk tingkat SMU se – DKI ini. Sebagai wadah bagi siswa berlatih berbicara dan mengeluarkan pendapat.

Penggalan proposal kegiatan di atas merupakan unsure proposal bagian…
A. Pendahuluan C. Tema E. Perkiraan Anggaran
B. Sasaran D. Dasar Pemikiran

13. Sekian sambutan kami, mohon maaf apabila pengarahan kami tidak memuaskan. Terus – terang saja kami sebenarnya belum materi yang kami sajikan ini, karena diminta memberikan pengarahan ini secara mendadak sehingga kurang persiapan. Di samping itu, pengetahuan kami di bidang ini memang kurang, hal ini disebabkan oleh pendidikan kami yang minim, sekali lagi mohon maaf.

Komentar yang tepat dari penggalan teks di atas adalah…
A. Pemberi pidato cukup bagus karena beliau berterus terang apa adanya.
B. Pemberi pidato cukup bagus karena beliau bersikap konsekuen.
C. Sikap pemberi pidato dalam sambutannya cukup jantan.
D. Sikap yang ditunjukkan pemberi pidato kuarng bagus, karena terlalu jujur.
E. Sikap yang ditunjukkan pemberi pidato kuarng bagus, karena terlalu merendahkan diri.

14. Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masuh jauh dari senpurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak.

Bagian karya tulis di atas terdapat bpada bagian…
A. Saran C. Isi E. Kata Pengantar
B. Simpulan D. Pendahuluan

15. Saudara, saudara… pada peringatan Hari Anak Nasional ini, kami mengharap agar semua jajaran yang ada di kota ini ikut peduli terhadap hak anak. Anak tanpa bimbingan orang tua akan tumbuh menjadi liar dan pribadinya tak akan terbentuk dengan baik. Oleh karena itu, kami mengajak warga masyarakat, mulai dari tingkat keluarga, masyarakat, sekolah, dan lembaga – lembaga lainnya untuk ambil bagian dalam memberdayakan potensi anak menjadi generasi yang siap bersaing di tingkat global.

Isi penggalan pidato di atas berupa…
A. Paparan C. Alasan E. Ulasan
B. Lukisan D. Imbauan

16. Penulisan judul karya tulis yang tepat terdapat pada…
A. SUMBER ENERGI LISTRIK KINI DAN MASA YANG AKAN DATANG
B. SUMBER ENERGI LISTRIK KINI dan MASA yang AKAN DATANG
C. SUMBER ENERGI LISTRIK KINI dan MASA YANG AKAN DATANG
D. Sumber Energi Listrik Kini dan Masa Yang Akan Datang
E. Sumber Energi Listrik Kini Dan Masa Yang Akan Datang

17. Judul buku : Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia
Pengarang : Harimurti kridalaksana
Tahun : 1992
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tempat terbit : Jakarta

Penulisan daftar pustaka yang benar untuk data buku di atas adalah…
A. Harimurti kridalaksana. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
B. Kridalaksana, Harimurti. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Gramedia Pustaka Utama : Jakarta.
C. Kridalaksana, Harimurti. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
D. Harimurti kridalaksana. 1992. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta . Gramedia Pustaka Utama.

18. Kalimat wawancara yang menggunakan kat asapaan adalah…
A. Menurut Anda, siapa yang selama ini dianggap sebagai biang keladi munculnya kerusuhan?
B. Anda saya minta datang ke kantor polisi hari Senin
C. Bapak Anda datang ke tempat kejadian pukul berapa?
D. Bagaimana Anda bisa menjadi anak baik, lingkungan sudah tidak mendukung
E. Saya minta Bapak mengungkapkan secara jujur, untuk kelancaran pemeriksaan

19. Laporan Pengamatan Daerah Pemukiman Transmigrasi Transabangdep, singkatan dari transmigrasi Swakarsa Pengembangan Desa Potensial, merupakan upaya penataan dan pengembangan desa di daerah transmigrasi yang masih memiliki potensi sumber daya alam dikembangkan.

Lokasi pemukiman transbangdep yang dikembangkan tahun 1992/1993 adalah Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan di kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banyar, Propinsi Kalimantan Selatan dengan rencana penempatan 250 KK. Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan merupakan desa berdampingan yang pertumbuhannya relatif lambat akibat kurangnya penduduk yang bgerdampingan yang memiliki keterampilan untuk mangolah dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang tersedia. Untuk memenuhi penduduk sesuai dengan keterampilan dan jenis usaha yang dibutuhkan bagi pembangunan desa – desa tersebut masyarakat mengharapkan dikembangkannya Program Transmigrasi Swakarsa.

Lokasi Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan dapat dicapai dengan kendaraan angkutan umum serta ojek. Fasilitas yang tersedia di desa ini adalah 2 unit SD Negeri, 1 unit Puskesmas Pembantu, 2 unit Masjid, dan 3 Surau.......
Tanggapan yang tepat terhadap penggalan laporan di atas adalah...
A. Transmigrasi Swakarsa Pengembangan Desa Potensial perlu dikembangkan untuk kemajuan Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan.
B. Fasilitas umum yang telah tersedia di Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan sudah lengkap dan sempurna.
C. Pertumbuhan dan kemajuan Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan.
D. Dengan fasilitas yang disediakan pasti akan menjamin keberhasilan pengembangan Desa Sumber Baru dan Sumber Harapan.
E. Penggalan laporan tersebut sudah mencerminkan kesempurnaan sebuah laporan.

20. Seiring dengan semakin meningkatnya miant anak lulusan SMU melanjutkan ke perguruan tinggi tanpa disertai dengan tempat penampungan lulusan perguruan tinggi yang memadai, maka jauh – jauh hari para orang tua serta para pendidik berusaha memberi bekal atau pengarahan kepada para pelajar SMU.

Kalimat pembuka pidato pengarahan yang paling tepat untuk ilustrasi di atas adalah...
A. Untuk menjaga supaya begitu lulus dari perguruan tinggi para siswa.
B. Selamat datang kami ucapkan atas kedatangan anak – anak pada kesempatan ini.
C. Anak – anak sekalian, pada kesempatan ini Bapak akan memberi pengarahan tentang perlunya pertimbangan antara pemilihan jurusan di perguruan tinggi dengan lapangan kerja yang memungkinkan.
D. Acara ini kami awali dengan bacaan doa.
E. Pada kesempatan ini para siswa disuruh berkumpul di sini bersama – sama.

21. Perhatikan contoh notulen berikut ini!

(1) Laporan hasil rapat kenaikan kelas
Acara pembukaan dipimpin..........
Pelaksanaan:
Memutuskan kenaikan 100%
Semua siswa di acak.
Acara penutup dipimpin...
Yogya,..........
Kepala Sekolah Sekretaris
......................... .................
(2) Laporan Hasil Rapat Kenaikan Kelas SMUN 1 Sandu, Yogyakarta. Pelaksanaan tanggal....
Acara :
1. Pembukaan
2. Sambutan Kepala Sekolah
3. Pengesahan Kenaikan Kelas
4. Penutup

Hasil :
1. Kelas I Jumlah siswa 240
Naik : 237, Tidak Naik 3
2. Kelas II Jumlah siswa 240
Naik : 238, Tidak Naik 2
Yogya,..........
Kepala Sekolah Sekretaris
......................... .................
(3) Laporan Hasil Rapat Kenaikan Kelas
Acara :
.....................
.....................
Pelaksanaan
.....................
.....................
Yogya,..........
Kepala Sekolah Sekretaris
......................... .................

(4) Laporan Hasil Rapat Kenaikan Kelas
Pembukaan
.....................
.....................
Isi
.....................
.....................
Penutup
.....................
.....................
Yogya,..........
Kepala Sekolah Sekretaris
......................... .................

(5) Laporan Hasil Rapat Kenaikan Kelas
No :
Hal :
Acara
.....................
.....................
.....................
Kegiatan
.....................
.....................
.....................
Penutup
.....................
.....................
.....................
Yogya,..........
Kepala Sekolah Sekretaris
......................... .................

Contoh notulen yang benar adalah nomor............
A. Pertama C. Ketiga E. Kelima
B. Kedua D. Keempat

22. Pahamilah ilustrasi ceramah kemasyarakatan ini!

Dalam rangka memperingati hari ulang thun sekolah, OSIS di sekolah menggalakkan GDN. Kegiatan ini dapat dilaksanakan melalui Paskibra, PKS, dan PMR. Sekolah mengawali kegiatan tersebut dengan ceramah.

Kalimat pembuka dalam ceramah yang paling tepat sesuai dengan ilustrasi adalah......
A. Dalam rangka menegakkan Gerakan Disiplin Nasional, maka OSIS diharapkan dapat melaksanakan melalui kegiatan Paskibra, PMR, dan PKS.........
B. Untuk mengawali kegiatan ulang tahun sekolah, maka OSIS dapat memulai kegiatannya dengan me – masyarakatkan Gerakan Disiplin Nasional melalui Palang Merah Remaja.
C. Gerakan Disiplin Nasional bukan hanya milik rakyat awam saja, melainkan juga untuk pelajar.
D. Dalam ceramah ini, topik yang akan kita bahas yaitu masalah GDN yang dapat dilaksanakan oleh OSIS melalui Paskibra, PMR, PKS dan PMR.
E. Kegiatan ceramah kali ini kita isi dengan menggalakkna GDN melalui OSIS.

23. Kualitas anak – anak, pemilik masa depan, sangat ditentukan oleh perlakuan kita terhadap mereka sat ini. Maju mundurnya suatu bangsa di masa depan sangat dipengaruhi oleh kesiapan fisik, mental, sosial, maupun intelektual generasi yang saat ini masih berbeda dalam fase kanak – kanak.

Dalam karya tulis, uraian di atas merupakan bagian.........
A. tujuan penulisan
B. latar belakang
C. pembatasan masalah
D. landasan teori
E. permasalahan

24. Topik karya tulis :

Pengangguran Intelektual Disinyalir Terus Meningkat.

Kesimpulan yang tepat untuk karya tulis di atas berisi tentang........
A. Penyebab intelektual semakin banyak yang menganggur serta saran, solusi penanganan pengangguran.
B. Penjelasan pengangguran selalu bertambah dan saran solusi penanganan pengangguran.
C. Penyebab intelektual semakin banyak yang menganggur dan imbauan menyediakan lapangan kerja.
D. Penjelasan pengangguran intelektual selalu bertambah dan imbauan menyediakan lapangan kerja.
E. Penyebab semakin bertambahnya pengangguran intelek dan pelukisan nasib penganggur.

25. Pembahasan karya tulis ini penulis awali dengan mengetengahkan masalah yang berkaitan dengan peranan pelajar dalam menciptakan kamtibmas. Secara umum, pelajar merupakan bagian dari masyarakat. Oleh karena itu, pelajar tidak mungkin terlepas dari tanggung jawab dalam kamtibmas., baik secara langsung maupun tidak langsung. Mengingat luasnya jangkauan pembahasan maka pembahasan tersebut akan dibatasi ruang lingkupnya.

Pertanyaan yang sesuai dengan pendahuluan di atas adalah...
A. Apakah remaja mempunyai sikap acuh tak acuh terhadap kamtibmas?
B. Benarkah remaja merupakan bagian dari masyarakat?
C. Kapankah remaja harus berperan langsung dalam menciptakan kamtibmas?
D. Umur berapakah seseorang dikelompokkan sebagai remaj?
E. Bagaimanakah hubungan antara remaja dan orang tua dalam menciptakan kamtibmas?

26. Unsur berikut yang tidak terdapat pada kata pengantar adalah...
A. Alasan pemilihan judul
B. Ucapan terima kasih
C. Penjelasan maksud penulisan
D. Ucapan syukur kepada Tuhan
E. Harapan – harapan penulis karangan

27. Kalimat yang tepat pilihan katanya adalah...
A. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya.
B. Pemimpin upacara dipersilahkan untuk mengambil tempat.
C. Untuk mempersingkat waktu baiklah saya mulai diskusi ini.
D. Selanjutnya sambutan Bapak Camat, waktu kami persilahkan.
E. Para hadirin dapat dipersilahkan mengisi tempat deretan di depan.

28. Penulisan daftar pustaka yabg tepat adalah...
A. Keraf, Gorys. 1991. Tata Bahasa Rujukan Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Gramedia Widisarana.
B. Soedjito, 1988. Kosakata Bahasa Indonesia. Jakarta : PT Gramedia
C. Marga T, 1992. Gema Sebuah Hati. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama.
D. JS Badudu, 1985. Pelik – pelik Bahasa Indonesia. Bandung : Pustaka Prima.
E. Joko Pradopo, Rachmat. 1997. Pengkajian Puisi. Yogyakarta : Gajah Mada Universitas Press.

29. Sebuah karya ilmiah diolah berdasarkan berbagai ketentuan yang logis. Salah satu pondasi karya ilmiah perlu ada latar belakang masalah. Latar belakang masalah tersebut terdapat pada bagian...
A. Inti masalah
B. Kesimpulan dan saran
C. Perumusan masalah
D. Pemecahan masalah
E. Pendahuluan

30. Kalimat yang dipakai dalam karya ilmiah adalah........
A. Keseimbangan lingkungan adalah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita sehari – hari
B. Pendapat yang anda kemukakan perlu diperjelas dengan fakta
C. Sebagian besar dari pada penduduk indonesia berada di pedesaan
D. Populasi kupu – kupu di lingkungan kita sudah hampir punah, hal itu membuktikan bahwa keadaan lingkungan sudah banyak yang rusak
E. Silahkan anda mengamati dan ikut memikirkan kemudian berikan hal yang terbaik guna mencari jalan keluarnya.




MATERI KETUJUH

RINGKASAN MATERI

A. Hubungan Makna
Hubungan makna antarkata dapat berwujud : sinonim, homonym, homograf, homofon, polisemi, hiponim dan hipernim (superordinat).
1. Sinonim
Sinonim ialah dua kata atau lebih yang memiliki makna sama atau hampir sama.
Contoh :
a. Yang sama maknanya
Sudah – telah
Sebab – karena
b. Yang hampir sama maknanya
Untuk – bagi – buat – guna
Cinta – kasih – saying

2. Antonim
Antonim adalah kata – kata yang berlawanan makna.
Contoh :
Besar X kecil
Ibu X bapak

3. Homonim
Homonim ialah dua kata atau lebih yang ejaan dan lafalnya sama, tetapi maknanya berbeda.
Contoh :
Buku 1 : buku kaki/tangan ‘tulang sendi’
Buku 2 : buku tulis ‘kitab’

4. Homograf
Homograf adalah kata – kata yang sama ejaannya, tetapi ucapan dan artinya berbeda.
Contoh :
Mental 1 : mental dari sepeda ‘terpelanting’
Mental 2 : mental baja ‘batin, jiwa’

5. Homofon
Homofon adalah kata – kata yang ucapannya sama, tetapi ejaan dan artinya berbeda.
Contoh :
Sangsi : tidak sangsi ‘ragu – ragu, bimbang’
Sanksi : tidak ada sanksinya ‘tindakan, hukuman’

6. Polisemi
Polisemi adalah satu kata yang memiliki makna banyak
Contoh :
a. Didik jatuh dari sepeda
b. Harga gabah jatuh. ‘merosot’
c. Setiba di rumah dia jatuh sakit. ‘menjadi’
d. Dia jatuh dalam ujian. ‘gagal’

7. Hiponim dan Hipernim
Hiponim adalah kata – kata yang tingkatnya ada di bawah kata yang menjadi superordinat/hipernim (kelas atas), sedangkan hipernim adalah sebaliknya.
Contoh :
Kata bunga merupakan superordinat, sedangkan mawar, melati, anggrek, flamboyan, dan sebagainya merupakan hiponimnya.

Contoh Soal :
1. Pasangan kalimat yang menggunakan kata berpolisemi adalah…
A. Sejak tadi ia berdiri di pinggir jalan menunggu temannya.
Gedung tinggi itu berdiri kokoh menghiasi jalan raya.
B. Kakiku pegal karena setiap hari harus naik ke lantai empat.
Setiap pagi para petani turun ke sawah sambil membawa cangkul.
C. Pak Ramdani terkena bisa ular sehingga kedua kakinya bengkak.
Hati – hati terhadap bisa ular itu karena dapat mematikan.
D. Penyanyi rock itu membawakan lagu – lagu barat kelasik.
Sebaiknya kita memakai rok panjang bila pergi ke pesta.
E. Pejabat teras itu sangat dihormati oleh bawahannya.
Setiap sore kami duduk di teras sambil menikmati teh manis.

2. Para penonton tertawa menyaksikan Bang Fei’ yang kocak itu menerima hadiah mobil dari Bank Centaral Asia.
Kalimat yang memakai kata yang sejenis (kata yang dicetak miring) dengan kalimat di atas adalah…
A. Pak Hamdan duduk di teras sambil minum kopi menunggu kedatangan pejabat teras kantornya.
B. Setelah selesai apel bendera para siswa duduk sambil makan apel sebagai pelepas dahaga.
C. Pasang tenda itu dan jangan terlalu dekat dengan laut yang sedang pasang, nanti berbahaya!
D. Ternyata kali Cisadane Tangerang itu lebarnya tiga kali lipat dari kali Cibeureum Sukabumi.
E. Pada masa sekarang pemimpin harus mampu dalam menghadapi massa yang sedang bergejolak.


B. Peribahasa dan Ungkapan
Peribahasa ialah bahasa berkias berupa kalimat atau kelompok kata tetap susunannya. Berdasarkan iainya. Peribahasa mencakup pepatah, perumpamaan, pemeo, dan ungkapan.
Pepatah ialah sejenis Peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran dari orang tua – tua.
Contoh :
Hancur badan dikandung tanah, budi baik dikenang jua.
‘Budi baik itutidak akan dilupakan orang.’

Perumpamaan ialah sejenis Peribahasa yang berisi perbandingan. Biasanya menggunakan kata : seperti, bagai, bak, laksana, dan lain – lain.
Contoh :
Seperti air dengan tebing.
‘Persahabatan yang kokoh dan tolong menolong’

Ungkapan atau idiom adalah gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan dengan makna unsur yang membentuknya.
Contoh :
Tinggi hati : ‘sombong’
Ringan kepala : ‘mudah belajar’
Darah daging : ‘anak kandung’
Dingin hati : ‘tidak bersemangat’
Uang panas : ‘uang tidak halal’
Panas rezeki : ‘sukar mencari rezeki’


Contoh soal :

1. Janganlah kita seperti Tong kosong nyaring bunyinya.
Kalimat yang mengandung Peribahasa yang semakna dengan Peribahasa di atas adalah…
A. Anak itu tidak disukai karena seperti Air beriak tanda tak dalam.
B. Memberi sesuatu kepada dia Laksana kera mendapat bunga.
C. Setiap saat kedua pasangan itu bagai api dengan asap.
D. Kedua orang itu seperti anjing dengan kucing.
E. Adik – kakak itu walaupun berjauhan seperti air dicencang tiada putus.

2. Peter seorang pelajar yang pandai, bahkan ia pernah meraih medali emas tingkat internasional di Bali dalam lomba fisika. Namun, ia tidak sombong dengan kepandaiannya itu. Ia selalu sopan dan baik kepada siapa saja.
Peribahasa yang tepat untuk menggambarkan kehidupan di atas adalah….
A. Seperti ilmu padi kian berisi kian runduk.
B. Bagai air di atas daunt alas.
C. Tak ada gading yang tak retak.
D. Bagai bumi dengan langit.
E. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.


3. Orang itu terlalu besar hati untuk memenangkan perlombaan pidato itu.
Ungkapan yang semakna dengan ungkapan di atas adalah…
A. Janganlah kecil hati dalam menghadapi segala masalah.
B. Janganlah tinggi hati walaupun kita pintar dan kaya.
C. Janganlah berat hati dalam melakukan suatu pekerjaan.
D. Berlapang hatilah dalam menghadapi semua cobaan.
E. Saya tidak sampai hati untuk meninggalkan dia seorang diri.


C. Majas
Majas ialah bahasa berkias yang dapat menghidupkan atau meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu.
Macam – macam Majas :
1. Simile (perumpamaan) ialah majas yang berupa perbandingan dua hal yang pada hakikatnya berbeda tetapi sengaja dianggap sama. Biasanya dinyatakan dengan kata : seperti, bagai, sebagai, laksana, bak, ibarat, dan sebagainya.
Contoh :
Bedanya seperti langit dan bumi.

2. Metafora ialah perbandingan yang singkat dan padat dinyatakan secara implicit dan langsung.
Contoh :
Bunga bangsa (pemuda), kuli tinta (wartawan), raja siang (matahari).

3. Personifikasi ialah majas yang menggambarkan benda – benda tak bernyawa seolah – olah memiliki sifat – sifat insani (seperti manusia).
Contoh :
Badai mengamuk merobohkan rumah – rumah.

4. Antitesis ialah majas yang berupa paduan dua kata yang berlawanan.
Contoh :
Bahasa dapat menunjukkan tinggi rendahnya bangsa.

5. Alegori ialah cerita yang diceritakan dalam lambing – lambing. Alegori kerapkali mengandung sifat – sifat atau spiritual. Biasanya alegori merupakan cerita – cerita yang panjang dengan tujuan yang terselubung. Alegori dapat berbentuk puisi atau prosa. Misalnya : Kancil dan Buaya.


Contoh soal :
1. Pedihnya seperti diiris dengan sembilu.
Majas yang tidak sejenis dengan majas di atas adalah…
A. Kedua gadis kembar itu bagaikan pinang di belah dua.
B. Hamparan padi yang menguning laksana emas yang berkilau.
C. Ketika ditanya, orang itu hanya diam seperti patung.
D. Ia sudah dianggap sampah masyarakat di lingkungannya.
E. Sejak ditingga kekasihnya, ia bersifat dingin bak gunung es.




SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KETUJUH

1. Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata berhiponim adalah…
A. Pemerintah menaikkan bahan baker minyak di antaranya bensin, minyak tanah, solar.
B. Kita tahu bahwa tahu adalah makanan bergizi.
C. Bisa ular bisa mematikan seseorang.
D. Pukul berapa ia kena pukul?
E. Syarat menjadi guru teladan harus sarat pengalaman.

2. Kita nanti hanya makan angin saja.

Makna ungkapan makan angin di atas adalah…
A. Berjalan – jalan untuk mencari angina segar.
B. Duduk – duduk sekedar menghabiskan waktu.
C. Diam tenang tidak mengganggu orang lain.
D. Bergembira sambil menghirup udara bersih.
E. Mengajak teman untuk bersenang – senang.

3. Majas metonimia terdapat dalam kalimat…
A. Dia merasa kesepian di tengah – tengah keramaian pesta itu.
B. Kenaikan harga – harga bahan bangunan terasa sampai mencekik leher.
C. Indonesia berhasil merebut Piala Thomas Cup untuk kedelapan kalinya.
D. Kemarin ayah pergi ke Singapura naik Garuda.
E. Perpustakaan adalah gudang ilmu yang tidak akan habis – habisnya.

4. Selagi jaya pejabat itu dikerumuni orang – orang yang mengaku teman atau saudara. Sekarang ia sudah kehilangan jabatannya. Hilanglah pula orang – orang yang mengaku teman dan saudaranya.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah…
A. Belakang perang pun jika diasah akan tajam.
B. Bunga gugur putik pun gugur.
C. Seperti api dalam sekam.
D. Habis manis sepah dibuang.
E. Pagar makan tanaman.

5. Saya angkat topi atas prestasi yang telah kau raih untuk memajukan sekolah kita.

Makna ungkapan dalam kalimat tersebut sama dengan makna ungkapan yang tersaji dalam kalimat…
A. Akhirnya, pemuda itu angkat bicara di tengah – tengah para demonstran.
B. Ayah memberikan acungan jempol atas keberhasilan saya diterima di perguruan tinggi negeri yang berkualitas.
C. Orang itu angkat muka sewaktu namanya dipanggil maju ke tengah siding.
D. Sudah pada tempatnya Anda unjuk gigi di hadapan pemuda yang kuceritakan itu.
E. Para perusuh itu angkat tangan sewaktu dikepung para petugas keamanan yang berpatroli.

6. Kalimat yang menggunakan majas litotes adalah…
A. Gubuk sederhana inilah hasil karya selama bertahun – tahun.
B. Teman akrab ada kalanya merupakan musuh sejati.
C. Hujan memandikan tanaman di halaman rumah.
D. Kecantikannyalah justru yang mencelakannya.
E. Saya telah mencatat kejadian itu dengan tangan saya sendiri.

7. Pasangan kalimat yang menggunakan kata berpolisemi dengan tepat terdapat pada kalimat…
A. Peringatan ke-59 HUT RI jatuh pada hari Selasa.
Karena kelelahan bekerja, setiba di rumah dia jatuh di halaman.
B. “Selamat pagi, Pak!” sapa sekretaris itu kepada atasannya.
“Berapa pak dia membeli rokok?” Tanya pedagang itu kepada orang suruhannya.
C. Pertandingan sepak bola antara Argentina dan Swedia berakhir seri (1 – 1).
Cerita yang sedang dibaca Tomy adalah cerita Jaka Tingkir seri kedua.
D. Sepeninggal ayah, Ibu sakit – sakitan dan badannya terlihat mengurus.
Istri yang pandai mengurus rumah tangga akan membahagiakan suaminya.
E. Petugas yang telah ditunjuk itu mengukur jalan ke kiri dan ke kanan sepanjang enam meter.
Ibu mengukur kelapa untuk membuat kolak makanan kesayangan ayah.

8. Pasangan kalimat yang menggunakan kata berhomograf adalah…
A. Pemimpin yang baik harus mempunyai mental yang baik pula.
Pengendara yang mengalami kecelakaan itu mental dari sepeda motornya.
B. Buku jari tangan adikku terluka saat mengupas mangga.
Buku bacaan untuk anak – anak sebaiknya mempunyai unsur didik.
C. Kopi surat kenaikan pangkat itu dibuat rangkap dua.
Kopi kiriman Ibu dari Medan sudah dibagi – bagikan kepada tetangga.
D. Kaca jendela rumah itu sudah buram karena jarang dibersihkan.
Andi mengerjakannya di kertas buram.
E. Pada masa sekarang ini bangsa Indonesia sedang mengalami krisis ekonomi.
Gerakan massa dapat dikendalikan oleh aparat.

9. Kata bergaris bawah dalam kalimat ini yang mengalami perubahan makna meluas adalah…
A. Sebaiknya Saudara segera menghadapi pimpinan.
B. Anita menulis surat buat Annisa.
C. Ayah rajin membaca majalah ilmu pengetahuan.
D. Dewasa ini banyak petualang politik yang bingung.
E. Pemerintah menggalakkan program Sarjana masuk desa.

10. Kata yang bersinonim terdapat dalam kalimat…
A. Baik laki – laki maupun perempuan, tua maupun muda turut memeriahkan perayaan hari kemerdekaan RI.
B. Kepala stasiun itu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi malasnya.
C. Mereka tidak tahu dimana tempat orang membuat tahu.
D. Ia tidak melewati jalan besar itu melainkan menyusuri lorong di kampung itu.
E. Bias ular memang bias mematikan orang dalam sekejap mata.

11. Hal itulah yang memilukan perasaanku.

Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata bersinonim memilukan dalam kalimat di atas adalah…
A. Persoalan serumit itu cukup memusingkanku.
B. Perbuatannya cukup menjengkelkan hati banyak orang.
C. Tingkah laku anak itu cukup menggemaskan.
D. Keputusan itu sangat membingungkan.
E. Peristiwa it sangat menyedihkan hatiku.

12. Melihat potensi peternakan sapi perah eks Belanda di Pujon, tentara pendudukan Jepang mencoba meneruskannya. Di samping itu beternak sapi perah juga ternyata diwarisi oleh sebagian penduduk Pujon sendiri. Tatkala Jepang angkat kaki dari tanah air, tinggallah penduduk Pujon sepenuhnya mengusahakan peternakan sapi perah.

Makna ungkapan angkat kaki dalam paragraf di atas adalah…
A. Menempatkan tentaranya.
B. Menugaskan mata – matanya.
C. Meninggalkan daerahnya.
D. Membatasi kebebasannya.
E. Bersenang – senang di daerahnya.

13. Wak Katok tahu bahwa dalam serangan remang – remang dini hari, mata Buyung yang muda lebih tajam dari matanya.

Kata lebih tajam dalam kalimat di atas bermakna…
A. Runcing D. Nyata
B. Awas E. Ramping
C. Galak

14. Maksud pertanyaan : “Setinggi – tingginya ia menjadi perhiasan, menjadi permainan yang dimulia – muliakan selagi disukai, tetapi dibuang dan ditukar apabila telah kabur cahayanya, telah hilang sarinya”, sejalan dengan peribahasanya…
A. Sepandai – pandai tupai melompat, sekali gagal juga.
B. Habis manis sepah dibuang.
C. Bunga gugur putik pun gugur.
D. Tak ada gading yang tak retak.
E. Sudah jatuh tertimpa tangga.

15. Perluasan makna terdapat pada kalimat…
A. Saya mengucapkan terima kasih atas kesdiaan Ibu datang dalam pertemuan ini.
B. Di dalam pertemuan itu ada seorang pendeta.
C. Bapakku sedang berpidato di Balai RW 10.
D. Pencuri itu tertangkap basah ketika melakukan aksinya.
E. Jutawan itu sedang membagi – bagikan hadiah.

16. Kalimat yang memiliki satu makna berdasarkan jeda…
A. Anak jenderal yang sombong itu ditangkap polisi.
B. Anak kucing berbulu hitam itu melarikan ikan.
C. Menurut Anita ibu Nani guru yang cantik.
D. Kucing makan tikus mati di dapur.
E. Sakit yang ringan pada tenggorokan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari.

17. Kata yang berlawanan maknanya terdapat dalam kalimat…
A. Walaupun tubuhnya kecil, tenaganya kuat.
B. Walaupun singkat pengarahannya bermutu.
C. Di masa pembangunan diperlukan manusia bersih dan jujur.
D. Susah payah dia merangkak dari bawah dan akhirnya berhasil.
E. Di masa sulit seperti sekarang banyak kepala keluarga yang membanting tulang siang malam.

18. Majas klimaks terdapat dalam kalimat…
A. Pipinya bagai pauh dilayang.
B. Mata pisaunya tajam menyilaukan.
C. Mobilnya berbatuk – batuk di tengah perjalanan jauh.
D. Mampukah Indonesia mempertahankan supremas bulu tangkis?
E. Masyarakat biasa, berada, menengah, dan kelas atas, penuh antusias menyambut Gerakan Disiplin Nasional.

19. Kalimat yang menggunakan kata berpolisemi adalah…
A. Ina tidak bisa berbuat banyak ketika dipagut ular berbisa.
B. Kemarin bang Usman mengambil uang di Bank Dagang Nasional.
C. Kaki Pak Johan terkilir ketika tiba di kaki gunung Batu.
D. Ia tidak tahu bahwa ibunya sudah membeli tahu.
E. Pada masa revolusi massa rela berkorban demi Nusa dan Bangsa.

20. Sebagai panglima dan pejuang, Cut Nyak Dien tidak pernah gentar menghadapi lawan yang persenjataannya jauh modern. Bagi pejuang ini, hidup dan mati ada di tangan Allah.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah…
A. Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading.
B. Harimau mati karena belangnya.
C. Tua – tua keladi, makin tua makin jadi.
D. Sebelum ajal berpantang mati.
E. Perang bermalaikat, sabung berjuara.

21. “Ibu – ibu, memperingati hari Kartini tidak perlu dengan cara yang serba gemerlapan. Yang penting bagaimana ibu – ibu menghayati perjuangan R.A. Kartini,” demikian sambutan Menteri Sosial.

Kata – kata yang dicetak miring di atas mengalami perubahan makna…
A. Meluas D. Peyoratif
B. Menyempit E. Asosiasi
C. Amelioratif

22. Kalimat yang mengandung kata tidak bersinonim adalah…
A. Ia seorang janda, mantan istri seorang pedagang.
B. Hasil belajar siswa sangat ditentukan oleh metode mengajar duru.
C. Sejak Indonesia merdeka kami bebas menentukan pilihan.
D. Kakaknya seorang seniman dan ia sendiri seorang seniwati.
E. Pemuda dan pemudi harus mampu menunjukkan prestasinya.


23. Dokter muda itu sangat disenangi oleh masyarakat karena selain ramah hampir semua penyakit yang ditanganinya dapat disembuhkan.

Ungkapan yang paling tepat untuk ilustrasi di atas adalah…
A. Rendah hati
B. Berdarah dingin
C. Bertangan dingin
D. Banyak makan garam
E. Rendah diri

24. Penyelenggaraan pameran dan promosi akan makan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu biaya itu harus diperhatikan secara cermat dalam perencanaan agar tidak terjadi besar pasak daripada tiang.

Makna peribahasa yang digunakan pada penggalan wacana di atas adalah…
A. Menekan biaya pameran dan promosi agar mendapat hasil.
B. Ongkos pameran dan promosi tidak sebanding dengan hasil.
C. Kebutuhan pameran dan promosi cukup tinggi dan mahal.
D. Biaya pameran lebih tinggi daripada biaya promosi.
E. Biaya pengeluaran lebih tinggi daripada hasil yang diperoleh.

25. Kata yang mengalami perubahan makna peyorasi terdapat pada kalimat…
A. Para pembantu rektor sedang menyeleksi mahasiswa teladan.
B. Pembantu bupati sedang mengadakan kunjungan ke desa – desa.
C. Bantuan luar negeri belum mengatasi krisis ekonomi Indonseia.
D. Pada usia 1,5 tahun, amri dapat berjalan tanpa bentuan siapa pun.
E. Dari tahun ke tahun hidupnya tetap, selalu menjadi pembantu.











MATERI KEDELAPAN

RINGKASAN MATERI

A. Watak Tokoh
Perwatakan tokoh, adalah karakter atau sifat bathin yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku tokoh dalam cerita.
Pengarang menggambarkan watak tokoh antara lain melalui :
1) Penjelasan langsung dari pengarang (tertulis) bahwa tokohnya berwatak baik, marah, sadis, dengki, licik, kikir, sombong, bijaksana, rapi, dan sebagainya.
2) Dialog antar tokoh.
3) Tanggapan atau reaksi dari tokoh lain terhadap tokoh utama.
4) Pikiran – pikiran dalam hati tokoh.
5) Lingkungan di sekitar tokoh atau penampilan tokoh (rapi, bersih, teratur, dan sebagainya).
6) Bentuk fisik tokoh.
7) Tingkah laku, tindakan tokoh, atau reaksi terhadap suatu masalah.

Contoh :
”Aku merasa ringan, kini aku sudah menceritakan kepada kalian di depan Wak Katok beban dosa yang selama ini menghimpit hatiku dan kepalaku. Aku sudah mengakui dosa – dosaku, dan tolonglah doakan supaya Tuhan suka kiranya mengampuni dosa – dosa Wak Katok...”. Pak Balam mendekatkan kedua belah telapak tangan seperti orang berdoa, dan mulutnya komat – kamit. Pak Haji bertakbir, perlahan – lahan, ”Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar!”

Watak Pak Balam dalam kutipan tersebut adalah jujur, yaitu dia mengakui dosa yang telah diperbuatnya di depan teman – temannya. Pengarang melukiskan watak tokoh melalui dialog atau percakapan antartokoh.

Contoh Soal :
1. ”Aku tak berdosa, tak ada yang harus aku akui kata, pikir Sanip.
Aku tak punya dosa yang mesti aku akui, kata Talip dalam hatinya.
Aku tak punya dosa, kata Sutan pada dirinya.
Buyung menyuruh hatinya dan pikirannya diam, jangan mengingatkannya pada dosa – dosanya.
Pak Haji juga demikian.

Watak tokoh Sanip, talip, Sutan, dan Pak Haji dalam kutipan novel tersebut adalah.......
A. Munafik
B. Jujur
C. Penakut
D. Sabar
E. Alim

2. Penggambaran watak tokoh Sanip, Talip, Sutan, Buyung, dan Pak Haji dalam kutipan novel tersebut digambarkan pengarang melalui...
A. Penjelasan langsung (tertulis)
B. Dialog antartokoh
C. Tanggapan tokoh lain terhadap tokoh utama
D. Pikiran – pikiran dalam hati tokoh
E. Lingkungan di sekitar tokoh

B. Amanat Cerita
Amanat, ialah pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui isi cerita yang dikarangnya. Amanat yang disampaikan dapat secara langsung (tertulis), melalui dialog antartokoh dalam cerita atau tidak langsung (tersirat).
Contoh :
Kemudian Pak Balam menutup matanya kembali, dan memandang mencari muka Wak Katok, dan ketika pandangan mereka bertaut, Pak Balam berkata kepada Wak Katok, ”Akuilah dosa – dosamu, Wak Katok, dan sujudlah ke hadirat Tuhan, mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun, akuilah dosa – dosamu, juga kalian, supaya kalian dapat selamat keluar dari rimba ini, terjauh dari rimba ini, terjauh dari bahaya yang dibawa harimau....biarlah aku yang jadi korban.....”
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Amanat yang terkandung dalam kutipan tersebut ”Bertaubat dan minta ampunan atas dosa yang telah diperbuat, pasti Tuhan akan mengampuninya, dan hidupmu akan selamat.”

Contoh Soal :
1. Pak Balam kemudian terdengar berkata dengan suara seperti orang mengigau, ”Awas, harimau itu dikirim oleh Tuhan untuk menghukum kita yang berdosa – awas harimau – dikirim Allah – awas harimau – akuilah dosa – dosa kalian – akuilah dosa – dosa kalian – akuilah dosa – dosa kalian.”
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Amanat yang tersirat dalam kutipan tersebut adalah...
A. Setiap orang pasti mempunyai dosa, mulai dari dosa kecil sampai dengan dosa besar.
B. Dosa yang telah dilakukan oleh seseorang tidak akan dapat disembunyikan, pasti akan ketahuan.
C. Akui dan minta ampunlah atas dosa yang telah diperbuat karena Tuhan pasti akan membalas perbuatan dosa itu.
D. Tidak baik menutup – nutupi dosa orang yang telah dilakukan karena suatu saat dosa itu pasti akan diakui juga.
E. Hindarilah dirimu dari segala dosa karena Tuhan akan menghukum orang yang berbuat dosa tersebut.

C. Latar Cerita
Latar cerita, ialah keterangan mengenai waktu, ruang/tempat, dan suasana terjadinya lakuan dalam karya sastra.
Contoh :
Mereka melihat harimau melepaskan Pak Balam dan terus berlari, menghilang ke dalam hutan yang gelap. Dengan cepat mereka berlari ke tempat Pak Balam terbaring. Dalam cahaya samar – samar dari pohon kayu yang menyala, mereka melihat betapa kaki kiri Pak Balam hancur betisnya karena gigitan harimau, daging dan otot betisnya koyak hingga kelihatan tulangnya yang putih dan darah mengalir amat banyak.
Pak Balam koyak – moyak, dan seluruhbadannya penuh dengan luka – luka kecil dan gores – gores merah kena duri, batu, dan kayu ketika dilarikan harimau. Mukanya berdarah. Darah keluar dari hidungnya, dari mulutnya. Pak Balam kelihatannya pingsan, tak sadar diri, dia hanya terbaring di sana mengerang – ngerang.
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Latar tempat, yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah hutan rimba karena dalam hutan rimbalah terdapat harimau dan secara tersurat digambarkan pengarang.

Contoh Soal :
1. Latar Novel Harimau – Harimau, karya Muchtar Lubis :
1) Malam hari
2) Cahaya bulan samar – samar
3) Di kegelapan malam
4) Berduka dan berkabung
5) Kritis dan mencekam
Latar yang sesuai dengan kutipan yang tersaji pada ringkasan materi tersebut adalah....
A. Nomor 1, 2, dan 3 D. Nomor 1, 2, dan 5
B. Nomor 2, 3, dan 4 E. Nomor 1, 3, dan 5
C. Nomor 3, 4, dan 5

D. Sudut Pandang
Sudut pandang, ialah cara si pengarang mengisahkan / menceritakan suatu cerita. Sudut pandang terbagi menjadi : orang I, orang III, atau campuran (orang I dan orang III)
Sudut pandang orang I terbagi menjadi : orang I sebagai tokoh utama, contoh : autobiografi, cerita rekaan, tetapi seakan pengarang sendiri yang diceritakan. Orang I pengamat, yaitu pengarang sebagai pengamat, tetapi ada dalam cerita. Kata ganti yang dapat digunakan saya atau aku atau yang sejenisnya, biasa pula disebut sudut pandang akuan.
Sudut pandang orang III terbagi menjadi : orang III serba tahu, yaitu melaporkan semua tindak tanduk yang sangat pribadi dari pelaku, dan orang III terarah, yaitu terpusat pasa satu karakter. Kata ganti yang dapat digunakan adalah dia, ia, mereka, nama orang, atau kata ganti orang ketiga lainnya, biasa disebut sudut pandang diaan.
Contoh :
Pak Balam menutup matanya kembali, dan dia terbaring demikian, letih berbicara begitu banyak.
Mereka duduk mengelilinginya dengan pikiran masing – masing. Cerita Pak Balam menimbulkan kesan yang dahsyat sekali dalam hati mereka. Mereka ingin dapat selamat sampai ke kampung, meninggalkan hutan dengan harimau maut jauh – jauh di belakang. Akan tetapi, mengakui dosa – dosa di depan kawan semua.
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)
Sudut pandang dalam kutipan tersebut adalah orang III serba tahu karena melaporkan semua tindak tanduk tokoh, yaitu Pak Balam dan mereka.

Contoh Soal :
1. Tak lama kemudian Wak Katok menyusul aku, dan kami berangkat ke tempat persembunyian. Aku tak pernah menanyakan kepada Wak Katok apa yang terjadi dengan Sarip. Aku tahu apa yang terjadi. Wak Katok kembali ke pondok dan membunuh Sarip dan melempar Sarip ke sumur. Ini aku ketahui kemudian setelah pemberontakan dikalahkan oleh Belanda. Tetapi, aku tak pernah membicarakannya dengan Wak Katok. Sejak hari itu hingga saat ini, barulah kini aku menceritakan hal ini.
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan novel tersebtu adalah...
A. Orang pertama tokoh utama
B. Orang pertama sebagai pengamat
C. Orang pertama dan orang ketiga
D. Orang ketiga serba tahu
E. Orang ketiga terarah

E. Nilai – Nilai dalam Novel
Dalam sebuah karya sastra terkandung nilai – nilai yang disisipkan oleh pengarang. Nilai – nilai itu antara lain : nilai moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan akhlak atau budi pekerti baik dan buruk, nilai sosial, yaitu hal – hal yang berkaitan dengan norma – norma dalam kehidupan masyarakat (misalnya saling memberi, menolong, dan tenggang rasa), nilai budaya, yaitu konsep mengenai masalah dasar yang sangat penting dan bernilai dalam kehidupan manusia (misalnya : adat istiadat, kesenian, kepercayaan, upacara adat), dan nilai estetika, yaitu nilai yang berkaitan dengan seni, keindahan dalam karya sastra (tentang bahasa, alur, tema)
Contoh :
Dari sebuah kantung di dalam keranjang besarnya, Wak Katok mengeluarkan daun ramu – ramuan. Mereka membersihkan lauka – luka Pak Balam dengan air panas dan Wak Katok menutup luka besar di betis dengan ramuan daun – daun yang kemudian mereka membungkus dengan sobekan kain sarung Pak Balam. Wak Katok merebus ramuan obat – obatan sambil membaca mantera – mantera, dan setelah air mendidih, air obat dituangkan ke dalam mangkok dan batok kelapa. Setelah air agak dingin, Wak Katok meminumkannya kepada Pak Balam sedikit demi sedikit.
(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Nilai sosial yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah memberi pertolongan kepada orang yang sedang sakit. Karena dalam kutipan diungkapkan, Wak Katok dan teman – temannya memberi pertolongan kepada Pak Balam yang terluka (membersihkan, mengobati, dan membalutnya), meminumkan obat yang mereka buat sendiri.

Contoh Soal :
1. Yang bukan merupakan nilai budaya yang diungkapkan dalam kutipan novel pada uraian ringkasan materi di atas adalah...
A. Meletakkan kantong di keranjang besar
B. Ramuan obat daun – daunan
C. Membungkus luka dengan sobekan kain
D. Ramuan obat dimantera – manterai
E. Mangkok dari batok kelapa untuk tempat minum

F. Konflik Drama
Konflik drama, ialah ketegangan atau pertentangan dalam drama (pertentangan antara dua kekuatan, pertentangan dalam diri seorang tokoh, dua orang tokoh, atau kelompok).
Penyebab konflik antara lain : dengan diri sendiri (konflik batin), antartokoh, budaya, alam/lingkungan, sosial).
Contoh :

Sulung : Hem. Di sana kami punya wali negara, bangsa awak. Di sana segala lapangan kerja terbuka lebar – lebar bagi bangsa awak. Di sana, bagian terbesar tentara, polisi, alat negara bangsa awak. Di atas segalanya, kami di sana hidup damai. Rukun berdampingan antara si putih dan bangsa awak.
Bapak : Dan di atas segalanya pula, di sana si putih menjadi yang diperlukan. Dan sebuah bendera asing jadi lambang kedaulatan, lambang kuasa;penjajahan. Dapatkah itu kuartikan kemerdekaan?
(Bapak,B. Sularto)

Konflik yang terdapat dalam kutipan drama tersebut adalah si bapak menerima kenyataan bahwa anaknya telah salah langkah karena menjadi pengkhianat bangsa dan negara. Terbukti anaknya sangat memuji penjajah (kulit putih).
Tahapan konflik dapat pula dibagi menjadi awal konflik, konflik mulai bergerak (konflikasi), puncak konflik atau klimaks, dan penyelesaian atau antiklimaks (akhir konflik).

Contoh Soal :
1. Bacalah kutipan drama berikut!
Sulung : Begitu pendapat, Bapak? Memang Bapak ada hak penuh untuk berpendapat demikian itu.
Bapak : Nak, keyakinanmu salah, Sadarlah!
Sulung : Salah bagi Bapak, benar bagiku. Dan, aku sadar benar akan itu. Dan penuh kesadaran pula, aku bersedia menanggung risikonya.
(Bapak,B. Sularto)


Konflik dalam kutipan tersebut adalah....
A. Si bapak tidak berhasil menasihati anaknya.
B. Si anak memaksakan kehendaknya kepada bapaknya.
C. Si bapak sangat marah kepada anaknya yang pembangkang.
D. Si bapak merasa salah mendidik anak kandungnya.
E. Si anak tidak dipedulikan oleh orang tuanya


G. Tema Puisi da Tema Cerpen / Novel
Tema, ialah pokok permasalahan yang mandasari penggubahan sebuah puisi atau dasar penulisan prosa, cerpen, novel, dan drama. Misalnya : masalah perjuangan, kepahlawanan, kekecewaan, kemunafikan, penderitaan, percintaan, keagamaan, atau kehidupan manusia.
Contoh 1 :
Sepi di luar. Sepi menekan – mendesak
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut
Segala menanti. Menanti. Menanti
.........
(Deru Campur Debu, Chairil Anwar)

Tema puisi tersebut perasaan sepi seseorang, diungkapkan dengan pohon yang lurus kaku, tidak bergerak sampai ke puncak. Perasaan sepi itu dirasakan sewaktu menantikan sesuatu / seseorang tetapi penantian yang tidak kunjung datang.

Contoh 2 :
Kemudian Pak Balam menutup matanya kembali, dan memandang mencari muka Wak Katok, dan katika pandangan mereka bertaut Pak Balam berkata kepada Wak Katok, ”Akuilah dosa – dosamu, Wak Katok, dan sujudlah ke hadirat Tuhan, mintalah ampun kepada Tuhan Yang Maha Penyayang dan Maha Pengampun, akuilah dosa – dosamu, juga kalian, supaya kalian dapat selamat keluar dari rimba ini, terjauh dari rimba ini, terjauh dari bahaya yang dibawa harimau....biarlah aku yang jadi korban...”

Masalah dalam kutipan novel tersebut adalah pertobatan karena berisi imbauan untuk mengakui kesalahan (dosa) agar Tuhan mengampuni dosa yang telah dilakukan.

Contoh Soal :
1. SELAMAT TINGGAL

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?

Kudengar seru menderu
Dalam hatiku?
Apa hanya angin lalu?

Lagu lain [ula
Menggelepar di tengah malam buta

Ah!!!

Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal
Selamat tinggal
(Chairil Anwar)

Tema puisi tersebut adalah...
A. Kelukaan hati
B. Kecamuk dalam hati
C. Permasalahan yang berat
D. Pengintropeksian diri
E. Persoalan yang beruntun

2. Dari sebuah kantung di dalam keranjang besarnya, Wak Katok mengeluarkan daun ramu – ramuan. Mereka membersihkan luka – luka Pak Balam dengan air panas dan Wak Katok menutup luka besar di betis dengan ramuan daun – daun yang kemudian mereka membungkus dengan sobekan kain sarung Pak Balam. Wak Katok merebus ramuan obat – obatan sambil membaca mantera – mantera, dan setelah air mendidih, air obat dituangkan ke dalam mangkok dari batok kelapa. Setelah air agak dingin, Wak Katok meminumkannya kepada Pak Balam sedikit demi sedikit.

(Harimau – Harimau, Muchtar Lubis)

Masalah yang diungkapkan dalam kutipan tersebut adalah....
A. Kesetiakawanan D. Kebudayaan
B. Pengobatan E. Penderitaan
C. Pengkhianatan

H. Suasana dalam Puisi
Suasana puisi ialah suasana yang menyertai kejadian, peristiwa, atau hal – hal yang diungkapkan dalam puisi. Misalnya suasana gembira, bahagia, sedih, haru, kecewa, gelisah, berontak, tenang, pasrah, bingung, sepi, atau bimbang.

Contoh :
Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan
Kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan syarat yang tak sempat disampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
(Sapardi Djoko Damono)

Suasana dalam puisi tersebtu adalah haru dan romantis. Terlihat dalam bait pertama dan bait kedua pada larik pertama. Yaitu menginginkan cinta itu melalui proses (terlihat dalam larik kedua dan ketiga pada bait pertama dan kedua).

Contoh Soal :
1. Sepisaupi

Sepisaupi luka sepisau duri
Sepikul dosa sepukau sepi
Sepisau duka serisau diri
Sepisau sepi sepisau nyanyi

Sepisaupa sepisaupi
Sepisaunya sepikau sepi
Sepisau sepisaupi
Sepikul diri keranjang duri

Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sepisaupa sepisaupi
Sampai pisau-Nya ke dalam nyanyi
(Sutardji Calzoem Bachri)

Suasana dalam puisi tersebtu adalah...
A. Kebimbangan yang sangat dalam
B. Pemberontakan sangat kuat
C. Penderitaan yang mencekam
D. Kegelisahan tak menentu
E. Kepasrahan yang berlebihan

I. Kata Bermakna Lambang dalam Puisi
Alat untuk menyampaikan perasaan penyair dalam puisi adalah bahasa. Bahasa tersebut berupa rangkaian kata. Kata – kata tersebtu ada yang bermakna lugas, kias, atau lambang.
Makna lambang, ialah menggunakan kata – kata tertentu untuk melambangkan sesuatu yang mirip sifatnya. Misal : bunga melambangkan kecantikan / gadis, api lambang kemarahan, dan baja lambang kekuatan atau ketangguhan.

Contoh :
Pada – Mu Jua

Habis kikis
Segala cintaku hilang terbang
Pulang kembali aku pada Mu
Seperti dahulu

Kaulah kandil gemerlap
Pelita jendela di malam gelap
Melambai pulang perlahan
Sabar, setia selalu

Satu kekasihku
Aku manusia
Rindu rasa
Rindu rupa

Di mana engkau
Rupa tiada
Suara sayap
Hanya kata merangkai hati

Engkau cemburu
Engkau ganas
Mangsa aku dalam cakarmu
Bertukar tangkap dengan lepas

Nanar aku, gila sasar
Sayang berulang pada Mu jua
Engkau pelit menarik ingin
Serupa dara di balik tirai
......
(Nyanyi Sunyi, Hamir Hamzah)

Kata kandil dan pelita pada bait kedua puisi tersebut melambangkan petunjuk ke jalan yang benar bagi orang yang dalam kesesatan (gelap). Kelompok kata dara di balik tirai dalam bait keenam, melambangkan suatu keinginan kuat untuk mengenal lebih dekat Tuhan yang selama ini masih belum dipahami benar.


Contoh Soal :
1. Kata cakar dalam bait puisi pada-Mu Jua pada pembahasan materi tersebut melambangkan...
A. Kemarahan D. Kekukuhan hati
B. Ketajaman E. Kekuasaan tuhan
C. Kekuatan

J. Perubahan Makna
a. Perluasan Makna (Generalisasi)
Perluasan makna ialah perubahan makna dari yang lebih khusus atau sempit ke yang lebih umum atau luas. Jadi, cakupan makna sekarang lebih luas daripada semula.
Contoh :
Lama Baru
Bapak : ’ayah’ ’semua laki – laki yang berumur lebih tua atau berkedudukan lebih tinggi’
Ibu : ’emak’ ’semua perempuan yang berumur lebih tua atau berkedudukan lebih tinggi’

b. Penyempitan Makna (Spesialisasi)
Penyempitan makna ialah perubahan makna dari yang lebih umum atau luas ke yang lebih khusus atau sempit. Jadi, cakupan makna sekarang lebih sempit daripada makna semula.
Contoh :
Lama Baru
Sarjana : ’cedekiawan’ ’lulusan perguruan tinggi atau gelar universitas’
Pendeta : ’orang yang berilmu’ ’guru Kristen’

c. Peninggian Makna (Ameliorasi)
Peninggian makna ialah perubahan makna yang mengakibatkan makna yang baru dirasakan lebih tinggi atau hormat nilainya daripada makna semula.
Contoh :
Lama Baru
Wanita : ’yang diinginkan pria ’lebih hormat daripada perempuan’
Bung : ’panggilan untuk laki – laki ’penggilan kepada tokoh’

d. Penurunan Makna (Peyorasi)
Penurunan makna ialah perubahan makna yang mengakibatkan makna baru dirasakan lebih rendah atau kurang baik nilainya daripada makna semula.
Contoh :
Lama Baru
Perempuan : ’lawan laki – laki’ ’lebih rendah daripada kata wanita’
Bunting : ’mengandung’ ’lebih rendah daripada kata istri’

e. Persamaan (Asosiasi)
Asosiasi ialah perubahan makna yang terjadi akibat persamaan sifat antara makna lama dan makna baru. Makna baru akibat asosiasi itu menunjukkan makna kiasan.
Contoh :
Lama Baru
Amplop : ’sampul surat’ ’uang sogok’
Bunga : ’kembang’ ’gadis cantik’

f. Pertukaran (Sinestesia)
Sinestesia adalah perubahan makna akibat pertukaran tanggapan dua indra yang berbeda. Misalnya, dari indra penglihatan ke indra pendengar.
Contoh :
Suaranya terang sekali. (pendengar penglihat)
Kata – katanya pedas. (pendengar perasa)

Contoh Soal :
1. Wanita yang berkebaya merah itu anggun sekali.
Kata yang mengalami perubahan makna yang sejenis dengan kata dalam kalimat di atas adalah...
A. Mana kunci jawaban soal bahasa Indonesia?
B. Dia tidak masuk karena istrinya melahirkan.
C. Pidato yang disampaikannya itu terasa hambar.
D. Gadis itu gila karena ditinggal kawin.
E. Saudara sudah mengisi formulir untuk KTP?


SOAL – SOAL UAN / NAS UNTUK MATERI KEDELAPAN

1. Setelah tijuh hari tujuh malam berlayar, maka Laksamana berkata pada mualim, “Berapa hari lagi kita bertemu dengan tanah benua Keling?”
Maka kata mualim, “Hai panglima kami, sehari semalam lagi kita berlayar, maka kita bertemu dengan sebuah pulau. Tiga hari tiga malam lagi, maka sampailah ke jajahan benua Keling. Daripada jajahan itu tujuh malam, maka sampailah ke kuala benua Keling.”
Maka Laksamana pun berdiam dirilah. Maka antara sehari semalam, maka kelihatanlah satu rupa, seperti gajah kelihatan dari jauh. Maka Laksamana pun bertanya, “Hai mualim, pulau apa namanya itu?”
Maka kata mualim itu, “Hai panglima kai, itulah pulau yang bernama Biram Dewa itu. Adapun di pulau itu tiada pernah orang singgah.”
Oleh C. Hooykaas, 1952, Penyedar Sastra

Nilai kepahlawanan dalam penggalan hikayat di atas adalah…
A. Seorang laksamana yang gagah perkasa dan suka mengarungi lautan untuk mencari nafkah.
B. Seorang laksamana yang tangkas yang tidak takut berlayar untuk kepentingan negaranya.
C. Seorang laksamana yang sabar berlayar dari pulau ke pulau untuk kepentingan dirinya.
D. Seorang laksamana yang sanggup berlayar dari hari ke hari untuk mencari pulau yang terasing.
E. Seorang laksamana yang berani berlayar untuk mencari nafkah keluarganya.

2. Peggy memberikan gelas itu pada Jim. Dengan wajah berseri – seri Jim menerima gelas itu. Dielus – elusnya gelas itu pelan – pelan pada pipi kirinya.
“Peggy, tuan – tuan. Hari ini, hari penting. Pedang ‘lah kutarik. Dan syiir, aku putuskan tali kelaziman yang mengekang kemajuan zaman. Tahukah kenapa Amerika makin merosot sebagai Negara besar? Karena rakyatnya tidak tahu lagi menjawab kenapa minum kopi pada waktu jam ngopi. Tidak tahu menjawab kenapa orang Cuma bisa beli hot dog dan hamburger sejak dari Bowery sampai Upper – Bronx. Orang mengunyah hot dog karena di sebelah kirinya mengunyah hot dog. Orang memamah hamburger karena orang karena orang di kanannya memamah hamburger. Beo, Peggy, Beo monyet, tuan – tuan, di mana – mana monyet! Tapi pagi ini, pedang ‘tlah kutarik. Good bye hot dog, farewell hot dog.
Secangkir Kopi dan Sepotong Donat
Karya Umar Khayam
Amanat dalam kutipan penggalan cerpen di atas…
A. Jangan suka meniru
B. Jangan suka membeo
C. Jadilah orang yang punya prinsip
D. Jangan mudah terbawa kebiasaan orang lain

3. Ketua tim memperhatikan. Sesaat menggeleng – gelengkan kepala, dan aku membayangkan diplomasi anak buah saat melakukan pembebasan.
“Oke, apa itu!” katanya.
“Saya sepakat melepaskan tanah saya, yang akan jadi pabrik itu, karena di pabrik itu tidak hanya dibutuhkan kantor, ruang kerja, halaman, dan seterusnya, pasti juga masjid. Dan saya melepas tanah saya karena di areal itu akan ada masjid. Tapi bahkan para pekerja tak diberi jam istirahat untuk bersembayang karena itu saya menuntut….”
“Pak,” kata ketua tim, “Agama memang perlu dan sangat diperlukan, tapi ada hal lain yang lebih mendesak, yakni perut dan lapangan kerja. Kami mengabaikannya untuk itu. Lagi pula, di berkas ini, Bapak menyatakan setuju dan tanpa catatan apa – apa.”
Dari lelaki Bayangan, cerpen Beni Setia
Cerpen tersebut bertema…
A. Pertentangan antara kebutuhan beribadah dengan kebutuhan bekerja
B. Keperluan pekerja berhadapan dengan keperluan pengusaha
C. Peranan masjid di lingkungan pabrik
D. Masalah keagamaan di kota industri
E. Diplomasi pembebasan tanah

4. Pak pohon papaya di pekarangan rumahku telah dirobohkan dengan tak semena – mena, tidaklah sepatutnya hal itu kulaporkan? Itu benar, tapi jangan melebih – lebihkan. Ingat, yang harus diutamakan ialah kerukunan kampong. Soal kecil yang dibesar – besarkan bisa mengakibatkan kericuhan dalam kampong. Setiap soal mesti diselesaikan dengan sebaik – baiknya. Tidak boleh main seruduk. Masih ingatkah kau pada peristiwa Dullah dan Bidin tempo hari? Hanya karena soal dua kilo beras, seorang kehilangan nyawa dan yang lain meringkuk di penjara.
cerpen : Gerhana, Muhammad Ali

Nilai moral dalam penggalan cerpen di atas adalah…
A. Orang yang menebang pohon milik orang lain harus dilaporkan kepada Lurah
B. Orang yang menebang pohon milik orang lain dapat dimasukkan ke penjara
C. Kerukunan kampong dapat terganggu karena penebangan pohon papaya
D. Persoalan kecil yang dibesar – besarkan akan berakibat fatal
E. Dua kilogram beras telahmenyebabkan dua orang bertikai

5. Yang Kami Minta Hanyalah
Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja
Penawar musim kemarau dan tangkai bahaya banjir.
Tentu bapa telah melihat gambarnya di koran kota,
Tatkala semua orang bersedih sekedarnya.

Dari kaki langit ke kaki langit air membusa
Dari tahun ke tahun ia datang mulkamu
Sejak dari tumit ke paha, lalu lewat kepala menyeret semua.

Bila air surut tinggalkan angin menudungi kami
Di atas langit dan di bawah lumpur di kaki
Kelepak padang di pohon randu

Bila tanggul pecah tinggalkan reruntuhan lagi
Sawah retak – retak berebahan tangkai padi
Nyanyi katak bertalu – talu

Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja
Tidak tugu atau tempat main bola
Air mancur warna – warni
............
Sumber : Benteng
Karya : Taufik Ismail

Masalah dalam puisi di atas adalah keinginan rakyat akan...
A. Pembangunan bendungan
B. Pembangunan fisik
C. Pembangunan nonfisik
D. Kemakmuran
E. Kedamaian dan kemakmuran

6. Aku tahu emak tentu tidak aka datang. Tidak mau, katanya tidak pantas. “Sekolah itu kan tempat priyayi lho, Gus. Emakmu ini apakah, ndak ilok kalau berada di tempat itu.”
“Oalah, Mak, Mak! Priyayi itu zaman dulu, sekarang ini orang sama saja, yang membedakan itu kan isinya, “aku menekankan telunjuk ke keningku.
“Itulah Gus yang Emak maksudku priyayi. Emak tidak mau ke tempat yang angker itu. Nanti Emakmu ini hanya akan jadi tontonan saja, karena plonga – plongo kayak kerbau. Kasihan kamu, Gus.”
Cerpen : Emak yang Perkasa, Agus Fikri H.

Watak tokoh Emak dalam penggalan cerpen di atas adalah...
A. Jujur, baik, pengertian
B. Rendah hati, rendah diri
C. Tidak sombong, baik, optimis
D. Penuh pengertian, lugu
E. Rendah hati, lugu, penuh pengertian

7. Cermati penggalan cerita rakyat di bawah ini!

Tetapi Sangkuriang tidak mengakui wanita jelita itu sebagai ibunya. “Bagaimana mungkin engkau putri remaja mungil ini, menjadi ibu aku yang tinggi besar serta perkasa! Tentu akalmu saja untuk menolak lamaranku maka engkau mengatakan hal itu.”
Tidak, engkaulah anakku! Anak yang pernah kukandung dalam rahimku, lalu kulahirkan sendiri. Engkau anak yang dahulu kususui pada dadaku, kutimang dengan tanganku.”
“Engkau boleh berkata semaumu, tetapi aku menolak pengakuan bahwa aku ini anakmu. Aku adalah laki – laki yang mencintaimu dan sekarang melamarmu untuk dipersunting sebagai istriku.”

Nilai moral yang terdapat di dalamnya adalah...
A. Anak yang selalu membantah orang tua
B. Anak yang tidak mau menuruti nasihat oran tua
C. Anak yang melupakan orang tuanya
D. Anak yang selalu membanggakan keberhasilan dirinya
E. Anak yang berbohong untuk kepentingan dirinya

8. Idrus, tokoh utama mengembara ke luar negeri. Ia kembali ke desa dan bertemu dengan teman – temannya yang penuh dengan nafsu keserakahan. Untuk memperkaya diri tujuan politik mereka menghafalkan segala cara, tetapi ia memiliki pendirian tetap dan melabrak segala kezaliman yang dilakukan teman – teman seperjuangannya itu.
Royan Revolusi : Ramadhan K.H.

Yang tidak termasuk keunggulan novel di atas adalah...
A. Berlatar kedaerahan
B. Membicarakan tingkah laku manusia
C. Menceritakan manusia yang melupakan perjuangannya
D. Mengungkapkan keserakahan manusia
E. Kesetiaan teman diungkapkan dengan sangat baik

9. Kang Lantip tersenyum.
“Karena saya tidak percaya kepada sistem yang melahirkan dan membesarkan pengusaha yang begitu kejam seperti Stalin. Sama dengan tidak percaya saya kepada sistem yang melahirkan Hitler dan Mussolini. Dan sudah tentu juga tidak percaya kepada sistem yang melahirkan Amangkurat yang dengan kejamnya membunuh santri – santri. Sistem – sistem seperti itu mengandung bibit – bibit kekerasan yang selalu akan mengambil korban ribuan orang yang tidak bersalah! Saya terkejut mendengar suaranya. Lantip, kakang saya, yang lemah lembut, sopan, penuh tatakrama, dengan sekali tebas membabat tiga sistem kekuasaan yang besar.
Para Priyayi, Umar Kayam
Amanat penggalan novel di atas adalah...
A. Jangan harus berprasangka buruk terhadap seseorang
B. Kita harus menghargai sikap dan pendapat seseorang
C. Setiap orang mempunyai kelebihan
D. Kita harus percaya kepada seseorang
E. Kekuasaan menghasilkan kesewenang – wenangan

10. “Anak tukang cukur itu mau menikah. Nasibnya baik. Dia mendapatkan jodoh seorang pegawai negeri. Siapa mengira, anak si tukang cukur, bisa mendapatkan jodohnya seorang pegawai kantoran.”

Sudut pandang yang digunakan pengarang dalam kutipan tersebut adalah...
A. Orang pertama sebagai tokoh utama
B. Orang pertama sebagai tokoh sampingan
C. Orang ketiga sebagai pencerita
D. Orang pertama buka tokoh utama
E. Orang pertama dan ketiga

11. Tina : Tuhan menakdirkan semua nasib manusia, kita hanya menjalani.
Ibu : Nah, pikiran begitu itulah yang tak kusukai, kau sudah ditakdirkan Tuhan punya suami buta, tak adakah niatmu, tidak adakah usahamu untuk mengubah takdir itu? Sebab takdir itu baru jatuh setelah manusia berusaha. Tina, kau bukan anakku jika kau tidak berani melawan takdir yang pahit.
Tina : Aku sudah berusaha, Abas juga sudah berusaha, dan inilah hasilnya. Kami dapat membelanjai diri untuk hidup sehari – hari.

Konflik yang terjadi anatar tokoh Tina dan Ibu didasari oleh....
A. Pandangan mengenai takdir
B. Usaha melawan takdir
C. Nasib merupakan takdir
D. Perbedaan takdir menusia
E. Pasrah menjalani takdir

12. “Aku tidak percaya! Aku tidak percaya, jika hanya oleh melompat – lompat dan berkejaran semalaman penuh. Aku tidak percaya itu. Aku mulai percaya desas – desus itu bahwa kau orang yang tamak. Orang yang kikir, Penghisap, Lintah darat. Inilah ganjarannya! Aku mulai percaya desas – desus itu, tentang dukun – dukun yakin bahwa itu karena kesombonganmu, kekikiranmu, angkuhmu, dan tak mau tahu dengan mereka. Aku yakin, mereka menaruh racun di pisau dukun – dukun itu.”
Panggilan Rasul, Hamzah Rangkuti
Pendeskripsian watak tokoh “aku” yang digunakan pengarangdalam cerpen di atas adalah...
A. Menguraikan watak tokoh
B. Tanggapan tokoh lain
C. Dialog antar tokoh
D. Lingkungan tokoh
E. Lewat pikiran tokoh

19. Sedari mudaku aku di sini, bukan. Tak kuingat punya istri, punya anak, punya keluarga seperti orang – orang lain, tahu? Tak kupikirkan hidupku sendiri. Aku tak ingin jadi kaya, bikin rumah. Segala kehidupanku, lahir batin, kuserahkan kepada Allah Subhanahu wata’ala. Tidak pernah aku menyusahkan orang lain. Lalat seekor aku enggan membunuhnya. Tapi kini aku dikatakan manusia terkutuk. Umpan neraka. Marahkah Tuhan kalau itu yang kulakukan, sangkamu? Akan dikutuki-Nya aku kalau selama hidupku aku mengabdi kepada-Nya? Tak pikirkan hari esokku, karena aku yakin Tuhan itu ada dan Pengasih Penyayang kepada umat-Nya yang tawakal. Aku bangun pagi – pagi. Aku bersuci. Aku pukul bedug membangunkan manusia dari tidurnya, supaya bersujud kepada-Nya. Aku sebut – sebut nama-Nya selalu. Aku puji – puji Dia. Aku baca kitab-Nya. Alhamdulillah, kataku bila aku menerima karunia-Nya.
Robohnya Surau Kami,A.A.Navis

Nilai yang terkandung dalam cerpen di atas adalah....
A. Moral D. Budaya
B. Sosial E. Estetika
C. Agama

20. ...........Hai anakku, janganlah engkau beringin – ingin peperangan. Jikalau mudah sekali pun, ketahui bahwa segala perbuatan itu niscaya berbalas jua. Maka pelihara engkau kan akhir pekerjaan, bahwa bahaya itu terkejut datangnya. Maka seyogyanya engkau dari dahulu pelihara daripadanya dan perteguh olehmu barang kata yang keluar daripada mulutmu dengan akalmu.
Hikayat Iskandar Zulkamain, Teuku Iskandar
Nilai – nilai yang terkandung dalam kutipan di atas adalah...
A. Setiap orang hendaknya selalu menjaga persahabatan bukan permusuhan
B. Setiap pekerjaan itu ada bahayanya maka berhati – hatilah dengan ucapan
C. Setiap terjadi peperangan pasti akan timbul pembalasan
D. Segala kata yang terucap harus dilandasi dengan emosi
E. Segala ucap hendaknya dipikirkan bersama – sama

21. Tuhan Telah Menegurmu
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat perut anak – anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat semayup suara adzan
Tuhan telah menegurmu dengan cukup menahan kesabaran
Lewat gempa bumi yang bergoncang
Deru angin yang meraung kencang
Hujan dan banjir yang melintang pukang
Adakah kau dengar?
Sumber : Budaya Jaya, No.98 Th.IX Juli 1976
Amanat yang terdapat dalam puisi tersebut adalah....
A. Kita hendaknya bisa menahan lapar
B. Tuhan Maha adil dalam mengatur makhluk-Nya
C. Manusia harus sadar atas teguran Tuahn
D. Bencana alam hanyalah azab bagi manusia
E. Manusia memang tidak dapat diperingatkan

22. Aku masih saja khawatir. Ramalan dukun – dukun itu mulai lagi mengganggu pikiranku. Kau juga mulai diganggu ramalan mereka?
Tidak. Kita tidak boleh terpengaruh oleh ramalan – ramalan. Kita harus berdoa semoga ramalan itu tidak akan menimpa Lasuddin.
Aku masih ingat, mereka menyebarkan ke seluruh kampung ramalan – ramalan itu. Benarkah akan terjadi seperti yang mereka katakan, bahwa semua keturunan kita akan musnah di ujung pisau sunat? Yakinkah kau akan itu?
Kita berserah saja kepada – Nya. Doakan Lasuddin. Bukankah hal ini harus dilalui setiap pengikut Islam sejati?
Dari : Penggilan Rasul
Karya : Hamzah Rangkuti

Amanat yang tersirat dari penggalan cerita pendek di atas adalah...
A. Jangan mempercayai ramalan dukun
B. Tidak perlu khawatir atas ramalan dukun
C. Berdoalah agar tidak kena ramalan dukun
D. Jangan khawatir; ramalan dukun tidak mungkin terjadi
E. Berserah diri kepada Tuhan tidak akan kena ramalan dukun

23. Melalui Kopral Pujo yang hari itu pulang kembali ke markasnya di Dawuan aku menitipkan pesan kepada Sersan Slamet. Aku minta izin beristirahat barang empat – lima hari. “Mencari seseorang yang bisa menjaga nenek yang sudah renta,” begitu pesanku. Ternyata usahaku menemukan seseorang itu sangat mudah. Aku terkejut ketika menyadari semua oran di tanah airku yang kecil itu siap memenuhi segala keinginanku.
(Ronggeng Dukuh Paruk : Ahmad Tohari)

Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita di atas adalah...
A. Kepentingan keluarga lebih utama daripada kepentingan pribadi
B. Kemewahan membuat orang lupa diri
C. Membiarkan orang tua hidup sendirian
D. Hidup senang membuat orang lupa diri
E. Rakyat kecil sangat menghormati pejabat

24. Hatta maka dengan takdir Allah menganugerahi hamba-Nya, maka si miskin pun menggali tanah hendak berbuat tempatnya tiga beranak itu. Maka digalinyalah tanah itu hendak mendirikan tiang teratak itu maka tergalilah kepada sebuah tajau yang besar berisi emas terlalu banyak. Maka istri itupun datanglah melihat akan emas itu, seraya berkata suaminya; “adapun akan emas ini, sampai kepada anak cucu kita habis dibuat belanja”.

Pesan yang terkandung dalam penggalan di atas adalah...
A. Hendaklah kita selalu tabah dan sabar dalam penderitaan
B. Hendaklah kita bertakwa kepada Tuhan
C. Kemiskinan tidak menjadikan putus asa
D. Kita harus percaya bahwa Tuhanlah yang menentukan nasib manusia
E. Bekerja keras pasti akan mendatangkan kebahagiaan

19. Amanat

Walau panas terik matahari mendiang
Segala unggas berteduh bernaung
Aku tetap mengemudi bajak
Biar alam tidak bergerak
Lagi lembuku tak tahu jemu
Mengikuti les patuh sekali
Tidaklah aku berpeluk lutut
Mengingkari amanat ibu
Biar panas mendiang membakar
Kukemudikan bajak sukmaku
Mencari segala keindahan
(Pujangga Baru, Th.II 10 April 1935)

Puisi di atas menggambarkan....
A. Pekerja keras tidak kenal lelah/menyerah
B. Melaksanakan amanat dari ibu pertiwi untuk mengolah sawah dengan baik
C. Manusia harus selalu dekat dengan alam sekitarnya
D. Sebagai manusia jangan malas – malasan
E. Pengendalian diri terhadap emosi itu penting

20. Asdiarti : Kenapa?
Yanti : Sangat ruwet!
Asdiarti : Kau dipaksa kawin oleh orang tuamu?
Yanti : Antara lain itu. Tapi banyak lagi soalnya.
Asdiarti : Apa?
Yanti : Ah, sudahlah. Sebaiknya kau tak usah memaksaku mengatakannya. Sulit. Terlalu sulit.
Asdiarti : Yah, aku tahu kau kerasan di rumah.
Yanti : (memandang)
Asdiarti : Itu persoalan yang banyak kita rasakan bersama.
Yanti : Kau juga mengalami seperti itu?
Asdiarti : memang, Cuma persoalanku tidak seberat persoalanmu.

Bagian dialog yang mendukung watak tokoh (Yanti) yang berkesan tertekan karena banyak masalah adalah...
A. (memandang0
B. Sangat ruwet!
C. Kau juga mengalami seperti itu?
D. Ah, sudah.
E. Terlalu sulit.

21. “Kau punya anak, punya istri. Dari itu kau punya pegang-an hidup, punya tujuan minimal. Tapi yang terpenting kau punya tangan. Hingga kau dapat mencapai apa saja yang kau maui. Sebagai suami, sebagai ayah, sebagai lelaki, sebagai manusia juga, seperti yang kita omongkan dulu, kau dapat mencapai sesuatu yang kau inginkan. Alangkah indahnya hidup ini, kalau kita mampu berbuat apa yang kita inginkan. Tapi kini aku tentu saja tak dapat berbuat apa yang kuinginkan. Masa mudaku habis sudah ditelan kebuntungan ini.”
Dan tangan itu diturunkanny alagi. Dia memandang lebih jauh melampaui balik gunung dari mana angin meniup. Kala itu aku ingin mengatakan sesuatu kepadanya. Sebuah ucapan yang indah dan memberi semangat seperti dulu sering kuucapkan. Untuk anak buahku di front Barat. Tapi bagaimana aku dapat mengatakan, kalau semangat itu sendiri telah kulemparkan jauh – jauh pada suatu ketika.

Gambaran watak tokoh dalam cerpen tersebut adalah...
A. Seorang lelaki yang bijaksana
B. Seorang ayah yang hanya pasrah pada nasib
C. Kecenderungan seseorang akan pasrah apabila dilanda musibah
D. Laki – laki tidak ingin peduli dengan keluarganya

22. Mimpi
Bila kau buka jendela untuk mendengar siapakah yang bercakap- cakap di taman.
Mereka sudah tak ada di sana
Mereka terbang ke seberang lautan bersama tiupan badai
Kota – kota mereka masih meninggalkan gema, tapi kau selalu gelisah
Setiap mendengarnya dan hanya bisa menangkap
Ucapan yang terpenggal lantas bergegas melupakannya
Kau bermimpi tentang kematian yang berulang – ulang
Tak terbayang petir, topan, dan halilintar sudah menunggu
Kau mengira sedang terbangun ketika kau berjalan
Tapi rumput sedang terbangun ketika kau berjalan di taman
Masih mengigau dalam kehidupan yang mati
Dalam mimpi kematian yang hidup berulang – ulang
(Leon Agusta, 1998)

Makna puisi di atas adalah...
A. Kehidupan yang dibayangi oleh mimpi
B. Ketakutan yang dialami seseorang karena mimpi
C. Kegelisahan yang dialami seseorang akibat mimpi
D. Mimpi yang membayangi kehidupan seseorang
E. Kebingungan yang terjadi karena pengaruh mimpi

Untuk lebih jelas download disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar